SMS Beredar Tentang Gempa dan Ayat

Terjadinya gempa di Sumatra menimbulkan peristiwa-peristiwa yang mengiringinya. Di antaranya beredar SMS (pesan singkat lewat telepon seluler) yang tampaknya beredar luas, karena ada yang sampai bertanya ke radio da’wah. Dalam pembicaraan di masyarakat pun beredar.

Isi SMS:

Asslmu’lkm.SUBHANALLAH. Gempa 1 di Padang tjd pd pkul 17:16. gempa 2 pukul 17:58 dan gempa 3 pukul 08:52 segera lihat AL QUR’AN, cocokan no surat & ayat di atas.

Dari +62853290033xx, 04-10-2009, 21.26

Kalau mendapat SMS seperti itu, perlu diingatkan:

Cara melihat Al-Qur’an, memahaminya, mentadaburinya tidak dengan cara seperti itu. Itu cara dukun ramal yang mencocok-cocokkan saja. Kebetulan dianggap pas,tetapi malah jadi fitnah baru. Karena membuat metode dukun diangkat ke Islam. Maka jangan dilakukan ya!

Ummat Islam hendaknya berhati-hati ketika berbicara mengenai agama, Al-Qur’an, As-Sunnah, Aqidah –Tauhid, Fiqih – hukum-hukum Islam dan hal-hal yang memerlukan pembahasan secara detail, mendalam. Kecuali kalau hanya berbicara tentang hal-hal secara umum, misalnya mengajak: Ayo kita membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah, ayo kita shalat berjama’ah, ayo kita berlaku jujur, adil, tidak menyakiti dan sebagainya yang sifatnya umum belaka.

Kalau sudah bicara hal-hal yang detail atau mendalam, misalnya tentang merujuk ayat Al-Qur’an surat apa ayat berapa maksudnya apa dan sebagainya, kita serahkan kepada ahlinya. Dan ketika kita tidak tahu maka ada suruhan agar bertanya kepada ahli ilmu.

فَاسْأَلُواْ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ ﴿٧﴾

“…maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.” (QS An-Nahl/ 16: 43 dan QS Al-Anbiyaa’/ 21: 7).

Benarlah nasihat yang mengatakan, ber-Islam itu tidak cukup hanya semangat saja, tetapi harus dengan ilmu (agama). Untuk memiliki ilmu (agama) maka harus bersungguh-sungguh menuntut ilmu itu kepada ahlinya.

Di saat kesadaran Ummat Islam relative agak meningkat di antaranya karena diingatkan oleh bencana-bencana, kadang semangat yang lagi meningkat itu terjebak oleh cara-cara pemahaman yang tidak sesuai dengan Islam. Akibatnya, SMS yang sebenarnya menyesatkan karena metodenya dalam cara merujuk kepada Al-Qur’an tidak benar (yakni nomor surat dan ayat dicocokkan dengan jam dan menit terjadinya gempa) itu justru di mana-mana dipegangi orang.

Semoga hal-hal semacam ini dapat dijelaskan oleh para ahlinya, hingga tercegah meratanya ajaran yang tidak benar. (Redaksi nahimunkar.com)

(Dibaca 211 kali, 1 untuk hari ini)