Heboh Aliran Sesat Surga Eden dan HDH di Cirebon

Heboh Aliran Sesat Surga Eden dan HDH di Cirebon

Aliran sesat Surga Eden (Aden) dan HDH (Hidup di balik Hidup) di Cirebon yang telah meresahkan para ulama dan Ummat Islam karena menghapus pokok-pokok Islam dan menyelewengkan aqidahnya serta menghalalkan zina untuk pemimpinnya sejak tahun lalu, kini baru “diramaikan”.

Sebenarnya dua aliran itu sudah dikeluhkan dan diumumkan sesatnya oleh MUI Cirebon sejak November 2009. Namun entah kenapa, di saat gonjang-ganjing kasus Bank Century yang belakangan makin memanas ini tiba-tiba baru “diramaikan” itu aliran sesat.

Berita tentang sesatnya aliran Surga Eden dan HDH sudah menasional tahun lalu, dan belum ada tindakan apa-apa selama ini kecuali sekitar pertengahan Januari 2010 kini.

Inilah berita lama yang tampaknya ketika belum dianggap perlu itu masih didiamkan saja.

Dua Ajaran Sesat Resahkan Masyarakat Cirebon

Dua aliran keagamaan yang dianggap sesat yaitu Hidup Dibalik Hidup (HDH) dan Surga ADN muncul di Kabupaten Cirebon, Jabar, yang keberadaan ajaran tersebut dinilai meresahkan masyarakat di sekitarnya.

“Kami sudah menerima laporan dari masyarakat tentang dua aliran tersebut dan sekarang kami sudah membentuk tim khusus untuk mencari kebenaran tentang informasi masyarakat tersebut,” kata Ketua MUI Kabupaten Cirebon, KH Jafar Aqil Siradz, Kamis (19/11 2009).

Menurut Jafar, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kabupaten Cirebon sudah menerima laporan dari masyarakat tentang penyebaran aliran tersebut dan sudah membahasnya dan saat ini sudah membentuk tim untuk mengklarifikasi keberadaan dua aliran tersebut.

Dari laporan masyarakat, kata Jafar, aliran Hidup Dibalik Hidup (HDH) berkembang di Kecamatan Sedong, Lemahabang dan Babakan dengan pimpinannya bernama Kusnan. Dalam praktiknya, Kusnan mengaku bisa berkomunikasi langsung dengan Tuhan. bahkan dia mengaku sudah pernah melakukan perjalanan ke Surga dan Neraka.

“Beberapa waktu lalu kami sudah menetapkan aliran ini sesat. Dan jika ternyata hingga saat ini masih berkembang dan mempengaruhi aqidah masyarakat lainnya, tentu akan kami tidak lanjuti dengan pemanggilan pimpinananya,” kata Jafar.

Sedangkan aliran Surga ADN baru berkembang di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon dengan pimpinannya bernama Ahmad Tantowi. Menurut Jafar, dalam ajarannya, sang pemimpin, Ahmad Tantowi menganggap dirinya sebagai tuhan dan dalam praktik ibadahnya tidak diwajibkan menjalankan ibadah Shalat, puasa, membaca Al-Quran dan masuk masjid.

“Selain itu mereka juga tidak mengakui Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan parahnya pengikut aliran ini menghalalkan istri-istri mereka digauli oleh pimpinannya,” kata Jafar.

Selain itu, lanjut Jafar, para pengikut aliran ini diwajibkan membayar infaq sebesar 10 persen dari total penghasilannya.

Sementara itu, Kasi Penamas Kandepag Kabupaten Cirebon, Sudirna mengaku pihaknya tidak hanya menerima laporan dari masyarakat namun juga langsung dari salah seorang pengikutnya.

“Kami menerima laporan tentang ajaran ini dari salah seorang pengikutnya. Oleh karena itu kami akan memanggil pimpinan aliran tersebut untuk mengklarifikasi tentang ajarannya,” kata Sudirna.

Dalam mengungkap tentang keberadaan aliran tersebut, Sudarna mengakui pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.(*)

Sumber: antara.co.id

http://berita.assunnah.me/aliran-dan-paham-sesat/aliran-surga-adn/dua-ajaran-sesat-resahkan-masyarakat-cirebon/

Aliran Sesat di Cirebon: Ajaran Surga Adn Bolehkan Istri Digauli Pimpinan

Friday, 20 November 2009 15:23

Cirebon, (Ansor  Online): Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kabupaten Cirebon telah membentuk tim untuk mengklarifikasi keberadaan dua aliran yang dinilai sesat dan meresahkan masyarakat, yakni aliran Surga Adn dan Hidup Dibalik Hidup (HDH).

