Tabligh Akbar Forum Nahdliyin Caci Maki Ulama, Salafi dan PKS

Tabligh Akbar Forum Nahdliyin Caci Maki Ulama, Salafi dan PKS

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ ».

Dari Abdullah bin Mas’ud, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Mencaci orang muslim adalah kefasikan (kejahatan, keluar dari kebenaran) dan membunuhnya adalah kekufuran. (HR Al-Bukhari dan Muslim).

  • Setelah diawali dengan istighasah, Ketua Umum FOSWAN, Zainal Akifin menyampaikan kata sambutan. Dalam sambutannya, ia menuduh bahwa Salafi Wahabi sudah mencaci Ahlussunnah sejak zaman Rasulullah SAW. (Ini ungkapan aneh yang mengherankan bagi orang yang mengerti).
  • Untuk meyakinkan jamaah Nahdliyin (sebutan untuk orang-orang Nahdlatul Ulama) bahwa raut muka orang Salafi itu tak ada yang enak dilihat, Bukhori Maulana Ketua Lembaga Bahsul Masail FOSWAN (Forum Silaturrahmi Warga Nahdliyin)  tak segan-segan bersumpah atas nama Allah. “Kalau ada orang Salafi kelihatan enak, santun, wajahnya berseri, bertaburan cahaya rahmat Allah SWT, begitu saya lihat ternyata dia Salafi, saya bersumpah demi Allah saat itu juga saya akan menjadi orang Salafi,” tegasnya.
  •  “Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya Majmu’ Fatawa, kalau kita bicara Salafi Wahabi kita musti bicara makhluk ini. Makhluk ini hampir menjadi berhalanya kaum Salafi. Saya berdoa kepada Allah semoga orang-orang Salafi dengar kata-kata saya. Ibnu Taimiyah itu hampir diberhalakan oleh Salafi Wahabi…” kata Bukhari Maulana.
  • Bukan hanya ucapan seperti itu tetapi aneka ucapan pun berloncatan dari mulutnya, entah itu memecah belah Ummat Islam atau tidak, tampaknya tidak difikir.

Inilah berita-beritanya.

***

Melongok Forum Nahdliyin: Parade Caci Maki terhadap Ulama, Salafi dan PKS

BEKASI– Nilai ilmiah dan akademis dalam acara bertajuk bedah buku agama yang digelar warga Nahdlatul Ulama (NU) yang tergabung dalam FOSWAN (Forum Silaturrahmi Warga Nahdliyin) menjadi kabur, karena dikotori hujatan dan caci maki terhadap ulama dan hujatan terhadap sesama Muslim.

Salah satu materi Tabligh Akbar bertema “Ulama Sejagad Menggugat Salafi-Wahabi” di Masjid Nurul Ikhwan Perumnas III Bekasi, Ahad (20/11/2011), adalah bedah buku terbitan FOSWAN.

Dalam pemaparannya, tanpa ta’zhim sedikitpun, Ketua Lembaga Bahsul Masail FOSWAN Drs Muhammad Bukhori Maulana MA menyebut nama-nama ulama besar tanpa rasa hormat sedikitpun. Ia menuding para ulama itu telah diberhalakan oleh kaum Salafi Wahabi.

“Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya Majmu’ Fatawa, kalau kita bicara Salafi Wahabi kita musti bicara makhluk ini. Makhluk ini hampir menjadi berhalanya kaum Salafi. Saya berdoa kepada Allah semoga orang-orang Salafi dengar kata-kata saya. Ibnu Taimiyah itu hampir diberhalakan oleh Salafi Wahabi. Bin Baz hampir diberhalakan atau mungkin sudah jadi berhala oleh Salafi Wahabi. Nashiruddin Albani hampir diberhalakan atau mungkin sudah jadi berhala kaum Salafi Wahabi. Al-Jibrin hampir diberhalakan atau mungkin sudah diberhalakan oleh Salafi Wahabi. Karena kenapa? Karena seluruh pendapat mereka dianggap mutlak benar maka siapa yang berbeda pendapat dengan Albani, Al-Jibrin, Al-Utsaimin, Ibnu Taimiyyah semuanya dianggap sesat dan bid’ah,” ujarnya berapi-api di hadapan ratusan jamaah.

Tak puas mencaci-maki kelompok Salafi, lulusan Pesantren Lirboyo  Kediri ini juga menuding Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai wajah lain kaum Salafi Wahabi yang memberhalakan ulama.

