Ramai Hijrah dari Islam Jamaah/LDII

Ramai Hijrah dari Islam Jamaah/LDII

Jargon Paradigma Baru seolah menjadi bumerang bagi LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia). Di saat banyak tokoh Islam yang simpati terhadap “perubahan” LDII, banyak warga LDII malah memilih hijrah. Keluar dari organisasi yang identik dengan Islam Jamaah ini. Ada apa?

Kesibukan Rikrik Aulia Rahman kini bertambah. Selain mengurus toko grosir dan warung internet, pria berumur 26 tahun ini juga sibuk mengelola blog, milis, serta mengasuh diskusi via fasilitas obrolan internet, Yahoo Messenger. Topik diskusinya: LDII, Islam Jamaah, Manqul, Bai’at, Amir, dan segala hal yang berkaitan dengan aliran sesat Islam Jamaah/Darul Hadits yang telah dilarang lewat SK Jaksa Agung RI No. Kep-089/D.A/10/1971 ini.

“Setiap hari ada saja pengunjug. Selain dari berbagai daerah di Indonesia, pengunjung juga datang dari Australia, Amerika Serikat, Inggris, hingga Mesir,” ujar Rikrik mantan jamaah LDII/Islam Jamaah yang kini mukim di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini kepada Suara Hidayatullah pertengahan April lalu.

Menurut Rikrik, para pengunjug situs dan peserta diskusi adalah para mantan jamaah atau jamaah aktif LDII/Islam Jama’ah. Selain berdiskusi, kata Rikrik, peserta juga berbagi pengalaman mereka tentang kejanggalan-kejanggalan ajaran Islam Jama’ah yang selama ini bersembunyi di balik organisasi LDII. Pembaca bisa ikut melihatnya di http://www.rumahku-indah.blogspot.com/.

Rikrik yang lahir dalam keluarga Islam Jamaah ini mengakui maraknya hijrah di kalangan LDII/Islam Jamaah akhir-akhir ini. Yang terdaftar di milis “Jamaah 354 Hijrah” yang dikelolanya saja berjumlah seratus orang lebih. Ini belum termasuk keluarga-keluarga mantan jamaah di daerah yang tidak akrab dengan internet. Kebanyakan mereka kini aktif mengikuti kajian-kajian salafi, yang berfokus pada pembenahan manhaj (cara beragama) sesuai manhaj Rasulullah shalallahu’alaihi wassalaam dan para sahabatnya ..

Menurut pengamatan Suara Hidayatullah, para “muhajirin” dan “calon muhajirin” bukan hanya dari kalangan jamaah biasa saja, tapi juga para mubalig, imam desa, pengurus cabang dan daerah, hingga kalangan paku bumi (ulama). Bahkan salah seorang Wakil Empat dari Amir Islam Jamaah/LDII berinisial ML, juga hijrah akhir tahun 2008 lalu.

ML hijrah pasca Rapat Kerja Nasional LDII pada Maret 2007 lalu, yang memunculkan delapan poin klarifikasi LDII. Isinya antara lain Paradigma Baru LDII, bantahan tentang kaitan LDII dengan Islam Jamaah, bantahan tentang sistem keamiran, LDII tidak menganggap kafir dan najis umat Islam di luar jamaahnya, bantahan tentang doktrin manqul yang melarang belajar kepada selain pengajar LDII, dll. (Himpunan Hasil Rakernas LDII 2007, DPP LDII, hal. 24-26)

Di kala aksi hijrah merebak di internal LDII/Islam Jamaah, umat Islam dan tokoh Islam malah banyak yang simpati dengan Paradigma Baru LDII. KH Ma’ruf Amin misalnya. Meski kehadirannya pada Rekernas LDII 2007 lalu atas nama pribadi, tidak sebagai Ketua MUI, hal itu menjadi angin segar bagi LDII yang sedang banting tulang mengupayakan status “tidak sesat” dari MUI. “Saya simpati kepada LDII, karena LDII ingin tampil dengan paradigma baru. Saya ikut mendorong supaya proses-proses klarifikasi dapat lebih cepat dilakukan,” ujar Ma’ruf saat tampil sebagai pembicara di Rakernas LDII, Maret 2007 lalu.

Sinergi nyata bahkan sudah dijalin oleh MUI Provinsi DKI Jakarta dengan DPP LDII. Bulan Januari tahun ini MUI DKI dan LDII mengadakan acara pembekalan kader dai dan daiyah LDII di Pondok Pesantren Minhajurrasyidin, Jakarta. (Suara Hidayatullah edisi Februari 2009). Ketua Umum LDII, Prof. Abdullah Syam membantah acara tersebut sebagai bentuk pembinaan MUI kepada LDII. Karena dia mengaku LDII tidak pernah menganut ajaran sesat Islam Jamaah yang mengkafirkan dan menajiskan umat Islam di luar LDII.