Menurut Ketua MUI Kabupaten Cirebon KH Ja’far Aqil Siradj, aliran Surga Adn tidak hanya mengingkari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tapi juga menerapkan ajaran bahwa istri para pengikut aliran ini bisa digauli oleh pimpinan mereka.

“Mereka (aliran Surga Adn) tidak mengakui NKRI dan parahnya pengikut aliran ini menghalalkan istri-istri mereka digauli oleh pimpinannya,” kata Kiai Ja’far, di Cirebon Kamis (19/11).

Aliran Surga Adn telah berkembang di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon dengan pimpinannya bernama Ahmad Tantowi.

Menurut kakak kandung KH Said Aqil Siradj ini, dalam ajarannya sang pemimpin, Ahmad Tantowi juga menganggap dirinya sebagai tuhan dan dalam praktik ibadahnya tidak diwajibkan menjalankan ibadah Shalat, puasa, membaca Al-Quran dan masuk masjid.

Sementara itu aliran Hidup Dibalik Hidup (HDH) berkembang di Kecamatan Sedong, Lemahabang dan Babakan dengan pimpinannya bernama Kusnan. Dalam praktiknya, Kusnan mengaku bisa berkomunikasi langsung dengan Tuhan. bahkan dia mengaku sudah pernah melakukan perjalanan ke Surga dan Neraka.

“Beberapa waktu lalu kami sudah menetapkan aliran ini sesat. Dan jika ternyata hingga saat ini masih berkembang dan mempengaruhi aqidah masyarakat lainnya, tentu akan kami tidak lanjuti dengan pemanggilan pimpinananya,” kata Kiai Ja’far.

Kasi Penamas Kandepag Kabupaten Cirebon, Sudirna, mengaku pihaknya tidak hanya menerima laporan dari masyarakat namun juga langsung dari salah seorang pengikutnya.

“Kami menerima laporan tentang ajaran ini dari salah seorang pengikutnya. Oleh karena itu kami akan memanggil pimpinan aliran tersebut untuk mengklarifikasi tentang ajarannya,” kata Sudirna.

Dalam mengungkap tentang keberadaan aliran tersebut, Sudarna mengakui pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. (ant)

http://www.gp-ansor.org/berita/aliran-sesat-di-cirebon-ajaran-surga-adn-bolehkan-istri-digauli-pimpinan.html

Setelah beberapa waktu masalah yang sudah meresahkan para Ulama dan Ummat Islam itu didiamkan saja, kini di tengah hiruk pikuk gonjang-ganjing masalah kasus Bank Century dan rangkaiannya yang tampak memanas, ditingkahi dengan aneka ucapan yang saling tuding dan serang, tiba-tiba aliran sesat itu, –baru yang satunya yakni aliran Surga Adn (belum aliran HDH)– tampak diramaikan.

Inilah berita-beritanya:

Markas Aliran Surga Adn Digerebek

Headline News / Hukum & Kriminal / Kamis, 14 Januari 2010 13:24 WIB

Metrotvnews.com, Cirebon: Personel Kepolisian Daerah Jawa Barat menggerebek dua rumah mewah yang diduga dijadikan praktik aliran sesat di Cirebon, Jabar. Pimpinan aliran yang kerap disebut Surga Adn beserta sejumlah pengikutnya sempat melawan. Tapi berhasil dipatahkan polisi.

Polisi meringkus sejumlah perempuan pengikut aliran Surga Adn yang dipelopori Ahmad Tantowi. Namun, mereka bungkam saat polisi meminta menunjukkan keberadaan Ahmad Tantowi. Polisi bersama wakil organisasi kemasyarakat Islam bergerak ke rumah lainnya yang berjarak sekitar 50 meter. Rumah ini dijadikan tempat persembunyian Ahmad Tantowi.

Polisi mendobrak pagar rumah dan mengepung seluruh isi rumah. Ahmad Tantowo didapati tengah mengacungkan sebilah keris. Meski sempat melawan, ia akhirnya takluk. Dengan tangan terborgol, Ahmad Tantowi bersama 10 pengikutnya digelandang polisi.

Menurut bekas pengikut aliran Surga Adn telah melakukan penistaan agama. Ahmad Tantowi juga telah melakukan pelecehan seksual. Mereka mengkultuskan pimpinannya sebagai Tuhan. Para perempuan pengikut Ahmad Tantowi dianggap sebagai istri.(BEY)

http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/01/14/97785/Markas-Aliran-Surga-Adn-Digerebek

Rumah Pimpinan Ajaran Sesat Adn Kembali Digerebek

Headline News / Hukum & Kriminal / Sabtu, 16 Januari 2010 17:11 WIB

Metrotvnews.com, Cirebon: Polisi kembali menggerebek salah satu rumah milik Ahmad Tantowi yang dijadikan markas aliran yang diduga sesat surga Adn di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (16/1). Keberadaan jaringan aliran yang diduga sesat ini terus diburu polisi.

