Pesantren Al-Irsyad Tengaran Salatiga Juara I Tingkat Nasional, dan Juara II Lomba Hafalan Hadits Tingkat ASEAN

مسابقة الأمير سلطان لحفظ القرآن والسنة لدول جنوب شرق آسيا

Ditulis oleh : Admin

Tanggal Publish : 31 Desember 2009

Alhamdulillah segala puji bagi Allah atas segala limpahan ni’mat-Nya. Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran Salatiga Jawa Tengah Indonesia lagi-lagi mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah dalam mewakili perlombaan Hifdzul (Hafalan) Hadist tingkat ASEAN (Asia Tenggara).

Setelah berhasil menjadi juara I (satu) dalam perlombaan hadist tingkat Nasional, Arif Maulana santri Pesantren Islam Al-Irsyad dari jenjang I’dad Mu’allimin (Madrasah Aliyah) pada tanggal 27 Desember 2009 mewakili Pemerintah Indonesia dalam perlombaan hadist tingkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Kantor Atase Agama Kedutaan Besar Saudi Arabia di Indonesia bekerjasama dengan Departemen Agama Republik Indonesia yang bertempat di Masjid Attauhid Arif Rahman Hakim UI (Universitas Indonesia) Jakarta.

Peserta musabaqoh (perlombaan) tahun ini terdiri atas 115 peserta dari 11 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Philipna, Thailand, Brunei, Singapura, Kamboja, Myanmar, Tajikistan, Uzbekistan, dan Kazaktan. Dalam musabaqoh kali ini diperlombakan beberapa cabang hafalan Al Qur’an dan hadist, lomba hafalan Alquran sendiri terbagi ke dalam empat cabang yaitu kategori 30, 20, 15 dan 10 juz. Sementara untuk hafalan hadits terbagi dalam satu kategori, yaitu kategori 500 hadits dimana 100 hadits dengan sanad dan 400 hadits tanpa sanad.

Musabaqoh ini dihadiri tamu kehormatan antara lain DR. Abdurrahman Bin Abdul Aziz Al Sudais, Imam dan Khatib Masjid Haram Makkah Al-Mukarramah, dan DR. Abdul Muhsin Al Qasim, Imam dan Khatib Masjid Nabawi Madinah (Ketua Dewan Juri). Tim Juri berasal dari Panitia Musabaqah Hafalan Alquran Internasional di Makkah Saudi Arabia. Hadir pula dalam acara perlombaan tersebut beberapa negara perwakilan dari lembaga-lembaga Islam di Hongkong, Korea Selatan, China, Timor Leste, dan Suriname.

Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan ni’mat-Nya, bahwasanya akhuna Arif Maulana santri Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran dalam perlombaan tingkat ASEAN tersebut berhasil menjadi juara 2 kategori hafalan 500 hadist. Atas keberhasilannya ini, Arif Maulana berhak mendapatkan kesempatan berhaji gratis serta mendapatkan sejumlah uang. Alhamdulillah, semoga Allah memperbanyak orang-orang seperti Arif Maulana atas usahanya dalam menjaga hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Secara khusus, Pesantren mengucapkan selamat atas keberhasilan akhuna Arif Maulana dalam perlombaan ini. Semoga Allah menjadikan ilmu antum bermanfaat bagi Islam dan kaum muslimin di dunia dan akhirat. Amiin.

http://www.pesantrenalirsyad.org/berita/detil/13

Berita tentang penyelenggaraan MHQH sebagai berikut:

Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadits Tingkat ASEAN

By Republika Newsroom

Sabtu, 26 Desember 2009 pukul 17:13:00

JAKARTA–Departemen Agama, bekerjasama dengan Kantor Atase Agama Kedutaan Besar Saudi Arabia di Indonesia kembali menggelar perlombaan Musabaqoh Hafalan Al-Qur’an dan Hadist Tahunan “Amir Sulthan Bin Abdul Aziz Alu Suud TINGKAT ASEAN” untuk yang ketiga kalinya.

Acara tersebut akan diselenggarakan di Masjid At-Tauhid Arief Rahman Hakim Universitas Indonesia, Jl. Salemba Raya, Jakarta, pada tanggal 9 sampai 11 Muharram 1430 H atau 26 sapai 28 Desember 2009. Peserta musabaqoh tersebut terdiri atas 115 peserta dari 11 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Philipna, Thailand, Brunei, singapura, Kamboja, Myanmar, Tajikistan,Uzbekistan, dan Kazaktan.

