Tanggapan atas acara Klarifikasi LDII ke MUI Bogor

Tanggapan atas acara Klarifikasi LDII ke MUI Bogor

ldii

 

Ilustrasi sesatnya LDII, gambar dari dewan dakwah jabar

  • Berikut beberapa kesesatan LDII / Islam Jamaah
  • Daftar kedzholiman Islam Jamaah / LDII terhadap Mantan-mantan LDII
    • Nahimunkar.com mendapat kiriman dari FRIH, tembusan surat mengenai Tanggapan atas acara Klarifikasi LDII ke MUI Bogor. Isi lengkapnya sebagai berikut:

No                    :           29/FRIH/IV/15

Hal                   :           Tanggapan atas acara Klarifikasi LDII ke MUI Bogor

Tanggal           :           15 Jumadil Akhir 1434 / 29 April 2013

Dari                 :           Forum Ruju’ Ilal Haq

Kepada Yth      :           Pimpinan dan Anggota MUI Bogor

BismillaaahirRahmaanirRahiiim,

Assalaamu a’laikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada MUI Bogor atas undangannya sebagai nara sumber dari Tim Ahli MUI Bogor, khususnya mengenai Lembaga Dakwah Islam Indonesia, LDII / Islam Jamaah. Terima Kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berbicara di acara Klarifikasi LDII ke MUI, Selasa 23 April 2013 lalu. Kepada Para Pimpinan MUI Kabupaten dan Kecamatan Bogor serta semua Tokoh Ormas Pembela Islam, semoga Allah membalas dengan balasan yang baik di dunia ini dan di akhirat nanti.

Mohon maaf atas segala kekurangan kami dalam penyampaiannya. Perjuangan kami menyampaikan AlHaq selalu mendapat sabotase dan penjegalan dari berbagai pihak sejak 2010 lalu. Bahkan persaksian kami serta surat resmi kami ke MUI Pusat tidak pernah mendapat jawaban, sejak 2010. Padahal niat kami adalah menjaga akidah Umat Islam yang kami cintai karena Allah.

Forum Ruju’ Ilal Haq  ( FRIH ) adalah wadah / forum komunikasi mantan warga Islam Jamaah. FRIH dibentuk pada tanggal 22 May 2010, di masjid Al I’tisham Jakarta. Kami umumnya telah menjadi  warga dan sekaligus menjadi pengurus Islam Jamaah dalam waktu yang cukup lama, beberapa dari kami bahkan telah lebih dari 30 tahun. Ketika itu kami memiliki jabatan penting dalam “keorganisasian” Islam Jama’ah , diantaranya Wakil Imam pusat, Wakil Imam Daerah, Wakil Imam Desa, dan jabatan lainnya

Islam Jamaah adalah sebuah sekte yang telah dilarang oleh Jaksa Agung Republik Indonesia pada tahun 1971 (SK Jaksa Agung RI No. Kep-089/D.A/10/1971 tanggal 29 Oktober 1971) dan juga telah difatwa sesat oleh MUI. Aliran ini meyakini umat islam yang tidak membaiat imamnya, tidak bergabung dengan jamaahnya, adalah kafir dan pasti wajib masuk neraka. Ajaran Islam Jamaah ini bersumber dari Nurhasan Ubaidah alias Madigol. Islam Jamaah mengklaim telah ada tahun 1941 di Kediri Jawa Timur.

Sejak itu, Nurhasan (mengklaim sebagai Amir Umat Islam yang sah di Indonesia), menjalankan kegiatan menyebarkan ajaran terlarangnya dengan sembunyi-sembunyi. Untuk melancarkan penyebaran ajaran ini, Nurhasan mengajarkan untuk berbohong (Bithonah), menyuap dan lain sebagainya.

Mengingat bahaya besar yang sudah dan akan terus terjadi bagi Akidah Umat Islam, dan keresahan yang terus dapat merusak Kerukunan Umat Islam di Indonesia, serta bahaya laten yang dapat mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia, berikut laporan kami tentang LDII :