Polisi menyita sejumlah benda yang dijadikan media ritual dan buku terkait praktek keyakinan ajaran ini. Sebelumnya, polisi juga menggerebek dua rumah milik Ahmad Tantowi di Desa Pamengkang, Cirebon. Sejumlah perempuan pengikut aliran ini ditangkap.

Setelah menahan para pengikutnya, polisi bersama wakil organisasi kemasyarakatan Islam bergerak ke rumah lain yang berjarak sekitar 50 meter. Polisi mendapati Ahmad Tantowi tengah mengacungkan sebilah keris. Meski sempat melakukan perlawanan, pimpinan surga Adn akhirnya menyerah.(BEY)

http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/01/16/97914/Rumah-Pimpinan-Ajaran-Sesat-Adn-Kembali-Digerebek

Tiga Pentolan Aliran Surga Eden Ditahan

Kamis, 14 Januari 2010 | 16:24 WIB

TEMPO Interaktif, BANDUNG – Polisi Jawa Barat menahan tiga pentolan aliran Surga Eden, Cirebon. Mereka adalah Ahmad Tantowi, 57 tahun dan istrinya, Endang, 33 tahun serta pengabdi sekaligus perekrut Imam Junaedi, 36 tahun.

“Ketiganya ditahan tapi belum ditetapkan sebagai tersangka, baru calon tersangka. Karena harus ada pembuktian dulu terutama tentang dugaan penodaan agama oleh saksi ahli,”kata Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Barat Kombes Abdul Halim di kantornya, Kamis (14/1).

Ketiganya terancam dijerat Kitab Undang-undang Hukum Pidana pasal 165 huruf (a) tentang penodaan agama. Juga pasal 285 tentang pencabulan, dan pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan. “Ancaman hukumannya bisa 9 tahun penjara ,”kata Abdul Halim.

Selain mereka, polisi juga memeriksa 10 pengikut sekaligus korban Tantowi. Mereka adalah MY, Kar, KUF, AF, Ro, Ti, Nr, Ha, Na, dan  Ayu.

Tantowi dan pengikutnya digerebek dan dibawa ke kantor polisi tadi pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Mereka diamankan dari rumah Tantowi yang juga markas kelompok aliran ini, di Desa Pamengkang RT 05 RW 05, Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Sedikitnya 13 orang diamankan dari lokasi.

Dari rumah itu polisi menyita antara lain satu paket dan satu kopor buku ajaran Surga Eden, 5 buku cara berhubungan seksual, 60 lembar kwitansi pengikut Surga Eden. Juga sejumlah foto bugil Tantowi berikut 20 rel film negatifnya.” Pengerebekan itu atas laporan masyarakat Selasa lalu, atas nama Andi” kata Abdul Halim.

Kepada polisi, Andi melaporkan dugaan kalau Ahmad Tantowi menyampaikan ajaran Surga Eden di Pamengkang. Kelompok ini dipimpin Ahmad Tantowi yang juga mengklaim sebagai Allah penguasa alam semesta. Dalam menyelenggarakan ajarannya, Tantowi dibantu istrnya Endang dan Andi.

Surga merekrut pengikut perempuan dari wilayah Cirebon dan sekitarnya. Pengikut digembleng ajaran Surga Eden. Ajarannya antara lain para umat Surga tidak perlu menjalankan ajaran rukun Islam seperti shalat, puasa, dan lainnya. Tantowi juga mencap umat diluar Surga Eden sebagai kafir.

Ajaran dia juga menghalalkan para pengikutnya merampas harta milik umat non diluar Surga dengan syarat menghibahkan 20 persen harta rampasan kepada Tantowi.

Pengikut perempuan diwajibkan mengikuti upacara penyucian untuk dibaiat menjadi bidadari. Surga Eden mengharuskan pengikutnya yang perempuan melayani segala kebutuhan biologis Tantowi termasuk bersetubuh. Khusus pengikut yang akan menikah terlebih dulu harus menyerahkan tubuhnya kepada Tantowi.

“Namun dari keterangan saksi, ada indkasi pemaksaan hubungan seksual oleh pemimpin kelompok kepada pengikut perempuan yang sekaligus juga korban,”tandas Abdul Halim.

ERICK P HARDI

http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2010/01/14/brk,20100114-219208,id.html

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pencabulan di Surga Eden

Jum’at, 15 Januari 2010 | 22:11 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung – Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi menetapkan tiga tersangka kasus kelompok Surga Eden, Cirebon, Jumat (15/1). Ketiganya adalah AT dan istrinya, E, serta seorang pengabdi berinisial R.

