Antara Ikuti Program Kafirin Menekan Jumlah Ummat Islam dan Kampanye Sex Bebas

antara-ikuti-program-kafirin

Dua hal yang amat merugikan Islam namun tampaknya meraup dana pula yang diserap dari Ummat Islam karena jumlah mayoritas penduduk adalah Muslim. Apa itu? Tidak lain adalah program yang mengikuti kafirin untuk menekan jumlah penambahan penduduk Muslim, sekaligus kampanye samar perzinaan alias sex bebas.

Masyarakat yang sadar akan agamanya tentu menolaknya.

Berikut inilah di antrara beritanya, kemudian di bagian bawah ada analisis sedikit untuk menjelaskan masalah.

Dianggap Legalkan Seks Bebas, Pembagian Kondom Gratis Ditolak Warga

KULONPROGO (voa-islam.com) – Warga Kulonprogo DIY menolak pembagian kondom gratis pemerintah setempat, karena dinilai turut melegalkan praktik seks bebas.

Upaya Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk menekan ledakan populasi penduduk dengan cara pembagian kondom secara cuma-cuma belum bisa dilakukan karena mendapat penolakan warga.

“Kita sosialisasikan (program keluarga berencana) lewat pembagian kondom gratis, tapi banyak warga yang menolak,” kata Mardiya, Kasubid Advokasi Konseling dan Pembinaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDP dan KB) Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad kemarin (29/5/2011).

Alasan penolakan itu, kata Mardiya, karena ada anggapan dengan pembagian kondom gratis ini seolah pemerintah turut berperan dalam melegalkan praktik seks bebas. “Padahal, sasarannya untuk menekan laju populasi penduduk serta mengurangi angka pernikahan dini. Target juga pada pasangan suami istri usia subur,” katanya.

….dengan pembagian kondom gratis ini seolah pemerintah turut berperan dalam melegalkan praktik seks bebas…..

Penolakan tersebut, kata Mardiya, berlangsung dalam sejumlah sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi di tingkat kecamatan di Kulonprogo. Caranya dengan pembagian lewat puskesmas atau melalui orang tua yang memiliki anak usia subur, yang telah menikah.

Tak berjalannya program tersebut kini membuat kantor BPMPDP dan KB hanya menyimpan ratusan stok kondom di puskesmas-puskesmas Kulonprogo.

Nampaknya pemerintah jangan hanya memikirkan angka populasi, tapi pikirkan juga dampak seks bebas akibat pembagian kondom gratis itu. [taz/tin]

Voaislam, Senin, 30 May 2011

***

Mengulangi kampanye meneror Ummat Islam zaman Orde Baru

Rekayasa kondomisasi tanpa melihat dampak buruk di antaranya seakan mendukung praktek zina itu masih pula tujuannya hanya agar jumlah Ummat Islam tidak banyak bertambah. Itu hanyalah mengikuti pesanan orang kafir internasional, dan kini mengulangi kampanye terror terhadap Ummat Islam agar tidak beranak banyak.

Kalau kampanye buruk itu diikuti, maka berarti melawan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

« تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ الْوَلُودَ فَإِنِّى مُكَاثِرٌ بِكُمُ الأُمَمَ ». رَوَاهُ أَبو داود قال الشيخ الألباني : حسن صحيح

“Nikahilah wanita-wanita yang penyayang dan subur (banyak keturunan), karena aku akan berbangga kepada umat yang lain dengan banyaknya kalian.” (HR Abu Daud, kata Syaikh Al-Albani: hasan shahih).

Peristiwa itu hanyalah salah satu titik dari kampanye untuk menteror Ummat Islam agar takut beranak banyak. Kampanye-kampanye dalam aneka bentuk yang menakut-nakuti  beranak banyak berseliweran di masyarakat. Baik lewat media massa maupun lewat lembaga-lembaga kesehatan sampai di kampung-kampung. Mereka telah menjadi budak orang-orang kafir dalam program mencegah bertambahnya jumlah Muslimin di dunia ini. Hal itu sudah diteriakkan oleh orang kafir, di antaranya John Paul dari German tahun 1935 (10 tahun sebelum Indonesia merdeka 1945), dalam bukunya, Masa Depan Muslimin di Dunia Esok. John Paul memperingatkan kepada sesama kafirin, bahwa pertumbuhan penduduk Muslim sangat cepat. Sedangkan kita (maksudnya orang-orang kafir) pikirannya hanya memfokuskan hal-hal yang sifatnya keuntungan pribadi belaka.

Misalnya, pemborong pembangunan jalan hanya memikirkan penambahan lekak-lekuk jalan, agar tambah panjang.

Keprihatinan orang kafir yang sudah diteriakkan sejak zaman penjajahan itu kini lebih menonjol lagi, sampai ada yang membakar diri, guna memperingatkan sesama orang kafir agar faham bahwa pertumbuhan Islam sangat cepat. (baca Kegelisahan Yahudi, Nasrani, dan Orang Munafik Terhadap Masa Depan Islam, nahimunkar.com August 19, 2008 2:08 am). (nahimunkar.com, Lebaran dan Sepenggal Jalan Hidupku, October 7, 2008 9:24 pm admin Artikel, bisa juga dibaca di buku Hartono Ahmad Jaiz, Islam dan Al-Qur’an pun Diserang, Pustaka Nahi Munkar, Jakarta,Januari 2009).

Itu semua kaitannya dengan program kafirin internasional, di antaranya lewat jalur feminisme liberal internasional yang lebih sengit lagi perusakannya terhadap moral manusia dan Akhlaq Islam dengan diadakannya Konferensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan di Mesir 1994 kemudian dilanjutkan di Beijing. Antek-anteknya pun bergentayangan di Indonesia bahkan masuk ke struktur dan mengais dana dari lembaga kafir untuk mengacak-acak hukum Islam (Kompilasi Hukum Islam) di antaranya dipimpin Musdah Mulia lewat Departemen Agama dalam kasus Counter Legal Draf Kompilasi Hukum Islam yang berisi aneka keanehan, di antaranya laki-laki pun dikenai ‘iddah (masa tunggu, tidak boleh nikah di masa ‘iddah itu). (Baca buku Hartono Ahmad jaiz, Ada Pemurtadan di IAN, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, 2005). Maka anggota MUI ada yang menyebutnya Kompilasi Hukum Iblis. Namun justru dari jalur itu kini telah diadakan RUU Peradilan Agama tentang Perkawinan yang muatannya berbau feminisme liberal itu pula, bahkan menurut pejabat Depag, sudah disetujui oleh Presiden SBY untuk selanjutnya akan dibahas di DPR untuk jadi Undang-undang. (Baca nahimunkar.com, February 13, 2009 10:28 pm admin Artikel, Hukum Waris Islam Digoncang Lagi, https://www.nahimunkar.com/?p=243#more-243), dan baca artikel mendatang insya Allah, berjudul Feminisme Liberal Internasional dan RUU Peradilan Agama tentang Perkawinan).

Akibat rekayasa dosa secara sistemik itu maka berbagai kasus bayi-bayi dibuang di mana-mana ada buktinya. (lihat nahimunkar.com, https://www.nahimunkar.com/?p=259#more-259, Rekayasa Dosa Sistemik Hasilkan Bayi-bayi Dibuang di Mana-mana, 2:17 am).

(nahimunkar.com)