Anies BaswedanVerified account (@aniesbaswedanAkun resmi Anies Baswedan Indonesia

jakartamajubersama.com – Joined February 2010

Jika beda sunni-syiah adalah sumber konflik maka harusnya wabah kekerasan itu ada seumur islam di Nusantara #toleran – 17.32 – 18 Mei 2012

Demikian bunyi tulisan di akun @aniesbaswedan

Anies BaswedanVerified account[email protected]

23) Jika beda sunni-syiah adalah sumber konflik maka harusnya wabah kekerasan itu ada seumur islam di Nusantara #toleran – 17.32 – 18 Mei 2012

3 replies60 retweets17 likes

Fashobrun Jamiil[email protected] 23 Sep 2016

@aniesbaswedan @maspiyungan Islamktp jamaah skuler..oh #toleran

https://twitter.com/aniesbaswedan/status/203644245280702464

***

Ketika akun itu dicopas di medsos, ada yang komentar, di antaranya ini:

Itu tulisan dia sendiri dalam membela syiah kan? masih mau bela dia? katanya kalian anti syiah, kenapa malah ngusung2 dia? bahkan mecemooh orang yang mengingatkan? akunnya itu disebut akun resmi dia. Masih ga’ percaya? ya sudah.

Netizen lain ada yang menginginkan agar tabayyun (klarifikasi) kepada Anies Baswedan, tetapi dijawab oleh lainnya, di antaranya ini:

Aryan Wirawan
Kalau orang pasang tanda dipintu, ‘jangan ribut, sedang istirahat’, apa ente masih harus tabayun dulu ketok2 pintunya trus bangunin orangnya tanya apa situ beneran lagi istirahat? Tabayun itu berita dari orang kedua, ketiga dst. Kalau yang menyampaikan sudah orang pertama, ngapain di tabayun lagi?? Mikir!

Yang lain menimpali:

 Kepada orang syiah atau pendukung syiah, atau yg toleran terhadap syiah apakah mudah untuk bertabayyun atau klarafikasi? belum tentu mudah. saya sudah mengalami langsung bahkan ulama tinggi syiah terkenal sedunia, syekh ali taskhiri. ketika saya ketemu di Bandar Sribegawan Brunei Darussalam tahun 1993, dia say tanya, apakah Anda Syiah? dia tidak langsung mengaku bahwa dirinya syiah. “Ana min ‘ulamaa’ ahlil bait” (Saya termasuk ulama ahlul bait). Nah, yang ulama syiah petinggi saja begitu. apalagi misalnya hanya pendukung, pengusung, pembela, simpatisan, toleran thd syiah dsb. bahkan saya khawatir, orang yang baru jadi pendukung terhadap orang yang toleran kpd syiah saja sudah bicaranya lain dibanding ketika masih anti syiah. musibah..

(nahimunkar.com)