  1. Tanggapan terhadap acara 23 April 2013 di Kantor MUI Bogor kemarin :
    1. Mengajak Umat Islam mengusut tuntas kasus Surat Invalid LDII, bahwa Surat Aseli dari MUI tidak bersetempel, namun Surat versi LDII bersetempel. Akibatnya sejak 2006 sampai 2013 ini beberapa anggota LDII aktif sudah menjadi anggota MUI yang sangat bahaya sekali bagi keselamatan akidah Umat Islam di Indonesia
    2. LDII tidak bisa memberikan bukti nyata bahwa mereka sudah meninggalkan ajaran Islam Jamaah.
    3. FRIH mempunya bukti yang sangat kuat diantaranya :
  • Rekaman Suara Aseli Abdullah Syam Ketua Umum LDII di dalam acara Camping Cinta Alam Indonesia 2011, yang masih mengkafirkan Umat Islam selainnya, masih berbaiat dengan Abdul Aziz Sulthon Aulia bin Nurhasan
  • Email percakapan Ahmad Kuntjoro Ketua DPP LDII yang masih aktif dan Erlina di tahun 2012, di percakapan tersebut Ahmad Kuntjoro mengkafirkan Erlina yang keluar dari LDII. Ada juga tuduhan Pemerintah Indonesia tidak mengurusi umat islam dsb
  • Rekaman percakapan Narendra yang minta cerai ke Adam karena perbedaan keyakinan di tahun 2010, setelah Adam keluar dari LDII
  •  Rekaman suara Thoyibun Dai DPP LDII Pusat di tahun 2010, yang masih mengajarkan ajaran Nurhasan dan menyebut yang keluar dari LDII dengan panggilan Murtad
  • Video Testimoni beberapa mantan LDII / Islam jamaah dan saat ini ada ratusan mantan LDII yang bisa bekerjasama dengan Umat Islam untuk memberikan kesaksian dan menjelaskan akidah aseli LDII / Islam Jamaah
  1. Menginformasikan kepada Bapak-bapak Pimpinan MUI Kabupaten dan Kecamatan Bogor serta Ormas-ormas Islam di bogor bahwa LDII adalah Islam Jamaah yang sejak tahun 1941 sampai saat ini masih aktif dan terus menyebarkan ajarannya. Islam Jamaah memiliki Pemerintah Rahasia, persis mengikuti seperti yang dibawa oleh Nurhasan Ubaidah (Negara dalam Negara).

  1. Berikut beberapa kesesatan LDII / Islam Jamaah :
    1. Islam Jamaah mengkafirkan umat islam selainnya,
    2. Menganggap umat islam selain golongannya najis
    3. Tidak boleh belajar agama kecuali dari golongannya
    4. Menikah harus dengan golongannya
    5. Menghalalkan dusta (Bithonah / Taqiyyah) untuk kelancaran penyebaran alirannya.
    6. sekte ini mengklaim belajar dari Ulama Ahlussunnah di Makkah Madinah. Tapi kami mendapat fatwa Ulama Haramain, bahwa itu adalah kedustaan semata. Cek : www.rujuilalhaq.blogspot.com
    7. Wajib setor upeti 10% dari penghasilan bulanan
    8. Wajib menulis surat taubat dan membayar uang tebusan
    9. Sholat Munfarid, sholat berjamaah dengan niat sholat sendiri (supaya dianggap sudah tidak sesat lagi)

 

  1. Berikut daftar kedzholiman Islam Jamaah / LDII terhadap Mantan-mantan LDII :
    1. Dipukul dan dipenjara di pondok pesantrennya,
    2. Diputus nasabnya, tidak diakui keluarga lagi
    3. Diusir dari kampungnya
    4. Diputuskan dari keluarganya
    5. Dipaksa cerai dari pasangannya
    6. Diambil hartanya
    7. Dirusak nama baiknya dengan bermacam-macam tuduhan palsu
    8. Diancam, dicemooh, ditakut-takuti

  1. Islam Jamaah memiliki bermacam-macam topeng / baju untuk mengelabui umat, mereka menggunakan topeng / baju ini dalam rangka menyebarkan ajarannya. Topeng-topeng itu diantaranya adalah :
    1. LDII, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, merupakan kelanjutan dari Lemkari
    2. CAI, Cinta Alam Indonesia, organisasi kepemudaan islam jamaah
    3. ASAD, Persatuan Silat Nasional ‘Persinas’ Asad, pasukan silat islam jamaah
    4. SENKOM, Sentra Komunikasi Mitra Polri, semacam intelnya islam jamaah
    5. Yayasan Wali Barokah, yayasan lain untuk melancarkan acara islam jamaah
    6. Usaha Bersama, semacam koperasinya islam jamaah

  1. Kepada Bapak-bapak Pimpinan MUI Kabupaten dan Kecamatan serta Ormas-ormas Islam Bogor khususnya dan seluruh wilayah NKRI pada umumnya, kami sampaikan bahwa kami siap bekerjasama untuk meluruskan aliran ini karena kami tahu betul seluk beluk dan licinnya permainan mereka. Dan sebagai langkah awalnya kami Menyerahkan DATA yang otentik baik berupa tulisan maupun rekaman suara dan video, untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar masih mengamalkan dan terus menyebarkan ajaran Islam Jamaah yang telah difatwakan sesat oleh MUI dan dilarang oleh Kejaksaan Agung 1971 itu.