Namun hasil selusuran Suara Hidayatullah kepada para mantan jamaah, bahkan pengurus aktif LDII berbicara lain. “Saya sudah capek beragama dengan berbohong terus,” keluh Ujang (nama samaran) seorang jamaah LDII/Islam Jamaah asal Jawa Barat. Karena masih aktif sebagai pengurus LDII, Ujang minta namanya dirahasiakan.

Pernyataan Ujang itu diamini oleh para mantan jamaah LDII lainnya, termasuk ML, sang bekas Wakil Empat Amir Islam Jamaah/LDII.. Menurut ML, bisa dimaklumi jika LDII berkeras mengingkari soal adanya amir yang dibaiat di LDII, atau keyakinan jamaah LDII yang mengkafirkan umat Islam di luar jamaahnya. Katanya hal tersebut memang tidak terdapat di LDII, tetapi ada di Keamiran yang berpusat di Ponpes Burengan, Kediri, Jawa Timur.

“LDII cuma sekedar kedok saja. Organisasi formal agar diterima masyakarat. Padahal seluruh pengurus termasuk ketua umumnya dalam kendali penuh Amir Islam Jamaah, Abdul Aziz. Amir ketiga Islam Jamaah yang juga anak kandung pendirinya, K.H Nurhasan al-Ubaidah,“ ujar ML kepada Suara Hidayatullah.

Menurut data yang ada pada Suara Hidayatullah, gejolak hijrah jamaah LDII terdapat di Sumatera bagian barat, beberapa daerah di Sulawesi seperti Makassar dan Gorontalo, dan Jawa. Salah seorang di antaranya adalah Irwan Taniboya (50) di Gorontalo.. Irwan pernah menjabat sebagai wakil ketua tingkat I pada tahun 1980-an, saat LDII masih bernama Lembaga Karyawan Islam (LEMKARI). Irwan memutuskan untuk hijrah akhir 2008 lalu setelah memahami kesesatan ajaran Islam Jamaah/LDII, yakni mengkafirkan orang Islam di luar jamaah. Selain keluarganya, hijrah juga dilakukan oleh beberapa mubalig, pengurus organisasi, hingga sekretaris DPD II LDII Gorontalo.

Ketua Umum DPP LDII, Abdullah Syam mengaku tidak ada laporan tentang aksi hijrah di kalangan warganya. “Jumlah yang jutaan itu, saya tidak hapal yang keluar dan yang masuk,”jawabnya kepada Suara Hidayatullah. Namun yang jelas katanya, warga LDII banyak yang sibuk menjadi calon anggota legislatif dalam pemilu. Mereka maju lewat Partai Golkar, Demokrat, dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU).

Surya Fachrizal/Suara Hidayatullah

Foto: Hidayatullah

  • frida

    Apapun ajarannya..yg penting dia memegang teguh Al Quran,Al Hadist dan berjamaah..insyaAlloh masuk sorga…tidak di tambah bid'ah2…murni dari Allah dan Rasul SAW.

    Menurut saya LDII hanya wadah…yg betul di ambil,yg salah gak usah di ikutin..

    misal…laki2 dan perempuan bukan muhrim dilarang bersentuhan…

    itu jelas ayat Allah…

    tp sekarang dianggap eksklusif…aneh kan…

    dianggap aliran sesat…tidak LDII saja,

    saya yakin ahlus sunnah wal jamaah juga merasakan.

    yg berhak men stempel org itu ber iman/kafir hanya Allah SWT..

    Selama kita masih menyembah satu Tuhan,Allah…dan masih mengikuti sunnah Nabi SAW…kita tetap satu saudara muslim…

    kecuali kalau muslim tp menyembah pohon dll…itu baru jelas sesat…

    atau muslim tp tidak sholat…jelas sesat..

    bersatulah saudara2ku selama kita masih berpegang teguh pada Al Quran dan Al Hadist…

    masa kalah dengan umat beragama lain…

  • Boim

    Aqidah yang perlu diperdalam….bukan akal pikiran manusia

  • Hasanuddin (abu hasa

    assalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh saya minta tolong jawaban akhi apakah Islam Jama'ah/LDII mempunyai kesamaan aqidah syi'ah wassalam

  • ndhie

    Saat ini,,kebingungan melanda,,apa yg hrs saya lakukan,,suami saya LDII,,saya dan keluarga baru tau stlh menikah,,,saya udah blg ada yg salah dg ldii,tp malah jd ribut,,, mohon solusi,,,081224801914,,trmksh

  • jokosas

    LDII mengklaim bahwa hanya kelompoknya yg bisa masuk sorga, mana mungkin jelas gak masuk akal, emang orang indonesia aja dan yg LDII aja yg msuk sorga lantas umat islam yg lain pada kemana???? Bukann kah Nabi sendiri buka anggota LDII????

