Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama, memasuki ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang bertempat di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta – (Foto: Inilahcom/Pool/Yuniadhi Agung)


INILAHCOM, Jakarta – Saksi ahli agama kedua Yunahar Ilyas tengah memberikan keterangan kata “aulia” di dalam surat Al-Maidah:51 di sidang kesebelas dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dia menyebut aulia dapat diartikan pemimpin dan dapat juga diartikan sebagai teman setia. Arti kata aulia tergantung pada kalimat.

Pada surat Al-Maidah:51, dari hasil kesimpulannya, kata ‘ulia berarti pemimpin.

“Jika ingin melihat artinya harus dilihat hingga surat Al-Maidah:55, disitu dijelaskan tentang hirarki kepemimpinan kestrukturalan,” kata Ilyas di sidang Ahok, Kementrian Pertanian, Selasa (21/2/2017).

Dia pun membagi arti pemimpin menjadi tiga, yaitu pemimpin struktural, pemimpin kultural dan pemimpin profesional.

“Aulia di ayat 51 dipertegas Al-Maidah:55 pemimpin yang struktural. Pemimpin struktural kalau didemokrasi yang saya pahami pemimpin yang dipilih (rakyat),” ujarnya.

“Kalau Menteri kan pemimpin juga, direktur juga, tapi itu bukan struktural tidak dipilih (rakyat) sehingga tidak ada yang mempermasalahkan (jika non muslim),” tambahnya. [rok]

Sumber : menujudki1.inilah.com

(nahimunkar.com)