“Kalau saya ditanya, ini kalau ada orang PKS tolong dilaporin sama pengurusnya. PKS dengan Wahabi itu sama nggak? Sama bin sama, bedanya apa? Bedanya setipis jenggot mereka dengan jenggot Salafi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bukhori juga menuding PKS membohongi warga Nahdliyin dengan pura-pura tahlilan dan maulidan jelang Pemilu untuk meraup suara sebanyak-banyaknya. “Kalau mereka tahlilan, bohong! Itu kalau mau Pemilu saja. PKS ngadakan Maulid Nabi juga, kalau Pemilu saja! Jadi siapa yang bodoh kalau milih PKS itu?” jelasnya.

Dengan kutipan-kutipan sarkasme yang konfrontatif sesama Muslim seperti itu, tak jelas di mana nilai ilmiah dan akademisnya. Padahal ‘bahasa menunjukkan bangsa’ dan ‘air beriak tanda tak dalam.’

Sesama muslim seharusnya ruhama au baynahum (saling berkasih sayang), bukan asyidda’ (bersikap keras/garang). Qul khairan aw liyasshmut, ya ustadz. [taz, ahmed widad] (voa-islam.com)  Selasa, 22 Nov 2011

***

Aneh! Forum Nahdliyin Mengais Pendapat Liberal untuk Serang Salafi

Selasa, 22 Nov 2011

BEKASI (voa-islam.com) – Para kiyai Forum Silaturrahmi Warga Nahdliyin (FOSWAN), mengidentifikasi Salafi dari empat penampilan fisik yang harus diboikot warga Nahdlatul Ulama (NU).

Identifikasi ini disampaikan FOSWAN dalam tabligh akbar “Ulama Sejagad Menggugat Salafi-Wahabi” di Masjid Nurul Ikhwan Perumnas III Bekasi, Ahad (20/11/2011).

Ketua Lembaga Bahsul Masail FOSWAN Drs Muhammad Bukhori Maulana MA menyebutkan empat ciri fisik Salafi, yaitu celana cingkrang (tidak isbal), berjenggot tidak rapi, kening berbekas hitam dan wajah yang tidak enak dipandang.

“Jadi ciri Salafi ini, tolong camkan ini: celananya cingkrang, jenggotnya ngga karu-karuan, jidatnya itu hitam kelam, wajahnya tidak enak dipandang,” ujarnya dengan nada meledak-ledak.

Sayangnya, Bukhori Maulana tidak merinci apa bahaya empat identitas itu. Karena memakai celana di atas mata kaki bagi pria adalah sesuai dengan ajaran Rasulullah dalam hadits shahih. Menyalahkan jenggot yang tidak rapi juga seperti menyalahkan takdir Allah, karena hanya Dia yang mampu menentukan bentuk, tipe dan warga jenggot. Membenci kening hitam bekas sujud juga tidak beralasan, karena Muslim yang taat beribadah, wajar jika keningnya terdapat bekas hitam karena sujud  minimal 34 kali dalam shalat wajib, ditambah puluhan bahkan ratusan sujud shalat sunnah sehari semalam. Sungguh aneh jika ada ustadz yang membenci bekas hitam di kening akibat kesungguhan ibadah. Kemudian wajah tak enak dipandang adalah ukuran yang subjektif dan rasialis.

Selain itu, alumus Pesantren Lirboyo Kediri ini juga mengaku dirinya bisa melihat orang-orang Salafi tidak hanya dari fisiknya, tapi dari kontak mata batinnya. “Kalau ada orang Salafi datang ke rumah saya untuk mengelabui saya, potonglah jenggotnya lebih dahulu, oles kepalanya biar ngga keliatan, datang ke rumah saya. Saya tahu itu Salafi karena hati saya langsung nggak enak kalau melihat orang Salafi,” ujarnya.

Lebih jauh lagi, untuk meyakinkan jamaah Nahdiyin bahwa raut muka orang Salafi itu tak ada yang enak dilihat, Bukhori Maulana tak segan-segan bersumpah atas nama Allah. “Kalau ada orang Salafi kelihatan enak, santun, wajahnya berseri, bertaburan cahaya rahmat Allah SWT, begitu saya lihat ternyata dia Salafi. Saya bersumpah demi Allah saat itu juga saya akan menjadi orang Salafi,” tegasnya.

Anehnya, untuk menambah dosis dalam menghajar citra Salafi, Bukhori Maulana mengais pendapat dedengkot liberal Indonesia, mendiang Nurcholis Madjid.

