Anand Kreshna Dituding Lakukan Pelecehan Seksual dan Pelecehan Agama

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain melakukan pelecehan seksual Anand juga dituding melakukan pelecehan agama.

Inilah beritanya:

Anand Krishna Ingin Diakui Sebagai Dewa

Kamis, 25 Februari 2010 – 16:12 wib

Siti Ruqoyah – Okezone

JAKARTA – Para korban Anand Krishna mengaku tidak hanya mendapatkan pelecehan secara fisik. Keimanan DM (44), AA (40), dan FD (35) pun sempat diinjak-injak selama menjadi murid tokoh spiritual itu.

Karena itu, mereka lalu memutuskan untuk tidak menjadi murid Anand Krishna lagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain melakukan pelecehan seksual Anand juga dituding melakukan pelecehan agama.

“Di mana Anand menghina agama pengikutnya dan hanya mengakui bahwa dewanya adalah Anand Krishna bukan yang lain,” ujar pengacara para korban, Freddy Alex Damanik dalam jumpa pers di Apartemen Rasuna Said, Tower 2 Lantai 7, Jakarta, Kamis (25/2/2010).

Anand juga dituding mencampuri urusan rumah tangga para korbannya. Dalam setiap kesempatan, mereka diprovokasi agar bercerai dengan pasangannya.

Akibatnya para murid Anand banyak yang bermasalah dengan keluarganya. “Para korban juga diperintahkan agar tidak beradaptasi dengan orang lain,” tandasnya.(ful)

http://news.okezone.com/read/2010/02/25/338/307188/anand-krishna-ingin-diakui-sebagai-dewa

Bukti baru, inilah beritanya:

Pengacara Korban Anand Bawa Bukti Baru

Kamis, 25 Februari 2010 – 15:39 wib
Nina Dwi Antika – Okezone

JAKARTA – Agung Mataut, pengacara Tara Pradita Laksmi yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh Anand Krisna kembali mendatangi Polda Metro Jaya. Agung membawa bukti baru untuk mempidanakan Anand.

Bukti-bukti itu antara lain buku berjudul Penggal Kepalaku, Serahkan Dirimu Kepada Mursyid, beserta beberapa CD ritual yang terdapat gambaran tentang kewajiban menurut kepada guru.

“Kami juga membawa saksi-saksi, literatur, keterangan ahli, dan tiga korban baru berinisial AA, DS, FA,” ujar Agung di kantor Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/2/2010).

Selian itu, Agung membawa bukti tertuilis lain seperti email. “Tapi untuk SMS sayangnya kehapus. Tapi kita akan meminta polisi memunculkan lagi SMS-SMS itu. Secara resmi kami melaporkan lima orang, korban lain masih banyak,” jelas Agung.

Dia yakin bukti-bukti yang dibawanya bisa menguatkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan spiritualis itu. “Upaya Maya Safira (Ketua Yayasan Anand Ashram) membantu kejahatan terhadap Tara,” katanya.

Apakah beberapa ritual di Anan Ashram termasuk pelecehan. “Ya. Mau kita (lembaga itu) ditutup. Di Ciawi saja sudah diawasi Polsek,” pungkasnya.(ded)

http://news.okezone.com/read/2010/02/25/338/307171/338/pengacara-korban-anand-bawa-bukti-baru