  • abdurrohman

    Alhamdulillah, saya sudah hijrah dari LDII, selama 30 tahun mencekam mengikuti ajaran Nurhasan, mengkafirkan sesama muslim, belum lagi setiap bulannya harus setor 10% dari penghasilan ke Pusat sebagai tanda sambung kita ke bapak Amir, Alhamdulillah sekarang setoran/persenan itu merosot drastis karena banyak sodara kita yang sudah sadar dan rame-rame hijrah dari LDII, ingat sodaraku keluar dari LDII bukan berarti murtadz dari Islam…!

  • Ajengan

    Maksud Abdul Salam, kalau Rik-rik mencela faham LDII yang katanya suka mengkafirkan orang luar LDII, ternyata dia sendiri mengatakan LDII itu sesat/kafir. Lalu kalau begitu apa bedanya Rik-rik dengan LDII, sama-sama tukang menganggap sesat orang-orang di luar kelompknya…………………..??

  • Ajengan

    Dunia sekarang sudah rusak, sudah dekat hari kiamat, orang-orang yang bermaksud mulia mendirikan tempat ibadah dan mendidik masyarakat menjadi sholih dan sholihat dihambat dan dilarang, sedangkan orang-orang yang membuat gereja-gereja, lokalisasi pelacuran, membuat klab-klab malam, cafe-cafe dan tempat-tempat maksiat lannya disambut dengan hangat……………

  • Ajengan

    Belajar agama melalui sejarah tidak ada tuntunannya dari nabi Muhammad saw., oleh karenanya tidak ada jaminan kebenarannya. Sejarah/tarikh atau history itu kebenarannya tergantung oleh siapa penyusunnya, oleh karena itu dalam bahasa Inggeris, history biasa diparodikan atau disiniskan menjadi his-story ( cerita dia/pengarang ).

    Salah satunya, coba baca buku " Sejarah Islam " terbitan Penerbit Lentera yang cukup tebal dan menarik, isi buku itu banyak mengagungkan Sayidina Ali bin Abi Thalib r.a., tetapi agak miring kalau ceritanya menyangkut sahabat Nabi yang lain seperti Sayidina Abu Bakar r.a., Sayidina Umar bin Khoththob r.a. dan Sayyidina Utsman bin Affan r.a. Setelah diteliti, ternyata pengarang / penyusun buku itu orang Syiah………

    Ummat Islam di Indonesia sekarang kebanyakan belajar agama Islam dari sejarah2 Islam /tarikh2 Islam dan mengikuti pendapat-pendapat para ulama-ulama yang berbeda-beda, tidak mengherankan kalau sekarang ummat Islam terpecah menjadi banyak aliran-aliran atau golongan-golongan yang berbeda.

    Padahal kalau menurut sabda Nabi Muhammad saw. mempelajari dan menetapi agama Islam yang dijamin tidak akan sesat itu, selama menetapi dua perkara, yaitu Kitab Allah dan Sunnah Rosuulullaah saw………..

  • Ahmad Komari

    LDII tidak berhak meng-klaim bahwa hanya golongan mereka sebagai calon ahli Surga, yang diluar LDII sebagai calon ahli Neraka, karena sistim di LDII itu sesuai yang saya ketahui dan baca dari komentator2 dan dari mantan2 warga LDII itu, tidak sesuai dengan ketentuan2 dari Al Qur’an dan Al Hadits shohih.

    Tentunya informasi dari mantan-mantan anggota LDII itu, bahkan kabarnya banyak diantaranya mantan-mantan pengurus LDII, seyogyanya dapat dipercaya mengingat mereka pernah menjadi ‘orang dalam’.

    Cuma mungkin yang menjadi pertanyaan masyarakat umum, kenapa untuk menyadari bahwa LDII itu sesat dan menyimpang dari ajaran Islam sampai membutuhkan waktu begitu lama, bahkan kabarnya ada yang sudah pernah menjadi anggota dan pengurus LDII selama 32 tahun…… ? Untung belum keburu mati………

  • Ahmad Komari

    Supaya kita tidak mudah terpikat oleh berbagai macam aliran-aliran sesat dalam Islam, sebaiknya kita membuka dan mempelajari Al Qur’an dan Al Hadits langsung.