“Professor Doktor Nurkholis Madjid pernah mengatakan Kaum Salafi Wahabi menganggap bahwa kaum Nasrani masih lebih baik dari pada kaum Asy’ariyun. Asy’ariyun itu orang kita, kita semua ini adalah kelompok Asy’ari, masih mendingan orang Nasrani dari pada kita,” terangnya. [taz, ahmed widad]

***

Tragedi Kiyai Nahdliyin Menghujat Salafi dengan Data Palsu & Fitnah!

BEKASI– Kebencian para kiyai Nahdlatul Ulama (NU) yang tergabung dalam FOSWAN (Forum Silaturrahmi Warga Nahdliyin) terhadap Salafiyun sudah sampai di ubun-ubun. Data salah dan fitnah pun ditempuh untuk membleceti citra Salafi sebagai kelompok yang hobi berkelahi sesama Salafi.

Tragisnya, fitnah dan data yang salah itu diumbar secara terbuka di Rumah Allah, dalam acara tabligh akbar “Ulama Sejagad Menggugat Salafi-Wahabi” di Masjid Nurul Ikhwan Perumnas III Bekasi, Ahad (20/11/2011).

Salah satu tokoh Salafi yang paling dibenci kiyai FOSWAM adalah Ustadz Zainal Abidin Lc. Di hadapan ratusan jamaah warga NU, Ketua Lembaga Bahsul Masail FOSWAN, Drs Muhammad Bukhori Maulana MA mengumbar cerita bahwa Ustadz Zainal Abidin pernah dipukuli oleh sesama Ustadz Salafi usai shalat Jum’at, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Zainal Abidin Lc, gembongnya Salafi di Bekasi, bapak-bapak perlu tahu. Zainal Abidin Lc itu pernah punya pengalaman masuk rumah sakit pak. Apakah kena bisul? Tidak! Apakah kena demam berdarah? Tidak! Apakah kena gula? Tidak juga! Dia masuk rumah sakit babak belur dipukuli oleh Salafi juga, itulah akhlak Salafi pak,” paparnya berapi-api.

…Merekayasa data dan fitnah untuk mendiskreditkan kelompok lain adalah perkara yang seratus persen salah dan berbahaya….

Dengan gaya seperti orang bijak, Bukhori Maulana menambahkan bahwa ia sangat prihatin dengan insiden perkelahian fisik itu, karena terjadi pada hari Jum’at usai pengajian. “Yang saya sesalkan harinya hari Jum’at. Habis ngaji turun babak belur masuk Rumah Sakit Mekar Sari. Jadi Salafi versus Salafi,” ujar dosen Perbandingan Mazhab di salah satu kampus di Bekasi ini.

Paparan KH Drs Muhammad Bukhori Maulana MA yang katanya Lulusan S-2 Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Ciputat ini jelas dusta dan fitnah. Berdasarkan data voa-islam.com dari berbagai sumber, insiden cekcok yang dialami Ustadz Zainal Abidin itu bukan terjadi pada hari Jum’at, melainkan hari Ahad tanggal 6 Desember 2009, tepatnya di Masjid Amar Ma’ruf Bulak Kapal Bekasi. Juga tidak ada pemukulan apapun terhadap Ustadz Zainal Abidin dalam insiden tersebut, apalagi sampai babak belur sampai masuk rumah sakit.

…Jika masih beriman kepada Al-Qur’an, bukankah fitnah lebih kejam daripada pembunuhan?…

Entah pikiran apa yang ada di kepala KH Drs Muhammad Bukhori Maulana MA. Menyerang Salafi dengan merekayasa data dan fitnah. Soal bahaya Salafi yang mereka tuduhkan masih perlu diuji ilmiah. Tapi merekayasa data dan fitnah untuk mendiskreditkan kelompok lain, adalah perkara yang seratus persen salah dan berbahaya. Jika masih beriman kepada Al-Qur’an, bukankah fitnah lebih kejam daripada pembunuhan? [taz, ahmed widad] Selasa, 22 Nov 2011(voa-islam.com)

***

Masya Allah!! Warga Nahdiyin Boikot Muslim yang Dituduh ‘Salafi Wahabi’

Selasa, 22 Nov 2011

BEKASI (voa-islam.com) – Maraknya pemurtadan berkedok rentenir dan kristenisasi di Bekasi yang mengincar ribuan siswa SD Negeri dan SD Islam di Bekasi, tak membuat warga Nahdlatul Ulama (NU) yang tergabung dalam FOSWAN (Forum Silaturrahmi Warga Nahdliyin) bertindak. Mereka lebih memfokuskan diri pada khilafiyah internal sesama umat Islam.

