Seorang penjual air tebu di Jalan Rajawali, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, mengaku sudah dua kali di datangi para misionaris sekte Yehuwa sembari membagikan Majalah Sadarlah


Saking agresifnya, seorang penjual air tebu di Jalan Rajawali, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, mengaku sudah dua kali di datangi

Hidayatullah.com—Warga Pekanbaru, Riau mengaku resah seminggu ini akibat dugaan penyebaran agama oleh kelompok misionaris dengan cara mendatangi rumah warga.

“Hari Kamis,  09 Desember 2016 siang, sekitar jam 11.30 kami ada dua orang misionaris dari Sekte Yehuwa menjalankan aksinya dengan menyebarkan majalah “Sadarlah” dari pintu ke pintu warga di Jalan Pemudi Gang Ikhsan, Kelurahan Tampan, Kecamata Payungsekaki Kota Pekanbaru,” demikian pengakuan peneliti aliran sesat Rumah Dakwah Riau, Roni Candra hari Jumat (09/12/2016).

Menurut Roni, majalah tersebut dibagikan dari rumah ke rumah oleh dua orang laki-laki dan perempuan. Yang perempuan diperkirakan berumur 60 tahun bernama Ginarsih dan yang laki-laki sekitar 26-30 tahun bernama Iskandar.

“Mereka sangat agresif mengetuk pintu rumah warga dan menawarkan Majalah Sadarlah,” tambahnya.

Kegiatan ini dinilai telah meresahkan warga, apalagi mereka mendatangi rumah seorang Muslim dan menawarkan secara gratis majalah bersangkutan.

Saking agresifnya, seorang penjual air tebu di Jalan Rajawali, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, mengaku sudah dua kali di datangi para misionaris sekte Yehuwa sembari membagikan Majalah Sadarlah, demikian aku Roni.

Sebagaimana diketahui, Majalah Sadarlah diterbitkan oleh  Watchtower Bible and Tract Society of New York. Di dalamnya tercatat, dicetak sebanyak 57.761.000 (Lima puluh tujuh juta tujuh ratus enam puluh satu ribu), diterjemahkan ke 107 bahasa, termasuk di dalamnya bahasa Indonesia dalam sekali terbit.*

Rep: Ahmad

Editor: Cholis Akbar

Sumbr: .hidayatullah.com/Ahad, 11 Desember 2016

(nahimunkar.com)