    Sebetulnya, suka atau tidak suka ummat Islam ini memang akan terpecah-pecah menjadi beberapa golongan yang berbeda-beda, yang jaman sekarang sudah menjadi kenyataan, karena sudah menjadi kehendak Allah Swt. yang ‘diramalkan’ oleh Rasulullaah saw. dalam satu haditsnya sbb. :

    “ Ingatlah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari Ahlil-Kitaab telah terpecah menjadi 72 agama, dan sesungguhnya ini agama (Islam) akan terpecah menjadi 73 gol., 72 golongan di(/masuk) Neraka dan hanya satu di (/masuk) Surga, dan dia itu adalah Al Jama’ah “/ Sunan Abu Dawud. Hadits ini sesuai dengan perintah Allah Swt. dalam Al Qur’an, surah Ali ‘Imron 103.

    Jadi yang akan masuk Surga itu hanya “Al Jama’ah”, sedangkan yang 72 gol lagi walaupun sama2 Islam (syahadat, sholat, puasa, zakat, hajji dll.) tapi mungkin karena sesat menjadi (calon) Ahli Neraka.

    Yang kita perlu cermati dari hadits diatas ternyata “Al Jama’ah “ itu bukan gabungan semua aliran Islam yang ada, tapi “Al Jama’ah” itu adalah salah satu dari sekian banyak ( 73 gol.) aliran Islam. Yang (gol-1) itu tentu pengamalan ibadahnya sedikit banyak ada yang berbeda dengan yang (gol-72).

  • Ahmad Komari

    Bagi kita yang ingin beragama Islam yang benar , ingin masuk Surga dan selamat dari Neraka, tentunya kita harus cermat/teliti mencari, menyeleksi, memilih dan menetapi apa yang disebut Nabi dengan “Al Jama’ah” diatas, apalagi ada peringatan dari Nabi saw. Dalam salah satu haditsnya :

    “ Barang siapa yang memisahi Al Jama’ah kira-kira satu jengkal saja, maka sungguh mencabut ikatan Islam dari lehernya “ / Riwayat Sunan Abu Dawud (shohih).

    Seperti halnya sholat berjama’ah yang harus ada imamnya, golongan “Al Jama’ah” yang dimaksud oleh Nabi diatas tentu harus ada imamnya, dan keharusan itu melekat pada kita yang ingin mengikuti “Al Jama’ah”. Ada hadits Nabi yang memperingatkan kita :

    “ Barang siapa yang mati dalam keadaan tidak mempunyai Imam (maka) matinya seperti mati jahiliyyah “ / Riwayat Ahmad ( shohih)

  • Ahmad Komari

    Masalah Imam ini masalah agama/ibadah, masalah pemimpin ibadah bukan sebagai pemimpin Negara, walaupun kalau warga Negara Indonesia itu sudah 100% Islam, mungkin/bisa saja Imam itu merangkap menjadi Kepala Negara.

    Memiliki Imam itu ternyata sudah wajib hukumnya, ketika manusia (orang iman) sudah berjumlah 3 (tiga) orang atau lebih, sesuai sabda Nabi Muhammad saw. dibawah ini :

    “ Tidak halal (hidupnya) bagi tiga orang dipermukaan bumi, kecuali mengangkat Imam atas mereka, dari salah satu diantara mereka. “ / Riwayat Ahmad hal. 176-177. (shohih)

    Dari hadits diatas nyata bahwa untuk mempunyai Imam tidak harus mempunyai wilayah, kekuasaan dan kedaulatan seperti halnya persyaratan suatu Negara.

  • Ahmad Komari

    Istilah Imam disini bukan Al Qur’an dan bukan juga Nabi Muhammad saw., tapi harus manusia/orang yang masih hidup, yang harus kita angkat dengan ucapan baiat (janji) dengan cara-cara yang diuraikan Nabi dalam salah satu hadits berikut :

    “ Barang siapa yang membai’at seorang Imam, maka berikanlah jabatan tangannya dan buah hatinya, kemudian taatilah/patuhilah dia(Imam) semampunya…..dst. “ / Riwayat Abu Dawud.

    Hukum wajibnya melaksanakan ‘baiat’ bagi satu persatu ummat Islam ditegaskan oleh Nabi saw. dalam satu haditsnya, sbb. :

    “ …dan barang siapa yang mati dan (dalam keadaan) tidak ada (tidak pernah ada) dalam lehernya ‘baiat’(maka) matinya seperti mati jahiliyyah . “ / Riwayat Shohih Muslim.

