Teguran Allah Akibat Memilih Pemimpin Pro Kafir

Teguran Allah Akibat Memilih Pemimpin Pro Kafir
  • Dalam Setahun Jokowi-Ahok Memimpin DKI Jakarta Seribu Rumah Kebakaran
  • Belum pernah dalam Sejarah
  • Al-Qur’an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin 

{لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ} [آل عمران: 28]

“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi Wali (Pemimpin / Pelindung) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian,  niscaya lepaslah ia dari pertolongan Alloh,  kecuali karena (siasat) memelihara  diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Alloh memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Alloh kembali(mu).” (QS. 3. Aali ‘Imraan : 28).

(Jakarta) Duet Joko Widodo-Basuki T Purnama memimpin DKI Jakarta sudah genap satu tahun. Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menilai kepemimpinan Jokowi di Ibu kota belum menghasilkan banyak prestasi. Seperti soal kebakaran, 1000 rumah terbakar selama setahun Jokowi memimpin.

“Apa yang dilakukan Pak Jokowi biarlah rakyat yang menilai, tetapi media dan semua harus obyektif, bagaimana Jokowi memimpin dan apa yang terjadi sekarang.

Yang pokok itu kemacetan, kebakaran, dan 1.000 rumah terbakar. Belum pernah loh 1000 rumah terbakar,” ujar Nurhayati di lapangan futsal Samba, Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan, Sabtu (19/10/2013).

Nurhayati lalu membandingkan dengan periode Fauzi Bowo, calon gubernur yang diusung PD pada Pilgub DKI 2012 lalu. Masa pemerintahan Fauzi Bowo, jumlah rumah terbakar menurutnya tidak sampai 1.000.

“Setahun Jokowi ada 1.000 rumah terbakar, satu lokasi di Kelapa Gading. 1.000 Rumah terbakar, belum ada dalam sejarah, apakah itu lambang prestasi? Fauzi Bowo belum pernah. Dalam sejarah belum ada 1.000 rumah terbakar,” cetusnya.

Dia juga mengatakan apa yang dilakukan Jokowi saat ini sebenarnya hanya melanjutkan kebijakan yang telah dibuat sebelumnya. Kebijakan Pemprov DKi saat ini bukan hal baru.

“Jokowi itu meneruskan, dan Jakarta ini bukan hutan rimba. Jokowi itu datang tinggal melanjutkan,” tuturnya.

“Iyalah, soal pembangunan. Membangun Kota Casablanca dan Jembatan Casablanca, apakah bisa dibikin dalam setahun itu, seperti Jembatan Sambung dan Jembatan Cilandak yang megah, hasil siapa itu? Hasil sebelumnya, Pak Fauzi Bowo. Jangan melupakan jasa-jasa pendahulunya, semua itu hasil dari pendahulunya,” ucap Nurhayati

Sumber berita: m.detik.com, m.sindonews.com

Kesimpulan :

Kita tidak ada urusan sama PD dan FOKE tapi ini kejadian menggambarkan AZAB terjadi dibawah pimpinan JOKOWI dan AHOK lebih PARAH ! Akibat Pak Jokowi doyan berwakilkan orang kristen, dari solo, Jakarta sampai Lenteng Agung! Dan dua masjid yang satu bahkan masjid bersejarah dirobohkan tanpa musyawarah dengan MUI,  Dewan Dakwah, Dewan Masjid, lembaga-lembaga Islam, dan Umat Islam!

Kerusakan disisi Aqidah di antaranya suka dengan pemimpin kafir, dan pro kafir, klenik-klenik perdukunan, memandikan mobil pakai kembang bahkan upacara kemusyrkan yang disebut ruwatan, pro sekuler dan sebagainya yang disandang Jokowi jauh lebih parah dari korupsi. Walau korupsi harus potong tangan juga bagi siapapun pelakunya, tapi Aqidah bisa menyebabkan mudharat yang jauh lebih dahsyat!

Al-Qur’an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin

 

{لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ} [آل عمران: 28]

“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi Wali (Pemimpin / Pelindung) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian,  niscaya lepaslah ia dari pertolongan Alloh,  kecuali karena (siasat) memelihara  diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Alloh memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Alloh kembali(mu).” (QS. 3. Aali ‘Imraan : 28).

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَتُرِيدُونَ أَنْ تَجْعَلُوا لِلَّهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَانًا مُبِينًا} [النساء: 144]

“Hai orang-orang yang beriman,  janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi Wali (Pemimpin / Pelindung) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Alloh (untuk menyiksamu) ?” ( QS. 4. An-Nisaa’ : 144).

{ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ} [المائدة: 57]

“Hai orang-orang yang beriman,  janganlah kamu mengambil jadi Pemimpinmu,  orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan,  (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu,  dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Alloh jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.” ( QS. 5. Al-Maa-idah : 57).

 

(Muhammad Faisal/nahimunkar.com)

  • Bang E.J Gie

    Assalamualikum ustadz,,,bukanya kata2 kafir itu berat,,,bukanya definisi kafir itu musuh allah,,org yg secara terang2an menentang allah…dan janji allah, apabila org memanggil hai kafir dan ternyata dia bukan kafir(musuh allah) maka laknat kafir itu jatuh kepada org yg mengeluarkan kata2 itu..jangan merusak mental umat ustadz jangan pula ikut berpolitik jadilah akhlaktulkorima karena sesungguhnya yg kita cari pemimpin yang dicintai rakyatnya..wassalamualikum

  • http://googe Akmal bin Syaikh Hj.

    Salah siapa? Masaka Cina dikasi jadi pemimpin..apa nggak ada lagi orang Indonesia pribumi yang layak. Siapa yang menanam, tentu dia yang akan menuai. Kalau dia Muslim bolehjadi juga. Ini kafir.