Lomba hafalan Al-Quran sendiri terbagi kedalam lima cabang, yaitu kategori 30, 20, 15 dan 10 juz. Sementara untuk hafalam hadits terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori 300 hadits dengan sanad dan kategori 500 hadits tanpa sanad.

“Tujuan acara itu salah satunya memberikan dorongan dan motivasi kepada generasi muslim di negara-negara Asia Tenggara untuk membaca dan menghafal al Qur’an secara tartil dan tajwid serta menghafal Hadits,” ujar Sobahussurur, panitia Lomba Musabaqoh Asean, Sabtu (26/12).

Selain itu, diharapkan memperkuat ikatan antara generasi baru muslim dengan al Qur’an dan Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengikuti serta berakhlaq dengan keduanya. Tentunya juga untuk memperkuat tali ikatan persaudaraan di antara umat Islam di negara-negara Asean.

Acara tersebut akan dihadiri tamu kehormatan antara lain DR. Abdurrahman Bin Abdul Aziz Al Sudais, Imam dan Khatib Masjid Haram Makkah. dan DR. Abdul Muhsin Al Qasim, Imam dan Khatib Masjid Nabawi Madinah (Ketua Dewan Juri). Tim Juri berasal pun dari Panitia Musabaqah Hafalan Al Qur’an Internasional di Mekah Saudi Arabia.

“Hadir pula, beberapa negara Perwakilan dari lembaga-lembaga Islam di Hongkong, Korea Selatan, China, Timor Leste, dan Suriname,” ujar Sobahussurur.

Pemenang pertama, kedua dan ketiga dari masing-masing cabang Musabaqah akan mendapatkan hadiah kesempatan untuk beribadah haji gratis. Pemenang cabang pertama, pemenang pertama mendapat hadiah 12.000 Real, pemeanng ekdua 11.500 Real, dan pemenan ketiga 11.000 Real.

Cabang Kedua, pemenang pertama 9000 Real, kedua 8.500 Real, dan ketiga 8.000 Real. Cabang Ketiga pemenang pertama 6000 Real, kedua 5.500 Real, adn ketiga 5.000 Real. Pemenang cabang Keempat, pemenang pertama 3.000 Real, kedua 2.500 Real, dan ketiga 2.000 Real. Pemenang Cabang Kelima, pemenang eprtama 10.000 Real, ekdua 8.000 Real, dan ketiga 6.000 Real. c06/ahi

http://www.republika.co.id/berita/98259/Musabaqah_Hafalan_Al_Quran_dan_Hadits_Tingkat_ASEAN

MHQH Tingkat ASEAN Berjalan Sukses

By Republika Newsroom

Selasa, 29 Desember 2009 pukul 16:10:00

JAKARTA–Musabaqoh Hafalan Alquran dan Hadist (MHQH) berjalan dengan sukses dan meningkat dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya. Ini ditegaskan Panitia Penyelenggara MHQH, Farouk Sanusi dalam perbincangan dengan Republika di Masjid Attauhid Arif Rahman Hakiem UI, tempat penyelenggaraan MHQH, Jakarta Selasa (29/12).

”Alhamdulillah semua berjalan sukses dan lancar tanpa kendala. Bila dilihat dari jumlah pesertanya pun, penyelenggaraan MHQH tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu,” papar Farouk. Ditambahkannya, jika pada penyelenggaraan tahun lalu, sekitar 95 persen pemenang diraih peserta dari Indonesia, untuk tahun ini, banyak pemenang yang berasal dari negara tetangga. Seperti Thailand, Malaysia, dan Berunei Darussalam.

Departemen Agama bekerjasama dengan Kantor Atase Agama Kedutaan Besar Saudi Arabia di Indonesia kembali menggelar perlombaan Musabaqoh Hafalan Alquran dan Hadist Tahunan Amir Sulthan Bin Abdul Aziz Alu Suud Tingkat ASEAN Plus untuk yang ketiga kalinya. ”Selama ini kerjasama antara Indonesia dan Arab Saudi sudah baik sekali dan terus bertambah baik. Indonesia adalah satu-satunya negara di dunia ini oleh mereka untuk menggelar Musabaqoh tingkat internasional ini,” tandas Nasaruddin Umar, Dirjen Bimas Islam Depag.