    Mati jahiliyyah itu a.l. seperti matinya orangtua & kakek nabi Muhammad saw., yang bukan orang jahat, tapi nasibnya tidak baik, agamanya sudah tidak karuan dan wafat di jaman Jahiliyyah atau jaman sebelum datangnya agama yang haq yaitu Islam.… Akhirnya kelak di akhirat mereka akan menjadi ahli Neraka, walaupun Nabi saw. sudah berusaha sampai menangis-nangis berdo’a memintakan ampun bagi kedua orangtuanya, tapi Allah Swt. tidak berkehendak mengabulkannya……..

  • Ahmad Komari

    Demikianlah hasil penelitian dan pemahaman saya mengenai beberapa persyaratan2 penting/pokok agama Islam yang benar itu, dan masih banyak sekali hadits-hadits yang memperkuat hadits-hadits diatas yang kurang diketahui ummat Islam.

    Marilah kita bersama-sama menseleksi mana dari sekian banyak ( ± 73 golongan) aliran di kalangan Islam di Indonesia yang sudah melaksanakan ketentuan2 Nabi diatas, karena setiap golongan pasti akan meng-klaim bahwa merekalah yang berhak menamakan diri “ Al Jama’ah” tsb. diatas.

    Dengan hadits2 diatas kita akan menseleksi mereka, kalau ada yang sudah menemukan, marilah kita sharing, saling berbagi informasi, jangan terpengaruh oleh aliran2 yang hanya mengaku-aku saja, tanpa dalil2 yang shohih…

    Demi kemaslahatan ummat Islam di penghidupan dunia, semua (± 73) golongan Islam di Indonesia memang sebaiknya bersatu, jangan saling menghujat, jangan memisahkan diri, jangan eklusif dll. , tapi dalam masalah aqidah tidak akan bisa dipersatukan, misalnya ahli bid’ah tidak mungkin dipersatukan dalam ibadah dengan yang anti bid’ah, yang anti syirik tidak mungkin dipersatukan dalam ibadah dengan ummat Islam yang amalan ibadahnya masih bercampur syirik dll.dll. karena aqidah kita ini akan menentukan nasib kita di akhirat kelak……

    Agama Islam ini diturunkan Allah Swt. untuk keselamatan hidup manusia di akhirat yang kekal dan abadi, sedangkan manfaat untuk kehidupan dunia yang sementara ( umur ≤ 100 tahun) ini hanya dampak positifnya saja…………

  • mandor

    mohon doanya kaum muslimin, kami sekarang ini sedang menolak pembangunan atau gedung yg sudah berjalan untuk kegiatan LDII di lokasi perumahan kami di Taman Alamanda Blok E3 no 1 tambun Utara, kab bekasi, semoga mereka cepat sadar, dan tidak memaksakan pembanguan itu, karena warga sekitar sudah menolak kegiatan apapun didalam banguan itu

  • Muhidin

    Assalamu'alaikum wr wb….

    Assalamu'alaykum wr wb…dengan sebuah kalimat yang saya tulis ini, saya hanya memohon kepada Abi , Umi, dan Teman-teman se Aqidah dan Se Iman,…beribu Mohon saya kirim kan ,.saya mohon bantua Do'a terutama kepada teman saya yang sudah lama sekali mengikuti LDII,.dan ada satu teman saya yang kini pun masih aktif mengikuti Pengajian tersebut,.setahu saya waktu saya pernah mengikuti LDII,.saya memiliki kitabusolah,.tapi alhamdulillah saya hanya 1 minggu saja aktif,.yang saya sesalkan LDII ini memisahkan diri..atau dengan kata lain memisahkan jarak dengan Muslim yang lainnya,.saya percaya dengan sebuah Do'a yang terkirim mata hati dan Hidayah terpancar kepada mereka,.Amin..