  1. Karena tidak mungkin kita sebagai Umat Islam menerima sumpahnya orang yang membolehkan Berdusta / Taqiyyah / Bithonah, maka untuk menuntaskan kasus pendangkalan akidah yang dilakukan oleh para pembela sekte Nurhasan “Islam Jamaah”, yang sekarang memiliki organisasi LDII, Kami siap melakukan Sumpah Mubahalah dengan petinggi LDII / Islam Jamaah, diantaranya :
    1. Abdul Aziz Sulthon Aulia bin Nurhasan ( Imam Islam Jamaah )
    2. Kasmudi Ashidqi ( Wakil Imam Islam Jamaah )
    3. Abdullah Syam ( Ketua Umum LDII Pusat )
    4. Thoyibun ( Dai LDII Pusat )
    5. Ahmad Kuntjoro ( Ketua DPP LDII )
    6. Kholil Bustomi ( Dai Islam Jamaah Pusat )
    7. Aziz Ridwan ( Dai Islam Jamaah Pusat )
    8. Aceng Karimullah ( Dai LDII Pusat )

  1. Kepada tokoh-tokoh ulama, pejabat pemerintah, tokoh-tokoh masyarakat agar tetap istiqomah dalam aqidah dan tugasnya, waspada dan berhati-hati dalam menerima hadiah-hadiah yang disodorkan oleh warga jamaah maupun pengurus LDII, karena hal tersebut bisa jadi sebagai jebakan-jebakan yang dapat menyandera independensi dan kemerdekaan ilmu yang diamanahkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala, sebagaimana Allah telah menyampaikan pernyataannya:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُعْجِبُكَ قَوْلُهُ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيُشْهِدُ اللَّهَ عَلَى مَا فِي قَلْبِهِ وَهُوَ أَلَدُّ الْخِصَامِ (٢٠٤)

204. Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. (Al Baqarah (2):204)

فَلا تُعْجِبْكَ أَمْوَالُهُمْ وَلا أَوْلادُهُمْ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ بِهَا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَتَزْهَقَ أَنْفُسُهُمْ وَهُمْ كَافِرُونَ (٥٥)

55. Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. (At Taubah (9):55)

  1. Bagi para tokoh masyarakat, tokoh ulama, atau tokoh pemerintah yang sudah terlanjur menerima hadiahnya karena ketidak tahuannya selama ini, semoga bisa menyadari diri dan memohon pengampunan kepada Allah SWT, agar tidak diwafatkan oleh Allah dalam keadaan menyesal, seperti Rahib Nasrani atau ulama Yahudi yang bernama Bal’am bin Baura’ yang kisahnya diabadikan dalam Al Qur’an surat Al A’raf : 175-176, yang artinya : “175. Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.  176. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing, yang jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.

 

10.             Kepada warga jamaah LDII, wabil khusus pengurus LDII, kami sarankan dan kami himbau agar sosialisasi paradigma barunya, diarahkan kepada internal jamaahnya, dengan tujuan agar aqidah dan doktrin-doktrin yang diajarkan selama ini dan untuk selanjutnya, tidak lagi menganggap hanya kelompok jamaahnya saja yang dijamin selamat menjadi penghuni surga, kemudian menganggap jamaah kaum muslimin yang di luar jemaahnya sudah pasti menjadi penghuni neraka.

11. Kepada warga jamaah LDII, agar tidak lagi menjadi orang-orang yang da’wahnya untuk kepentingan ashobiyahnya sendiri dan berkeyakinan hanya jamaahnya-lah yang paling benar dan dijamin selamat menjadi penghuni surga, berdasarkan hadits Nabi tentang 73 golongan. Karena hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam yang didakwahkan oleh Rosulullah s.a.w  sebagaimana firman Allah dalam al Qur’an surat An Nahl : 125 yang artinya : “125. Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Demikian juga dalam sabdanya, Rasulullah s.aw menyatakan: “Bukanlah termasuk umatku, yang dakwahnya untuk kepentingan ashobiyah, bukanlah termasuk umatku yang berperang untuk membela ashobiyahnya dan bukan termasuk umatku orang yang mati untuk kepentingan ashobiyah”. (HR. Abu Dawud)

Demikianlah surat permohonan ini kami buat semata-mata karena mencari ridho Allah, berkeinginan menyelamatkan Umat Islam dari kesesatan yang nyata. Dan atas perhatian serta perkenannya, atas nama Pengurus FRIH, Forum Ruju’ Ilal Haq www.rujuilalhaq.blogspot.com kami ucapkan Terima Kasih, Jazaakumullahu khairan.

Barakallaahufiiikum

 

Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Walhamdulillaaahi Rabbil’Aalamiiin

Hormat kami

    SekJen FRIH                                                                         Ketua Umum FRIH

   H. Adam Amrullah, S.T                                                  H. Drs. Budiono

    081232150171                                                                      08128866354

(nahimunkar.com)