Anggota TNI Robohkan Masjid Al Ikhlas Medan Tengah Malam

Tribunnews.com – Rabu, 4 Mei 2011 13:54 WIB

masjid-al-ikhlas01

TRIBUN MEDAN/IRFAN AZMI SILALAHI

Dirobohkan – Reruntuhan material Masjid Al Ikhlas Jalan Timor, Medan, yang dirobohkan oleh pihak Kodam, Rabu (4/5/2011). Setelah dirobohkan, sekeliling bangunan ditutupi oleh seng dan beberapa orang petugas berpakaian preman menjaga lokasi ini.

masjid-al-ikhlas02Masjid Al-Ikhlas di Medan sebelum dirobohkan paksa (si)

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN – Berbagai upaya yang dilakukan Forum Ummat Islam (FUI) Kota Medan untuk mempertahankan agar Masjid Al Ikhlas, Jalan Timor tak dibongkar, akhirnya kandas.

Masjid tersebut ternyata telah dirobohkan Rabu (3/5/2011), sekitar pukul 01.00 dini hari oleh puluhan personel Kodam I/Bukit Barisan.

Sekretaris Umum FUI Kota Medan, Indra Tanjung mengaku baru mengetahui informasi bahwa masjid tersebut telah dirobohkan sekitar Pukul 04.00 pagi.

Pasalnya, menurut Indra, yang ditemui Tribun-medan.com (Tribunews.com Netwotk), Rabu (4/5/2011) pagi, sebanyak 18 anggota FUI yang berjaga-jaga di masjid tersebut ditangkap dan diamankan ke Mapolresta Medan dan handphonenya disita.

Kemudian puluhan personel Kodam I/BB merobohkan masjid. Upaya itu bahkan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.

Sekitar Pukul 03.30, ke-18 anggota FUI tersebut baru dilepaskan. Saat itu mereka menyaksikan masjid sudah rata dengan tanah.

Kejadian itu selanjutnya diberitahukan ke seluruh pengurus dan anggota bahwa Masjid Al Ikhlas sudah dirobohkan.

Dan, sekitar pukul 11.00 siang tadi, FUI Kota Medan menggelar konferensi pers mengecam perobohan masjid tersebut.

Editor: Anwar Sadat Guna   |  Sumber: Tribun Medan, Laporan Wartawan Tribun Medan, Arifin Al Alamudi

Sementara itu kronologi kejadian diberitakan sebagai berikut:

Masjid Al-Ikhlas Medan Dibongkar Sejumlah Orang Tak Dikenal

Medan (SI ONLINE) – Sekelompok orang tak dikenal pada Rabu dini hari (4/5/2011) membongkar Masjid Al-Ikhlas di Jalan Timor Medan, Sumatra Utara. Masjid tersebut merupakan tempat ibadah bekas markas Detasemen Perhubungan Komando Daerah Militer I Bukit Barisan.

Ketua II Bidang Data dan Komunikasi Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Utara, Affan Lubis, menjelaskan bahwa peristiwa pembongkaran Masjid Al-Ikhlas itu diawali dengan kedatangan sejumlah pria tidak dikenal sekitar pukul 01.00 WIB.

Pria-pria itu menangkapi sejumlah pengurus ormas yang menjaga dan tidur di Masjid Al-Ikhlas, lalu mengangkatnya ke truk polisi yang disiagakan di depan Masjid tersebut.

Pada saat kejadian berlangsung, Affan baru saja sampai di Masjid dari membeli makanan untuk orang-orang yang menjaga masjid. Serta merta Affan juga diangkat ke truk polisi dan dibawa ke Mapolresta Medan.

“Mereka kuat-kuat. Masing-masing kami dipegang dua atau tiga orang, lalu diangkut dengan truk polisi,” ujar Affan.

Menurut Affan, sedikitnya ada 18 orang yang dibawa ke Mapolresta Medan berikut sepeda motor milik sejumlah pengurus ormas Islam yang berada di Masjid itu.

Pihak kepolisian juga menyita seluruh telepon genggam pengurus ormas Islam tersebut sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan pihak mana pun, termasuk pers.
Sekitar pukul 04.00 WIB, mereka dilepaskan meski dipersulit untuk mendapatkan kunci sepeda motor masing-masing. Setelah dibebaskan, Affan dan teman-temannya ingin melihat kondisi Masjid Al-Ikhlas. Namun mereka tidak bisa mendekat karena dijaga ketat pihak kepolisian.

Affan menyatakan, pihaknya merasa kecewa dengan upaya pembongkaran itu karena telah menempuh upaya hukum ke Pengadilan Negeri Medan. “Terkesan, upaya hukum yang kami tempuh tidak dihargai,” katanya.

Ketika siang hari, sekitar pukul 9 pagi, Masjid Al-Ikhlas telah dibongkar dan dipasangi pagar dari seng. Di depan Masjid dipasang plang bertuliskan “Tanah Dan Bangunan Ini Bersertifikat No 847 Milik TNI-AD Cq Kodam I Bukit Barisan.”

Sehari sebelumnya, ratusan umat Islam dari berbagai organisasi kemasyarakatan berkumpul di Mesjid Al-Ikhlas di Jalan Timor Medan untuk mencegah upaya pembongkaran tempat ibadah tersebut. Pasalnya, sejak hari Selasa kemarin, ada tiga truk personel Satuan Brimob yang berjaga-jaga di depan Masjid.

Red: Jaka

Sumber: antara

http://suara-islam.com/, Wednesday, 04 May 2011 13:30 Written by Jaka

Berita Februari lalu, pembongkaran digagalkan Ummat Islam, lalu pengembang berjanji, namun dikabarkan janjinya diingkari.

Inilah beritanya:

Pengembang ingkar janji dan Masjid Al Ikhlas tetap dibongkar

Pena Jurnalis 6 February 2011

masjid-al-ikhlas03

Pena Jurnalis Medan,—Sejumlah pekerja bangunan yang sudah melakukan pembongkaran masjid menghentikan aksinya dan meninggalkan areal masjid. Meskipun demikian, Masjid Al Ikhlas sudah rusak. Kalangan ormas Islam menilai upaya penghancuran masjid yang dilakukan pengembang telah melanggar kesepakatan.

Upaya penghancuran Masjid Al Ikhlas di kawasan Jalan Timor, Medan Timur, Kota Medan, Sumatra Utara, Sabtu (5/2) siang digagalkan sejumlah ormas Islam. Kedatangan sejumlah anggota Front Pembela Islam dan Forum Umat Islam Sumut ke lokasi masjid sempat membuat suasana tegang.

Masjid dengan daya tampung 700 jemaah ini berlokasi di areal Kompleks Hubdam I Bukit Barisan. Lahan ini kemudian telah ditukarguling kepada seorang pengusaha perumahan. Khawatir menimbulkan reaksi umat Islam, pengembang berjanji tidak membongkar bangunan masjid sebelum pembangunan masjid baru selesai. (Anisa)

Sumber: penajurnalis.com

(nahimunkar.com)