  • mustofa

    saya dari tahun 1990 mulai mengaji dan sampai sekarang masih aktif di ldii,,,tetapi saya sudah mengetahui kebusukan aqidah ini sudah lama tapi saya belum menyatakan dilingkungan saya, karena keluarga dan komunitas bisnis saya masih banyak kaitannya dengan anggota ldii,,,,
    sering baca blog ini jadi tertarik ikut komentar,,, setelah saya pelajari skenario pendiri jamaah ini sangat berani sehingga keberaniannya ini mendukung skenario yang nyaris sempurna,,,, dan yang paling mendasar orang dicuri kenyamanan spiritualnya (dengan stempel mendapat hidayah dari Alloh jika sudah berbaiat dan mengakui keimamam nurhasan dan penerusnya),,,,,bayangkan awal2 tahun 1960, disaat masyarakat di hantui dengan kejadian komunis masyarakat sangat haus akan spiritual,,, saat itulah nurhasan memberinya minum seolah2 hidayah,,,,dan pasti masuk surga,,,,,
    selanjutnya diawal2 90an mulailah para professional dan artis yang selama hidupnya mengejar dunia setelah merasa sukses ternyata mereka merasa kehausan akan spiritual,,, lagi2 orang seperti inilah yang diberi minum oleh penerus nurhasan dengan minum hidayah,,,,
    setelah tahun 2000an banyak ahli2 hukum maka organisasi ldii tambah kuat, dan didukung ekonominya sdh meningkat,,,,
    Sebenarnya Alloh sdh memberi peringatan pada awal 2000an para pengurus2 pusat jamaah ini sudah mulai silau dengan semakin banyaknya uang persenan mengalir. akhirnya membuat usaha money game dengan kambning hitam maryoso, dan yang saya tahu hampir sebagian besar warga jamaah ini terjerat,,,, lagi2 pengurus2 pusat jamaah ini berdalih tertipu,,, padahal sekarang baru terbuka bahwa semuanya ternyata by design dan sudah diskenario dari awal,,,
    sekarang mereka (para pengurus pusat) jamaah ini menyamarkan hasil tipuannya dengan usaha seperti travel haji dsb,,,
    imbauan saya para warga jamaah / ldii agar membuka diri mau belajar,,,,bukan hanya hukum2 dalil QH, tapi belajarlah sejarah, karena kalo sekedar tahu hukum/dalil tanpa tahu sejarah ibarat orang melihat kepingan2 puzzle dan tidak tau dimana posisinya,,, sehingga dipelintirpun tidak tahu,,, dan sudah menjadi keyakinan yang mendarah daging,,,,
    apalagi sekarang sdh banyak buku2 yang mengupas sejarah mulai dari sejarah nabi2, sohabat2, ulama tabiin dan tabiittabiin…… silahkan dibaca,,, agar bisa melihat fakta sejarah,,,, jadi tidak mudah tertipu seperti warga ldii sekarang ini,,,

  • hamba alloh swt

    semoga alloh swt memberikan rahmat n ridho.na. amin

  • hamba alloh swt

    semoga alloh swt memberikan rahmat n ridho.na. amin

  • salman

    Kita berlomba-lomba saja dalam kebaikan, kita mengatakan org laen sesat, jgn2 malah kita sendiri yang tersesat. bnyak belajar, baca sejarah, kita cari benang merahnya. Pasti ada alasan kenapa orang di katakan sesat, dan orang itu mengataka sesat jg kpd org laen. Kenali jati diri,,,,,

  • abu jihan

    di tempat ana ada ldii,wah kl yg uda tua susah,uda mendarah daging kali ya,yah kt berdoa mudah2an bagi yang muda dan berakal sehat mau untuk kembali ke jalan yg lurus,jalan yang d ridhoi Allah……….

  • eko

    kalo memang ldii yang benar karena berbaiat kepada nurhasan, pertanyaannya bagaimana nasib umat islam sebelum adanya nurhasan dan tidak baiat dimulai dari masa setelah Rasulullah dan sampai adanya ldii?
    Karena punya anggapan ldii yang masuk surga dan lainnya masuk neraka, sepertinya orang-orang ldii "seperti nabi" sehingga bisa menimpulkan seperti itu. Peace semua, menjauhlah selagi bisa.

  • din

    ana juga sedang beres2 koper mo siap2 hijrah dari ldii/jokam/islamjamaah/354, doakan yah…

    • Fitri

      saya doakan, siap kan mental y krn mungkin mereka yg didalam ndak ingin anda keluar jadi bisa jadi akan meneror anda.

  • Eva

    Saya wanita yang berpacaran dengan pria Ldii yang tadinya q pikir kita adalah sama2 orang islam.saya di ajak ngaji dan pk jilbab tapi itu saya anggap biasa. Yang tidak saya mengerti kenapa untuk menikah saya harus di baiat(yang saya tau dari pendapat pacar saya bahwa walau sudah ikut ngaji dan menjalankan ajaran islam tapi apabila belum di baiat maka apa yang kita kerjakan adalah siasia) dan otomatis setelah baiat maka termasuk dari anggota Ldii. padahal menurut saya kita adalah satu tapi kenapa harus dibedakan. ini jadi kendala buat saya dan dia sampai saat ini yang tidak ada jalan keluarnya.

    • Fitri

      Mbak Eva berdoa saja kepada Allah, jika memang kurang baik bagi dunia & akirat semoga dipalingkan dari pria tersebut. Insya Allah nanti akan mendapat ganti yang jauh lebih baik. Sebaiknya pria tersebut diajak komunikasi dulu, apakah dia bersedia meninggalkan organisasinya tidak. Ini penting untuk kedepannya, jika tidak diperjelas nanti bagaimana akan jadi lebih rumit saat sudah berkeluarga.