Ahad (20/11/2011), warga Nahdliyin Bekasi menggelar tabligh akbar bertema “Ulama Sejagad Menggugat Salafi-Wahabi” di Masjid Nurul Ikhwan Perumnas III Bekasi.

Sesuai undangan yang disebarkan, seharusnya acara tersebut digelar sejak pukul 12.00 WIB, dengan menampilkan tiga pembicara utama: Drs Ansyad Mbai (Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme/BNPT), KH Said Aqil Siradj (Ketua Umum PBNU) dan Drs Muhammad Bukhori Maulana MA (Ketua Lembaga Bahsul Masail FOSWAN).

Namun hingga acara diakhiri, Ansyad Mbai tak nampak hadir dengan berbagai alasan. Sementara Said Aqil Sirajd datang sangat terlambat beberapa jam, baru tiba di lokasi usai shalat ashar.

Sebagai pengisi waktu menunggu datangnya Said Aqil Siradj, maka acara dari zuhur hingga ashar diisi sepenuhnya oleh para ustadz lokal dari FOSWAN.

Setelah diawali dengan istighasah, Ketua Umum FOSWAN, Zainal Akifin menyampaikan kata sambutan. Dalam sambutannya, ia menuduh bahwa Salafi Wahabi sudah mencaci Ahlussunnah sejak zaman Rasulullah SAW.

“Berabad-abad semenjak zaman Rasulullah, sahabat, para tabi’in, para imam, para ulama, para wali, sampai pada detik sore hari ini mereka terus menerus menyebarkan hujatan kepada Ahlus sunnah wal jamaah,” kecamnya di hadapan ratusan jamaah Nahdliyin yang hadir.

Beberapa jamaah yang memahami sejarah, tentu mengernyitkan dahi, karena selama ini tudingan terhadap adanya gerakan Wahabi selalu dinisbatkan kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang baru lahir tahun 1115 H (1701 M). Klaim adanya gerakan Salafi Wahabi pada zaman Rasulullah SAW tentunya membingungkan.

Zainal Akifin juga menuding Salafi Wahabi sebagai gerakan yang  seenaknya memalsukan hadits, mengafirkan orang lain di luar kelompoknya dan menghalalkan darah kaum muslimin. Karenanya, ia menegaskan bahwa warga Nahdliyin harus memboikot dan tidak memberikan toleransi sedikitpun kepada umat Islam yang mereka tuduh sebagai kaum Salafi Wahabi. “Tidak ada kata toleransi kepada mereka, sama seperti mereka tidak ada toleransi kepada kita. Dan tidak ada kata-kata kita bersama dengan mereka karena mereka juga tidak pernah mau bersama dengan kita,” tegasnya.

Usai sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan bedah buku berjudul “Siapa Bilang Cium Tangan Itu Musyrik” terbitan FOSWAN. Dalam prolognya  moderator acara tersebut mengungkapkan bahwa buku ini diterbitkan karena selama ini anak-anak SDIT tidak mau cium tangan karena sudah didoktrin oleh kelompok Salafi Wahabi bahwa cium tangan adalah musyrik.

“Siapa bilang mencium tangan musyrik, kalau kita lihat anak-anak kita terutama yang belajar di SDIT-SDIT itu cium tangannya sudah berubah tetapi cium jidat ini karena hasutan atau pengaruh dari kelompok-kelompok tersebut yang seolah-olah mencium tangan itu musyrik.” ungkapnya.

Sayangnya, moderator sama sekali tidak menyebutkan kasus tersebut terjadi di SDIT mana, dan ustadz siapa yang menghasut itu. Dalam buku “Siapa Bilang Cium Tangan Itu Musyrik” juga tidak menyebutkan data apapun tentang SDIT Salafi Wahabi yang dituding menghasut itu.

