Apakah Anda pernah merasakan berbagai gejala asam urat? Asam urat memang menjadi salah satu penyakit yang paling banyak terjadi pada orang lanjut usia. Meskipun sekarang banyak orang dewasa yang masuk ke usia pertengahan juga merasa beberapa gejala asam urat. Asam urat adalah sebuah kondisi penyakit ketika terjadi penumpukan asam urat di dalam tubuh. Asam urat yang paling banyak dalam tubuh sering menyebabkan beberapa gejala tidak nyaman terutama pda bagian kaki atau jempol kaki.

Gejala asam urat sejak awal memang harus mendapatkan perhatian. Asam urat yang tidak dirawat dengan baik bisa menyebabkan asam urat akut. Untuk mengetahui apakah Anda terkena asam urat atau tidak, berikut ini adalah ciri-ciri asam urat yang perlu Anda ketahui.

  1. Nyeri Sendi Kaki

Gejala awal yang paling sering terjadi adalah rasa tidak nyaman pada bagian sendi. Beberapa orang tua sering mengeluh tentang sendi yang tiba-tiba terasa panas dan lemah untuk digerakkan. Terkadang rasa sakit yang muncul terjadi pada malam hari. Rasa nyeri bervariasi dan biasanya orang tua mengatakan terkena rematik. Lewat pemeriksaan darah maka temuan kadar asam urat yang tinggi bisa menyebabkan masalah ini.

  1. Jempol Kaki Sakit

Rasa sakit pada bagian jempol biasanya terjadi pada malam hari. Rasa sakit didefinisikan sebagai perasaan tidak nyaman pada jempol kaki. Terkadang hal ini bisa membuat penderita tidak bisa tidur, mudah emosi, tidak bisa menggerakkan jempol kaki dan merasa tubuh menjadi sangat lemah. Namun untuk memastikan apakah asam urat tinggi atau tidak maka hanya bisa dilakukan lewat pemeriksaan kadar asam urat dalam darah.

  1. Perasaan Kaki Terbakar

Perasaan kaki yang tiba-tiba terasa sangat panas bisa terjadi karena kadar asam urat yang sangat tinggi dalam darah. Rasa panas bisa terjadi mulai dari jempol kaki, kemudian menyebar ke semua bagian. Terkadang karena rasa sakit dan panas seperti terbakar membuat penderita tidak bisa mendapatkan istirahat yang cukup. Rasa sakit seperti terbakar terkadang hanya muncul selama beberapa saat saja, dan terkadang juga sangat sering.

  1. Jaringan Mengeras pada Sendi

Bagi orang yang sudah terbiasa mengalami gejala asam urat yang tinggi maka juga harus memperhatikan kondisi sendi tubuh. Beberapa gejala lanjutan yang harus diperhatikan adalah seperti bagian sendi yang terasa sakit menjadi lebih kaku . Setelah itu muncul rasa kaku dan sulit digerakkan pada sendi. Jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka bisa menyebabkan sendi mati rasa sehingga berpotensi kelumpuhan.

  1. Persendian Bengkak

Persendian bengkak karena terjadi penumpukan asam urat dibagian sendi. Asam urat yang menumpuk pada aliran darah terbawa hingga ke bagian sendi. Namun gejala sendi yang bengkak biasanya terjadi setelah serangan asam urat sering terjadi. Orang lanjut usia yang memiliki beberapa penyakit lain seperti kadar gula darah yang tinggi biasanya menunjukkan gejala ini.

  1. Kemerahan pada Sendi

Rasa terbakar pada bagian persendian bisa menyebabkan sendi terlihat seperti kemerahan. Biasanya ini termasuk gejala yang sangat komplek. Sendi bengkak, sendi kaku dan kemerahan pada sendi menjadi indikasi asam urat yang sangat tinggi dalam tubuh. Biasanya gejala ini memang tidak sering diperhatikan, namun ketika rasa panas terus menerus terjadi maka sendi maka biasanya baru terlihat.

  1. Tidak Bisa Bergerak dengan Bebas

Karena sendi yang bermasalah akibat penumpukan asam urat atau kristal asam urat maka sendi lama-kelamaan tidak bisa digerakkan dengan bebas. Rasa sendi yang tidak bisa bergerak bebas biasanya terjadi pada bagian kaki. Kemudian jika sudah cukup berat maka bisa menyebar ke sendi lain seperti pada pergelangan tangan dan jari-jari kaki.