“Sementara ini ketiganya hanya sebagai tersangka pencabulan. Untuk dugaan kasus penodaan agama kelompok ini masih kami dalami karena juga harus minta keterangan saksi ahli,” kata Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Barat Komisaris Besar Abdul Halim saat dihubungi Jumat (15/1).

Abdul mengatakan sebelumnya memang pihaknya memperkirakan IJ sebagai tersangka. “Namun sementara ini peran dia masih kami dalami. Dia belum jadi tersangka,” ujar Abdul.

Kepala Satuan Operasi I Reserse Kriminal Polda Ajun Komisaris Besar Enggar Pareanom menambahkan peran E dan R adalah membantu AT saat melampiaskan syahwatnya kepada korban pengikut perempuan. “Keduanya memegangi korban untuk dicabuli,”kata dia.

Enggar juga mengatakan ketiga tersangka saat ini ditahan di sel tahanan markas Polda Jawa Barat. Sedangkan para saksi yang terdiri dari para pengikut dan korban AT rencananya akan segera dipulangkan. “Hanya Imam Junaedi sementara ini dikenai wajib lapor ke polisi.”

Polisi menggerebek markas aliran Surga Eden di Desa Pamengkang RT 05 RW 05, Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, Kamis (14/1) pagi sekitar pukul 07.00. Sedikitnya 13 orang diamankan dari lokasi yakni AT, E, R, IJ serta para pengikut sekaligus korban diantaranya MY, Kar, KUF, AF, Ti, Nr, Ha, Na, dan Ay.

Dari rumah itu polisi menyita barang bukti antara lain satu paket dan satu kopor buku ajaran Surga Eden, 5 buku cara berhubungan seksual, 60 lembar kwitansi pengikut Surga Eden. Juga sejumlah foto cabul Ahmad Tantowi berikut 2 rol film negatifnya.

Penggerebekan dilakukan atas dasar laporan masyarakat. Laporan itu menyebutkan AT dan kawan-kawan selama ini melakukan tindak pidana penodaan agama dan pencabulan terhadap pengikut perempuan.

Para tersangka kasus terancam dijerat Kitab Undang-undang Hukum Pidana pasal 165 huruf (a) tentang penodaan agama. Juga pasal 285 tentang pencabulan, dan pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan. “Ancaman hukumannya bisa 9 tahun penjara,” kata Abdul Halim.

ERICK P HARDI

http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2010/01/15/brk,20100115-219474,id.html

Markas Surga Eden Diamuk Warga

Headline News / Nusantara / Minggu, 17 Januari 2010 15:17 WIB

Metrotvnew.com, Cirebon: Ratusan warga, ulama, dan santri di Cirebon, Jawa Barat, menyerbu dua rumah yang dijadikan markas aliran sesat Surga Aden, Ahad (17/1) siang. Mereka meludahi dan menginjak foto Ahmad Tantowi, pimpinan aliran ini, lalu menyegel dua bangunan itu.

Kemarahan warga sudah tak bisa diredam. Apalagi setelah Ahmad Tantowi dan sejumlah pengikutnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan dan penistaan agama.

Sebelum memulai aksi, warga sempat berdoa di depan Surga Eden di Desa Argasunya. Warga berharap umat Islam selamat dari berbagai ajaran sesat, termasuk ajaran Surga Aden.

Warga dan Majelis Ulama Indonesia Cirebon meminta polisi dan Pemerintah Kabupaten Cirebon mengusir Ahmad Tantowi dan membongkar markas aliran ini. MUI setempat memastikan ajaran yang dibawa Ahmad Tantowi sesat dan menyesatkan.(ICH)

http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/nusantara/2010/01/17/97954/Markas-Surga-Eden-Diamuk-Warga

Apakah aliran Surga Aden yang menodai agama dan menghalalkan pencabulan itu akan ditangani tuntas? Apakah aliran sesat yang satunya lagi yakni HDH juga akan ditangani sampai tuntas?

Itu semua ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Apabila ternyata ditangani dengan tuntas dan benar-benar sampai menghukum mereka dan melarang ajarannya secara permanent, maka citra polisi dan kejaksaan atau hukum secara umum yang kini sangat merosot citranya di masyarakat itu kemungkinan akan bisa sedikit terdongkrak.

Namun apabila hanya sebagai pengalihan perhatian Ummat Islam dari masalah-masalah besar yang sedang gonjang-ganjing, sebagaimana difahami banyak orang, maka citra buruk yang mereka sandang justru akan lebih buruk lagi. Kita tunggu saja. (haji)