Pasukan Suriah bersatu (mujahidin Aleppo) menegaskan tidak akan menarik diri dari lingkungan timur Aleppo, dan menekankan akan berjuang membebaskan kota dari tentara rezim Syiah Assad serta sekutunya sampai titik darah terakhir.

“Setiap usulan untuk mengeluarkan faksi perjuangan Suriah di Aleppo tidak akan dapat diterima,” ujar anggota biro politik Nur al Din Al-Zanki, Yasser Al Yousuf, dalam pernyataannya kepada AFP.

Sementara itu juru bicara Tentara Islam, Abu Abdurrahman al-Hamwi mengatakan kepada AFP bahwa mujahidin Aleppo akan melawan penjajah Rusia dan Syiah Iran sampai titik darah penghabisan.

Minggu 4 Desember 2016, tentara rezim Syiah Assad telah mengultimatum kelompok mujahdin Aleppo untuk meninggalkan kota atau bersiap menghadapi kematian akibat memilih mempertahankan kota. (Shorouk/Ram)

Sumber : Eramuslim/ harianislami.com

(nahimunkar.com)