Seharusnya, sebagai buku ilmiah, penulis memaparkan siapa yang dibantahnya, dan apa dalil yang dipergunakan lawan. Jika tidak ada data  apapun, lantas berani menyimpulkan kelompok lain menghasut, maka pembaca dan audien malah bertanya-tanya, siapa yang menghasut? Jangan-jangan ada provokator berteriak penghasut! [taz, ahmed widad]

(nahimunkar.com)

  • Suradi Parlan

    makanya kalau rumah anda dari kaca jangan suka lemparin rumah orang tar dilempar balik pade pecah deh,, kritikan dari NU ngga ada apa2nya kalau dibanding wahabi yang mengkafir2kan dan membidah2kan orang , maunya islam ala Saudi apa?

  • heri

    Sesuai namanya Nahdiyot, nahdiyin idiot!

  • hanif

    kok kayak ceramahnya orang syiah ya,,,!ada agenda besar apa ya ? kok orang syiah, orang yahudi dan para antek orientalis yang tergabung dalam aliran SEPILIS serta aliran aliran sesat di indonesia ..bak gayung bersambut,,bak pantun berjawab.. saling bersahutan menebar fitnah….apa karena sudah dekatnya perang besar akhir zaman dan mereka yakin akan memenangkan pertarungannya….Ya ALLOH hancurkanlah ,,,cerai beraikanlah agenda orang orang kafir dan kaum munafiqin…yang akan berbuat makar besar terhadap umat nabimu yang engkau rohmati…kasihanilah kaum muslimin yang masih banyak yang bodoh tentang risalahmu… SESUNGGUHNYA ENGKAULAH SEBAIK BAIK PEMBALAS TIPU DAYA MUSUH MUSUHMU….WAMAKARUU WAMAKARULLOH WALLOHU KHOIRUL MAAKIRIIN

  • Abdurahman Al Bukhor

    Alhamdulillah, apa yang diungkapkan oleh Drs Muhammad Bukhori Maulana MA dalam acara tersebut, semakin membuka mata saya, siapa sesungguhnya yang termasuk ahlul sunah wal jamaah…….yaitu mereka yang melaksanakan apa yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, dan meninggalkan segala ritual ibadah yang tidak pernah sekalipun dicontohkan oleh Rasulullah SAW

  • http://www.kajian.net ibnu taimiyah

    Mereka (NU) mengaku ahlussunnah, pdhl mereka lah ahli bid'ah. Sadarlah. Jgn fanatik.

  • hartoyo

    saya dulu juga ibadahnya spt orang NU walaupun sy bkn NU, tp stlh saya ngaji belajar berdasarkan Al-Qur'an dan hadist sahih saya berubah, sy tinggalkan semua kebiasaan ibadah org Nu yang bid'ah, kalau berita itu benar maka wajar karena mereka telah termakan fitnah orang Yahudi, bahkan telah menjadi corong mereka org yahudi, terutama said agil yang omongannya sering memusuhi Islam

  • ari

    Kenapa menghabiskan banyak energi hanya untuk melemahkan saudara seiman. Fastabiqul Khoirot aja…

  • mahfudil akbar

    duh kyai, ngaji lagi dah biar benar bicaranya

  • yoeds

    apapun bentuk dan warnanya, di hari kiamat nanti tidak ada yang bisa menolong kecuali amal-amal kalian, dalam Al-Qur'an surat yasin Allah berfirman "alyauma nakhtimu 'ala afwahihim watukalimuna aidihim……pada hari itu aku tutup mulut2 mereka dan anggota tubuh bersaksi…Warga NU, Muhamamdiyah, PKS, Salafi dihadapan Allah akan dipertanggungjawabkan berdasarkan amal2 mereka…kebenaran mutlak hanya Allah SWT. siapa yg paling bertakwa itulah yang paling tinggi derajatnya di sisi Allah SWT, so Allahlah yg maha mengetahui….sadarlah wahai saudara-saudaraku semua….

  • dzakwan

    Nu,..sering lah sholat malam ,,dan berdoa lah kepada allah agar di beri kebenaran yg sebenarnya

  • Viktor Sagala

    Bertobatlah !