    • rie

      mbak eva aq juga sama..
      lantas apa keputusan mbak eva?

  • karyosastro

    pak nurhasan belajar ke saudi arabia, tapi kenapa ulama saudi arabia tidak ada satupun yang bilang diluar imamah saudi arabia adalah kafir, malahan ulama saudi arabia adalah yang paling gencar memerangi jamaah takfiri. jamaah 354 memang baik bermuamalah dengan masyarakat karena memang ada kebijakan 'politik citra' yang bernama budi-luhur, tapi di ranah syariat jamaah 354 akan kelihatan takfirinya, di ranah syariat jamaah 354 memperlakukan hum ( orang non jamaah 354) sebagai orang kafir

  • iqa

    Saya juga mantan anggota ldii, ortu saya pengurus. Saya ngaji dari ikut cabe rawit, generus, cai dll. Waktu saya smp, saya sudah ngerasa ada yg kurang pas dengan jiwa saya diantaranya mengkafirkan orang luar, tapi karena ortu saya saklek dan dicuci otak higga saya tamat s1 saya masih ikut organisasi ini. Waktu kasus marioso, saya hampir ikut nyetor karena dirayu2 mubaleg 4s, kebetulan ato gak, bni tutup jam 4 dan besoknya saya harus ke luar kota, padahal dalam hati saya selalu. Bilang "jangan" *saya anak indigo dan saya tau kalo saya indigo tahun 2009 setelah konsul dengan psyciater, karena didikan ldii yang ayah saya yang keras mengatakan "tdk ada yg bs liat jin" jadi apapun yg saya lhat dari kecil saya anggap sbg halusinasi. Saya nangis waktu melihat penipuan marioso, bnyk org susah ditipu hingga utuk makanpun harus jual rice cooker. Saya marah sekali, tidak ada keadlan di sini. Masalah lagi ktika ayah saya wayuh bitonah degan orang luar yg masuk ldii seteah kawin, anehnya smua pegurus mendukung perbuatan ayah saya. Saya mungkin skrg dibilng murtad dan berhak dibunuh seperti pengajian yg dulu saya ikuti hahahahaha ayah saya juga mungkin gak mengakui saya sbg anaknya. Tapi saya mendapat damai, saya keluar bukan karena ldii salah degan mencari perbandingan hadis, tapi hati nurani saya yang berontak, nilai kemanusiaan saya yang bicara. Setelah saya kuliah S2, saya baru ngerti ngaji 3x seminggu itu termasuk cuci otak. Saya belajar tentang kemanusiaan, filsafat, psycology dll. Saya ingin tanya apakah ke kuburan itu dilarang untuk wanita? Ini aturannya ldii. Karena saya ngin skali ke kuburan nenek saya.

    • Fitri

      Saya ajungin jempol untuk mbak Iqa, yang sudah bersikap tegas meski dengan ortu sendiri. Memang benar untuk urusan akidah kita tidak boleh main-main. Hidayah datang ke mbak saat bergaul dengan orang luar, dengan melihat sikap ayah yang kurang terpuji. Tetapi tetap berdoa terus, mungkin dengan menikah ke-2 yg orang luar bisa menyadarkan ortu anda.

    • satyo

      lhu ketipu berapa rupanya…?

  • dhabi

    Wahai saudara kami semua, beribadah adalah keyakinan seorang hamba dengan Sang Penciptanya. Sebagai muslim bagi kami, siapapun selagi masih bersandar pada Allah dan Rasulnya adalah saudara. Jangan sampai menjadi fitnah diantara kita, yang bersorak adalah amarah nafsu, syetan yang membawa kehancuran.

  • http://www.duta4future.co.id Darusalam

    Yang jelas jamaah yg hijrah jumlahnya blm seberapa dibanding yg istiqomah. Lebih banyak org yang menjadi lebih baik agamanya setelah msk ldii. Cuma mrk gak mau komen ngurusi yg ky gini.

  • AHH GIEL

    saudara-2 yg masih ada di lingkungan ldii …. tolong …. dengarlah apa yg di sampaikan oleh Ustd. Bambang Irawan (salah satu penyokong IJ bersama P Nurhasyim dll ), sekarang beliau tobat dan telah menjelaskan alasan mengapa beliau keluar dari IJ …………….. anda sangat merugi kalau masih di lingkungan ldii ……… semoga Allah swt memberikan peyunjuk yg terang bagi kita semua … amin 3X …

  • atau

    Numpang Lewat, jangan lewatkan web ini hai umat islam Web http://salafyindonesia.wordpress.com/

  • abdul salam

    Kita beribadah, kalau Sdr Rik Rik memang merasa benar Islam nya, saya pikir ya beribadah saja menurut keyakinan.Kalau menyatakan Orang LDII itu sesat, Saya pikir Sdr Rik Rik sama saja, berarti sukanya mengkafir2 kan orang Islam lain.Lalu apa bedanya? Orang Islam itu Rohmatal lil a'lamiin.Beribadahlah sesuai Qur'an dan Haditsnya.

