Banyak Mudharat, NU Minta Kaji Ulang Kuburan Mewah di Karawang

Banyak Mudharat, NU Minta Kaji Ulang Kuburan Mewah di Karawang

Hidayatullah.com–Berkembangnya pemakaman elit di Kabupaten Karawang mendapat sorotan tajam dari kalangan NU di Kabupaten Karawang.  Rais Syuriyah Pimpinan Cabang NU Karawang KH Hasan Nuri Hidayatullah mengatakan, pembangunan kuburan mewah hanyalah mubazir.

“Pihak berwenang dalam hal perizinan selayaknya lebih mengedepankan aspek peningkatan taraf hidup bagi masyarakat, dibandingkan hanya sekedar memfasilitasi penguburan mayat bagi orang-orang kaya yang lebih memiliki kesan mubadzir,” tegasnya dikutip laman NU Online, Kamis (26/09/2013).

Selain itu Wakil Sekretaris PCNU Karawang H Ahmad Fauzi, juga menyampaikan, harus dikaji ulang soal madharat dan manfaatnya atas keberadaan sejumlah pemakaman mewah dan kemungkinan bakal terus bertambah pemakaman-pemakaman elit di Kabupaten Karawang.

“Jadi harus dikaji ulang kebijakan pemerintah tentang pemakaman mewah di Kabupaten Karawang, pemakaman mewah sebenarnya sah-sah saja, hanya ketika sudah menjadi bisnis dan ekspansi terus menerus akan berdampak kurang baik bagi masyarakat, diantaranya melunturkan nilai-nilai nasehat yang sesungguhnya terkandung dalam sebuah kematian, karena hakikatnya kematian adalah suatu nasehat, kesenjangan sosial di tengah tidak sedikitnya masyarakat yang masih jauh dari kategori hidup layak. Di sisi lain, tanah di Kabupaten Karawang yang sedia-nya bisa menjadi lahan yang dapat membantu mengangkat harkat ekonomi menjadi menipis peluangnya,” terangnya.

Karenanya, tambah Fauzi, sikap NU Karawang atas pemakaman mewah tersebut, pertama menegur Pemkab Karawang tentang perizinan akan hal itu, karena tidak efektif dalam peningkatan kesejahteraan sosial dan perekonomian keumatan, kedua jangan jadikan Karawang hanya sebagai pemakaman mayat orang-orang kaya, ketiga pemakaman mewah akan menghilangkan esensi makna kematian (tadzkirotul maut).

“Keempatnya, banyaknya spekulan bisnis ini yang ke depan akan merubah mind-set umat tentang wakaf bagi pemakaman umum, dan kelima nilai-nilai Islam dalam hal kerukunan umat akan terganggu karena kesenjangan strata sosial,” tegasnya.

Sebagaimana banyak diberitakan media, PT Lippo Karawaci Tbk membangun kawasan pemakaman mewah seluas 500 hektar di Karawang, Jawa Barat.

Kuburan yang dinamakan “San Diego Hills Memorial Park and Funeral Homes” dilengkapi dengan taman yang asri, padang rumput yang hijau, bunga-bunga, arsitektur dan interior elegan yang menggambarkan sebuah kota kecil yang mewah.*

Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

(nahimunkar.com)