  1. Sendi Tidak Bisa Digerakkan

Setelah sendi tidak bisa bergerak dengan bebas, maka perawatan sangat diperlukan untuk mengendalikan kadar asam urat. Ketika perawatan tidak dilakukan dengan baik maka bisa menyebabkan sendi yang sebelumnya masih bisa digerakkan akan sulit untuk digerakkan. Potensi kelumpuhan tetap bisa terjadi jika kondisi ini sudah terlanjur terjadi.

  1. Sendi Terasa Sangat Gatal/Bersisik

Sendi yang terasa panas terkadang juga disertai dengan permukaan atau jaringan kulit yang bersisik, kemerahan dan gatal. Ini termasuk gejala awal yang paling sering tidak diperhatikan. Ketika kulit sendi sudah mengeras maka kadar asam urat harus dikendalikan. Jika tidak maka gejala bisa menjadi lebih buruk dan bisa menyebar ke bagian sendi di sekitarnya.

  1. Sendi Tidak Nyaman

Rasa sendi yang tidak nyaman biasanya terjadi pada siang dan malam hari setelah beberapa gejala lain sudah terjadi. Orang yang terkena gejala ini mungkin akan merasa semua bagian pergelangan kaki dan tangan sama sekali tidak nyaman untuk digerakkan. Perasaan ini akan bertahan selama lebih dari tiga hari dalam satu kali serangan. Tapi kemudian sendi akan terasa sangat normal seperti tidak pernah sakit.

Kapan Ciri-Ciri Asam Urat Muncul?

Biasanya gejala asam urat yang tinggi muncul sewaktu-waktu. Namun biasanya gejala yang paling sering terjadi pada malam hari, antara tiga hingga sebelas hari. Setelah itu dengan perawatan yang tepat maka gejala akan hilang sendiri dan Anda merasa sangat normal. Tapi hampir semua orang yang sudah pernah mendapatkan serangan asam urat yang tinggi berpotensi untuk mengalaminya lagi. Perawatan yang tidak tepat justru bisa menyebabkan gejala akan lebih sering muncul.

Bagaimana Proses Pembentukan Asam Urat dalam Tubuh?

Ketika tubuh menyerap berbagai jenis nutrisi pada bahan makanan yang disebut dengan purin, maka zat ini bisa rusak dalam tubuh. Purin akan menyebabkan pembentukan asam urat yang larut dalam darah. Seharusnya asam urat yang terbentuk dalam tubuh keluar dari tubuh setelah melewati ginjal dan keluar bersama dengan urin. Namun ketika ada banyak asam urat yang terbentuk dalam tubuh dan kemudian ginjal tidak sepenuhnya menyaring semua maka asam urat akan terbentuk dalam aliran darah. Semakin banyak asam urat yang dihasilkan maka bisa menyebabkan kristal asam urat terbentuk dalam jaringan sendi. Hal inilah yang menyebabkan sendi akan lebih terasa sakit.

Penyebab Asam Urat

  1. Pola makan yang buruk bisa menyebabkan potensi terkena penyakit tingginya asam urat. Tapi kondisi ini bisa terjadi jika Anda terlalu sering mengkonsumsi:
  1. Anda memiliki berat badan berlebihan yang bisa menyebabkan kadar asam urat sangat tinggi. Hal ini disebabkan ketika ginjal tidak bisa menyaring semua racun dalam tubuh termasuk purin yang berasal dari makanan dan minuman.
  2. Anda menderita beberapa penyakit tertentu dalam jangka panjang yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat, atau perawatan yang tidak memberikan hasil yang maksimal. Beberapa penyakit ini adalah seperti:
  1. Penggunaan obat tertentu yang digunakan dalam jangka waktu yang panjang seperti: obat untuk menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi, dan berbagai jenis obat untuk mengatasi kondisi kronis akibat tranplantasi jantung, ginjal dan organ lain.
  2. Anda memiliki garis keluarga atau keturunan yang memang sudah menderita penyakit asam urat tinggi dan beberapa penyakit lain seperti ginjal dan jantung.
  1. Lelaki yang masuk ke usia pertengahan antara 30 hingga 55 tahun dimana kadar urat dalam tubuh memang mengalami kenaikan secara drastis.
  2. Wanita yang sudah masuk ke dalam tahap menopause dimana tubuh memang memproduksi asam urat dalam jumlah yang sangat tinggi.
  3. Anda memang sudah memiliki kadar asam urat tinggi dalam beberapa waktu yang lalu. Kondisi ini biasanya akan terjadi secara berulang karena penggunaan obat hanya bersifat mengendalikan saja. Untuk mencegahnya maka harus melakukan diet khusus dengan konsumsi makanan yang rendah purin.

Cara Mengobati Asam Urat Tinggi Secara Alami

Berikut ini adalah perawatan asam urat tinggi secara alami, karena ini cara yang sangat alami maka hasilnya berbeda-beda untuk setiap penderita asam urat tinggi.