Menurut Nasaruddin, dengan Musabaqoh ini antara lain diharapkan memperkuat ikatan antara generasi baru muslim dengan Alquran dan Hadits dan mengikuti serta berakhlaq dengan keduanya. ”Tentunya juga untuk memperkuat tali ikatan persaudaraan di antara umat Islam di negara-negara ASEAN dan di dunia internasional,” ungkap Nasaruddin.

Dikatakan Nasaruddin, peserta musabaqoh tersebut terdiri atas 115 peserta dari 11 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Philipna, Thailand, Brunei, singapura, Kamboja, Myanmar, Tajikistan, Uzbekistan, dan Kazaktan.

Lomba hafalan Alquran sendiri terbagi kedalam lima cabang. Yaitu kategori 30, 20, 15 dan 10 juz. Sementara untuk hafalam hadits terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori 100 hadits dengan sanad dan kategori 400 hadits tanpa sanad. Sehingga total adalah 500 hadits

Musabaqoh ini dihadiri tamu kehormatan antara lain DR. Abdurrahman Bin Abdul Aziz Al Sudais, Imam dan Khatib Masjid Haram Makkah. dan DR. Abdul Muhsin Al Qasim, Imam dan Khatib Masjid Nabawi Madinah (Ketua Dewan Juri). Tim Juri berasal pun dari Panitia Musabaqah Hafalan Alquran Internasional di Mekah Saudi Arabia. Hadir pula, beberapa negara Perwakilan dari lembaga-lembaga Islam di Hongkong, Korea Selatan, China, Timor Leste, dan Suriname.

Pmenang pertama, kedua dan ketiga dari masing-masing cabang Musabaqah akan mendapatkan hadiah kesempatan untuk beribadah haji gratis. Juara pertama hafalan 30 juz akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai 12 ribu real. osa/taq

http://www.republika.co.id/berita/98792/MHQH_Tingkat_ASEAN_Berjalan_Sukses

آل الشيخ: مسابقة الأمير سلطان لحفظ القرآن والسنة لدول جنوب شرق آسيا جهد إسلامي جليل

جزيرة – الرياض:

عدّ معالي وزير الشؤون الإسلامية والأوقاف والدعوة والإرشاد الشيخ صالح بن عبدالعزيز آل الشيخ مسابقة الأمير سلطان بن عبدالعزيز آل سعود السنوية لحفظ القرآن الكريم والسنة النبوية لدول جنوب شرق آسيا بأنها جهد إسلامي جليل يلقي العناية الفائقة من سمو ولي العهد – حفظه الله – على نفقته الخاصة ابتغاء ما عند الله من الأجر والمثوبة، ولتشجيع أبناء دول جنوب شرق آسيا في تعلم القرآن الكريم وحفظه.

وقال معالي الوزير الشيخ صالح آل الشيخ – في تصريح له بمناسبة إقامة الدورة الثالثة للمسابقة في المدة من 10-12- محرم 1431هـ إنه بفضل من الله تعالى وتوفيقه، نرى مسابقة الأمير سلطان بن عبدالعزيز آل سعود السنوية لحفظ القرآن الكريم والسنة النبوية لدول جنوب شرق آسيا تبلغ عامها الثالث، وهي تلقى العناية من لدن صاحب السمو الملكي الأمير سلطان بن عبدالعزيز ولي العهد نائب رئيس مجلس الوزراء ووزير الدفاع والطيران, حيث تكفل – حفظه الله – بجوائزها وسائر تكاليفها على نفقة سموه الخاصة ابتغاء ما عند الله فله منا الدعاء بأن يبارك له في ماله وفي عمره، وأن يجزيه خير الجزاء لقاء هذا الدعم السخي لتشجيع أبناء دول جنوب شرق آسيا.

وأكد معاليه أن هذا الدعم المبارك أدى إلى اتساع جو المنافسة الشريفة والأخوة والعلاقة المتينة التي تربط البلدين السعودية وجمهورية إندونيسيا، فهنيئاً لصاحب السمو فيما رسخه في نفوس أبناء المسلمين من مبادئ العناية بهذا القرآن والمسارعة في الخيرات تحقيقاً لقوله تعالى: {وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ} وهنيئاً لإخواننا في إندونيسيا الذين يبذلون قصارى جهدهم للرقي بمستوى المسابقة دعماً وتنظيماً وتطويراً.

http://www.al-jazirah.com/100990/ln51d.htm

(nahimunkar.com)