  • Sondang

    di Indonesia ini, ummat Islam fanatik kepada ulamanya/organisasinya nya bukan kepada agamanya. buktinya kalau seseorang mengkritik tokoh NU pasti warga nahdliyin ribut tp kalau Islam dihina warga nahdliyin diam….. itulah fenomena warga NU

  • http://gravatar.com/heriyatno heriyatno

    yang lebih gaenak lagi orang ga item dahinya pake kopiah putih sorban hijau didalam kereta yang sesak panas sempit2nya ngeracunin orang pake rokok, di deketnya ibu ibu gendong anak berdiri, padahal ada ditempat lain orang dahinya item celaanya cingkrang berdiri ngalah sambil bibirnya terus murojaah alquran,

  • Abu Umar

    subhanallah mengerikan jika benar yg diberitakan di sini. Mana amanah ilmiyah yang jika berbeda pendapat hrsnya didiskusikan. Harusnya disampaikan yg benar jika menurut NU yang benar demikian dengan dali dan penyampaian hasanah. saya sendiri dulu ngaji NU, tapi menurut saya tidak ada ketenangan hati beribadah dg NU yang banyak melakukan hal-hal baru yang tidak dicontohkan Nabi. Maka saya setelah berdiskusi dan banyak berdoa kpd Allah Ta'ala, saya memilih manhaj salaf sebagai pegangan saya dlm beragama. Karena berdalil, sesuai petunjuk Nabi, dan mententramkan hati dan jiwa. Alhamdulillah

  • hary

    Astagfirullah hal adziim, saya dulu adalah ahli bid'ah yang luar biasa taat pada kebid'ahan tersebut. Hingga akhirnya saya meninggalkannya karena tanpa kebid'ahan tsb ternyata hati, jiwa dan pikiran saya lebih tenang, saya beribadah menurut assunnah yang sesuai pandangan sahabat nabi, bukan pandangan golongan atau pribadi. Alhamdullillah, saya bisa lebih ihklas menjalani ibadah. tapi sekarang di dah saya muncul tanda hitam, apakah ini pertanda jelek…? haruskah saya kembali ke ahli bid'ah lagi…?

  • http://buyzithromaxonline24h.com/#17350 refdismBiff
  • oleole

    JANGAN-JANGAN KYAI-KYAI YG HADIR DI ACARA BEDAH BUKU ITU SEMUA (DIAM-DIAM) PENGIKUT SYI'AH.. KARENA DARI CARA MEREKA MENCACI MAKI SESAMA MUSLIM. AWAL NYE SALAFI/WAHABI NANTI MENINGKAT KE ULAMA-ULAMA YG HIDUP NYE 200-300 TAHUN LALU, MNANTI NAIK LAGI MENYERANG ULAMA-ULAMA YG HIDUP NYE 500-700 TAHUN… TRUS MENINGKAT KEPADA TABI'TABI'IN NAIK LAGI DERAJAT NYE KE TABI'IN DAN AKHIR NYE SAMPAI LAH DI KEDUDUKAN PARA SAHABAT-SAHABAT BAGINDA RASUL.S.A.W.. DI SITU BARU KETAUAN KEDOK NYE… PENONTON !!!

  • http://old-nakula.blogspot.com Old Nakula

    Teruntuk Hamba Allah, mudah-mudahan Allah Ta'ala menguatkan hati antum dan memudahkan jalan antum untuk menjelaskan manhaj yang haq kepada saudara-saudara antum semua….amieen

  • http://www.ubaya.ac.id Hamba Alloh

    Saya sejak kecil di didik dlm keluarga fanatik NU,ortu saya memondok kan saya di pesantren salafiyah ala NU selama 14 tahun.Namun setelah saya tahu ilmu agama yg benar,saya memutuskan bahwa selama ini ajaran dan amalan nahdhiyyin banyak yg menyimpang dari ajaran Islam yg benar.Dimana2 selalu ada bid'ah yg dholalah walaupun kata mereka hasanah.Setelah saya lulus kulliyatul mu'allimin saya sampai sekarang berjuang untuk meluruskan ajaran2 NU yg penuh kesesatan agar menuju ajaran Islam yg benar sesuai dgn shirootol mustaqiim.Namun dlm perjuangan saya selalu ada halangan dan ganjalan,di mana saya di cap sbg malin kundang yg terpengaruh aliran sesat lah gini lah .Namun saya tetep istiqomah untuk menyadarkan warga nahdhiyyin dari kekeliruan keyakinan mereka sampai kapanpun dan di manapun.Kesesatan meminta kpd ahli kubur,tawassul kepada habib wali qutub,wali abdal wong samar,memuji memuja Nabi Muhammad dgn berlebihan dan meminta pertolongan kepada nabi meninggalkan Alloh,syair2 yg di baca waktu maulid dll akan coba saya luruskan.Mohon bantuan do'a dari saudara2 ku agar Alloh senantiasa memberikan saya kekuatan lahir dan bathin,Amiin.