  1. Cuka Sari Apel + Madu

Suka sari apel memang salah satu obat alternatif yang sangat manjur. Cuka sari apel mengandung vitamin C tinggi yang bisa mencegah peradangan termasuk peradangan karena asam urat yang cukup tinggi dalam tubuh. Caranya adalah minum segelas air hangat yang sudah dicampur dengan satu sendok cuka sari apel dan satu sendok madu. Bahan alami ini akan mengatasi asam urat tinggi karena kandungan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh.

  1. Campuran Baking Soda

Jika Anda tidak memiliki penyakit tekanan darah tinggi maka bisa menggunakan baking soda untuk mengobati asam urat. Baking soda bisa bekerja untuk menurunkan asam urat dalam tubuh dengan cara meringankan rasa sakit. Setelah diminum secara aktif maka bisa menghilangkan asam urat yang terlalu tinggi. Caranya adalah dengan cara mencampurkan sepucuk sendok teh baking soda ke dalam air hangat. Lakukan terapi ini selama 14 hari dan minum tiga hingga empat kali dalam sehari. Banyak orang yang sudah sembuh dengan perawatan ini.

  1. Minuman Jahe

Jahe adalah bahan yang sangat alami untuk mengatasi masalah peradangan dalam tubuh. Peradangan karena asam urat sering menyebabkan rasa sakit pada persendian. Jahe tidak hanya menyembuhkan asam urat tapi juga bisa membuat tubuh menjadi lebih hangat. Caranya adalah dengan mencampurkan seruas potong jahe ke dalam air panas. Anda bisa merebusnya atau langsung meminumnya. Khasiat jahe juga akan tetap sama untuk jenis minuman serbuk jahe.

  1. Jus Lemon

Semua jenis buah yang mengandung vitamin C sangat baik untuk menurunkan resiko peradangan akibat asam urat yang tinggi. Salah satu buah yang bisa menurunkan asam urat adalah jus lemon. Lemon tidak hanya mengandung vitamin C tapi juga bisa mengandung senyawa yang bisa mengalahkan jaringan yang rusak akibat asam urat tinggi. Caranya adalah dengan membuat jus lemon murni tanpa tambahan gula. Bagi Anda yang memang menderita penyakit maag maka harus waspada jika kambuh karena minum jus lemon.

Aturan Sehat untuk Penderita Asam Urat

  1. Kurangi jumlah kalori dalam makanan Anda untuk menjaga berat badan. Berat badan tidak hanya buruk untuk kesehatan tapi juga bisa membuat sendi menjadi stress.
  2. Selalu konsumsi berbagai jenis buah, sayuran, biji-bijian yang memiliki kandungan karbohidrat komplek yang lebih tinggi sehingga bisa mengurangi resiko obesitas.
  3. Hindari semua jenis makanan yang mengandung bahan pemanis dan penambah rasa makanan seperti permen, makanan cepat saji, minuman manis dan minuman bersoda.
  4. Selalu minum air dalam jumlah yang cukup setidaknya 3 liter per hari. Air dipercaya bisa mencegah asam urat yang menumpuk dalam jaringan.
  5. Hindari semua jenis makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging merah, produk unggas, dan semua produk susu. Anda hanya bisa mengkonsumsinya selama beberapa kali saja.
  6. Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat purin tinggi ternyata tidak menyebabkan serangan asam urat. Jadi Anda bisa makan sayuran seperti kembang kol, brokoli, asparagus, bayam, kacang polong dan jamur.
  7. Hindari semua jenis makanan yang diolah dari jeroan unggas dan sapi. Jeroan mengandung purin yang sangat tinggi sehingga bisa menyebabkan serangan asam urat berulang.
  8. Hindari terlalu sering mengkonsumsi makanan laut yang banyak mengandung zat purin seperti ikan teri, sarden, kerang, ikan tuna, makarel. Lebih baik jika Anda mengkonsumsi ikan salmon.
  9. Hindari semua jenis minuman yang mengandung alkohol karena alkohol bisa meningkatkan asam urat dalam tubuh.
  10. Hindari minum kopi berlebihan karena bisa memicu asam urat. Namun minum kopi satu cangkir atau kurang dari itu perhari juga bisa menurunkan resiko asam urat.

Jadi semua orang memang bisa terkena asam urat tinggi. Satu-satunya cara untuk mengurangi potensi terkena asam urat adalah melakukan pola diet dan memilih makanan yang sehat untuk sehari-hari.

Sumber: halosehat.com

(nahimunkar.com)