    • Sondang

      Pak, kalau orang LDII menganggap kafir orang2 di luar kelompoknya, berarti boleh dong org diluar LDII manganggap orang LDII kafir.

  • ibnu qoyyim

    afwan numpang amal sholih

    untuk yang peduli dan igin tahu dengan 354 ada apa

    bisa mampir di http://www.waspada354.blogspot.com.Ajzk

  • Myamin

    Sy punya tetangga, sklrg masuk LDII, bahkan bs dibilang klrg, jg tempat sy mengaji wkt kecil, skrg semua tinggal di kediri, mgkn pusat LDII Kediri. salah satu klrgnya pernah temui sy, mgkn niatnya mau mengajak sy, tp sy sempat diskusi, dr hasil diskusi sy berkesimpulan memang faham LDII ini sangat tdk masuk akal khususnya bagi org yg sudah faham Islam, tp jikalau faham ini masuk kpd org yg belum faham Islam tentunya bs berpengaruh. jd pesan sy kepada seluruh umat Islam, Fahamilah Islam maka InsyaAllah kita tdk akan mudah masuk dlm faham sesat. ciri aliran sesat adl mereka menutup diri terhadap org2 yang sdh memahami Islam, dan itu memang sudah dianjurkan oleh Gurunya/Imamnya. jadi memang disesatkan oleh Imamnya. kepada saudara2ku yg masuk ke aliran2 sesat jangan menutup diri utk belajar diluar kelompok anda sendiri, perbanyaklah guru, jgn langsung percaya pd satu-dua guru, kata Nabi SWA, Belajarlah hingga ke Negeri China.

    • Fitri

      Ada salah satu temen yang ilmu agama ny lumayan, tapi seperti ny dia dihipnotis sehingga bisa tertarik ke aliran itu. Jadi ya tetep berdoa saja kita tetep di jalan yg lurus & tidak terseret ke arah mereka.

  • junaidi

    Alhamdulillah, ana bersyukur belum pernah masuk ke LDII, barang siapa yg disesatkan oleh Alloh, maka tdk ada yg dpt memberi petunjuk

  • leo girl

    Alhamdulillah ya robb, setelah sekian lama telah Engkau sadarkan saudara2 kami LDII yang tersesat, semoga Allah memberikan rahmat dan hidayah kepada kita semua.

  • devi

    Waduh,…. Justru aq baru mw masuk LDII krn calon swami q jama'ah LDII.

    Gmn donk,..jd bingung tkut jd tertekan blakanganx,.

    Mohon masukanx di 081259789210

  • http://[email protected] Bagus tisaga

    Pengurus DPP LDII jgn bertaqiyah/menutupi aqidah,mrk adalah penerus IJ yg didirikan oleh Moh.Madigol/Pendiri IJ.Mrk ttp mengkafirkan muslim diluar kelompoknya,zinah jika menikah dgn pasangan yang bukan IJ,dihukumi murtad jika keluar dr IJ,mrk banyak dananya, krn mengambil 1/40 – 1/10 dari rezeki anggotanya, bantahlah kesaksian ini wahai pengurus DPP LDII

  • http://- ARIES

    wahai…tmn2 ku yg masih blm sadar perbyklah blajar…mintalh info2 yg di prlukn….krna mau cpt/lmbt ld2 akn hncr dgn kerajaan nya……

  • http://- ARIES

    menjwb dr bp abu fathon,brbeda ldii dgn sufi ldii idintik dgn huwariz…klu mau dpt info lgkap tanya aja ama ms rik rik aulia rahman tlp.0812 2141 6079.

  • http://- aries

    sy akui pryataan di ats btl ada nya…..krna sy jga warga ldii yg msh aktif…dn byk skali kejanggalan2 yg trjadi…dn sy jga sdh siap2 hijroh dr ldii…slamt tggl tmn2 ldii prbyklah bljar jgn trkukung dgn apa yg ada disitu '' islam itu sdh smpurna….taatlah dgn peraturan alloh dn rosul nya,jgn dgn dalih apapn malah taat kpda manusia.salam buat mas rikrik…dr aries tangerang….

  • abu fathon

    apakah antara LDII sama dengan syi'ah? tolong ya akhi di jawab