    • wanita muslimah

      selamat untuk antum, telah menemukan hidayah. tapi sekarang adik saya malah berdekat2an dengan mereka karena menikah dengan orang yang bekerja di tubuh NU. susah sekali membei penjelasan karena alasan pekerjaan mungkin

    • http://www.facebook.com/abdulmaliktksd Abdul Malik

      Mengutip kata Nabi saw: Bid'ah itu dhalalah (sasat). Sesat itu tempatnya di neraka. Kata orang Nahdhiyyin dan bolonya: Bid'ah itu ada yang hasanah! Jadi bid'ah mah boleh2 aja! Lha? Yang dipakai sebagai patokan kata siapa? Masa kata orang nahdhiyyin? Tidaklah yauW Mana ada dua hal yang berbeda dan bertentangan bisa dicampungadukkan? Mana ada susu bisa nikmat dicampur nila? Mana ada manfaat minum madu bercampur racun? Bego azza kalee! Orang Nahdhiyyin pasti suka baca ayat QS 2: 40/41: Wa laa tastaruu bi ayaati tsamanan qaliilaa…. wa la talbisul haqqa bil batil… dst. Ya karena ngaji cuma ngaji bibir ngaji mantra, ya bgetulah hasil perolehan pengetahuannya! Cuma bisa mencaci dan mencela!

  • joe

    oh ya, satu lagi.. Alhamdulillah saya menemukan dakwah salafy.. karena hati saya jauh lebih teduh dan bisa lebih rendah diri.. dan satu lagi, sahabat2 salafy saya luar biasa terpelajar, santun, ramah..

  • joe

    Semoga kelak diberikan hidayah sunnah..

  • antiNU

    ini manusia tdk berakhlak semoga Allah mengazabnya krn memfitnah org tanpa dasar…ulama KAMPUNG N KAMPUNGAN!!!!!!!!!!

    • http://www.facebook.com/abdulmaliktksd Abdul Malik

      Emang antum baru tahu? Banyak yang mengaku barisan NU (Nadhatul Ulama; Kebangkitan Ulama), tetapi otaknya buntek, pemikirannya cupet picik! Dia cinta kepada Nabi saw, dia bilang pedoman hidupnya Quran. Sekarang kita balik tanya kepada dia, adakah ajaran Quran dan teladan Nabi saw kayak kelakuan dia? La… La.. La akhi.

  • Langit

    Sudahlah.. Jangan berantem terus.. Malu-maluin, ah. Masalah tafsir itu jangan diperdebatkn. Jangan mencela celananya, jidatnya. Jangan pula, lantas serta merta mencap ibadahnya dengan bid’ah, kurafat..

    Tengoklah mukanya, jangan hanya punggungnya..

  • marhadi

    Wah wah wah… bahaya nih, bukunya Syaikh Idahram (mungkin nama sebenarnya Marhadi, karena blm pernah ada orang yng namanya idahram) anak buah Said Agil Sir…. ketum NU, mungkin tujuannya untuk membikin panas umat Islam terutama NU supaya memusuhi saudaranya yg disebut wahabi. supaya umat semakin bermusuhan, Masya Allah ulama apa nasi ulam sih Said Agil itu. Kita harus berlepas diri dari orang2 semacam Agil itu.

  • satu islam

    INI hanya perwujudan dari berpecah belahnya umat islam… Wong PKS dan salafi juga pecah kok.. Coba tanya boleh nggak ngadain pemilu ??? makanya saya jadi bingung yang salafi itu yang mana ?? Muhammadiyah juga nggak maulid tapi ikut pemilu… Trus HIzbur tahir dan salafi nggak ikut pemilu..tapi he..he..je pecah juga tuh..

    Cukup satu Islam…

  • ISMAN

    ANDA MUSLIM PERCAYA DENGAN ALQURAN DAN SUNNAH? LUPAKAN PERBEDAAN ANTARA SESAMA MUSLIM, ISLAM ITU SATU YAITU ALQURAN , SUNNAH., NABINYA MUHAMMAD SAW, TUHANNYA ALLAH SWT, PUNYA NABI LAIN SETELAH MUHAMMAD ATAU PUNYA KITAB LAIN SELAIN ALQURAN MAKA JANGAN BAWA ISLAM, MUSUH KITA ADALAH SATU SYETAN YANG BERBENTUK JIN DAN MANUSIA. ALQURAN SUDAH RIBUAN TAHUN ADA PAHAM YANG BERTENTANGAN DENGAN ALQURAN BIARPUN UMURNYA SDH RATUSAN TAHUN SIAPAPUN ULAMA ATAU KIYAINYA LUPAKAN AMBILAH ALQURAN BUAT RUJUKAN. OKE MY BROTHER

  • el kindy

    wahai umat islam kita itu satu , islam itu satu, janganlah terpancing dengan perpecahan, persatuan lebih diutamakan dari pada khilafiah.. ketahuilah apabila kita terpancing dengan satu golongan maka MISI yahudi dan nasrani berhasil….. Protokol zionisme mereka sukses menghancurkan umat islam…memecah umat islam indonesia dari dalam. ketahuilah…. sahabat dan para ulama terdahulu berbeda pendapat itu biasa bahkan menjadi rahmat untuk umat. Tuhan kita SAMA Rosul kita SAMA. selama di dalam hatinya terdapat kalimat LAILAHA ILALLAH kita semua SATU tubuh.

  • Tamala

    Fitnah yang menyebutkan kaum salafi hampir mendewakan Ibnu Taimiyah. Jangan kan mau mendewakan , membuat dan memajang photo mahluk hidup saja haram hukumnya bagi Salafi

  • anton

    Apa bedanya mereka dengan Syiah yg membenci sekali Ahlussunnah melihat jenggot, dahi hitam dan celana cingkrang mereka langsung hilang akal atau kesetanan.

  • anton

    Berhala itu sesembahan selain Alloh, dari golongan jin dan manusia dan benda2 lainya, Artinya apabila seseorang lebih memercayai seseorang sampaipun menyelisihi Alloh dan Rosullya maka itulah yg disebut Berhala. Nah siapa kah yg lebih pantas mereka sebut berhala ya mereka sendiri, mereka jadikan Wadah NU dan para pemimpinya berhala. karena mereka ikuti meskipun salah anjuran para pemimpinya daripada Alloh dan Rosulnya.

  • nur imansyah

    ini menunjukkuan betapa rusak akal mereka. Na'udzubillah min dzalik

  • eka tjahjanto

    Saya sejak lahir sudah Islam, saya hanya mengenal kata Islam (tidak pakai kata NU, Muhammadiyah dll) …. dalam Al Qu'an kata Islam tidak pakai embel – embel yang lain ….. kalau dng kelompok Islam yang satu ini (NU) saya tidak pernah mengerti cara berfikirnya yang menurut saya aneh …. lihat saja para tokohnya yang sering memojokkan Islam.

  • abufaris

    betapa hebatnya kyai ini dia merasa lebih hebat dari syaikhul islam ibnu taimiyyah semoga diberi hidayah

  • muchlis

    Betapa bencinya mereka kepada Salafi dan PKS semoga jama'ah ini dibuka hatinya untuk bertobat kepada Allah SWT bahwa yang mereka benci itu adalah saudaranya

    • jefriship

      saya sudah dengar tentang salafi dari habib riziq.saya juga merasa aneh…kok gak enak banget dilihatnya.entahlah….mungkin aku yg awam….

  • http://www.facebook.com suhemi

    begituah para kyai NU & pengikutnya mereka menjadikan NU sebagai agama setelah islam apabila diingatkan ,mereka menjawab dengan EMOSI penuh fanatik HIZBI' apa bila di ajak kepada AL QUR"AN dan SUNAH yg SHAHIH mereka menjawab' kami di NU punya cara tersendiri ,dan celakanya para orang awam mengukur kebenaran agamanya bukan dengan ALQUR'AN&SUNAH ygSHAHIH, yang pentinh apa kata kyaiNU itulah kebenaran'walaupun tidak mencocoki KITABULLAH&SUNNAH RASUL.

  • Murdian Sintana

    kami pernah belajar layaknya mereka (NU), tapi kami memilih jalan shirotol mustaqim jauh dari kebid'ahan insya Alloh, apakah mereka mau belajar bersama2 dg kami disini…

  • toto

    Aneh, kyai NU ini mengatakan memenci orang yang dahinya hitam. Seingat saya salah satu kyai khos NU yaitu almarhum KH Ahmad Sidik dari Jember, Jawa Timur dahinya juga hitam. Padahal KH Ahmad Sidik adalah kyai NU seangkatan dengan almarhum KH Wachid Hasyim. lalu apakah kyai NU itu jg membenci KH Ahmad Sidik yg pernah menjadi Rois Syuriah PBNU ?

    Toto, orang asli jember yg tinggal di Jakarta