API Jabar Tuntut Keppres Pembubaran Ahmadiyah

Bandung (SI ONLINE)-Tuntutan pembubaran Ahmadiyah bergema di Jawa Barat. Puluhan ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar) hari Kamis (24/3/2011) mengadakan aksi di kantor  Gubernur Jabar menuntut Presiden SBY agar mengeluarkan Keppres pembubaran Ahmadiyah. API juga mengungkapkan komitmennya untuk mengawal Peraturan Gubernur Jabar yang melarang aktivitas Ahmadiyah di Provinsi Jawa Barat.

API mendesak  Presiden SBY agar segera mengeluarkan keppres pembubaran Ahmadiyah dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Mereka memberikan tenggang waktu sampai hari Sabtu, 30 April 2011.

“Bila sampai tanggal tersebut Presiden tidak juga mengeluarkan kepress pembubaran Ahmadiyah maka kami segenap elemen masyarakat Jawa Barat akan melakukan aksi untuk menyampaikan mosi tidak percaya kepada presiden”, ungkap koordinator API Asep Syarifudin.

Dalam aksi tersebut juga ditampilkan testimoni dari mantan pengikut Ahmadiyah,  Nurhasanudin  (47), asal Desa Ciaruteun Udik, Bogor.  Nurhasan mengaku sejak lahir sudah menjadi pengikut Ahmadiyah. Keluarganya juga Ahmadiyah. Mewakili 34 orang mantan Ahmadiyah, Nurhasan mengawali orasinya dengan memanjatkan dua kalimat syahadat dan bersyukur telah kembali ke ajaran yang benar. Ia juga meminta agar diterima sabagai saudara baru di tengah masyarakat muslim, dan minta agar senantiasa dibimbing.

Mewakili 34 orang mantan pengikut Ahmadiyah yang bersamanya, Nurhasan mengucapkan terima kasih kepada MUI yang telah memfasilitasi syahadat mereka. Para mantan JAI ini siap berdakwah untuk mengajak JAI lainnya yang masih dalam kesesatan.

Sementara itu, menyikapi aksi dari kalangan umat Islam ini pihak pemerintah provinsi Jawa Barat  mengapresiasi dan siap mengawal pergub pelarangan Ahmadiyah yang sudah di keluarkan beberapa waktu yang lalu. Delegasi API Jabar yang menemui Humas dan Kesbang Pemprov Jabar antara lain  Koordinator API Asep Syarifudin, Ketua Umum GARIS H. Chep Hernawan , Ketua FUI Bogor Ustadz Iyus Khaerunnas , Ketua Pagar Aqidah Ustadz Suryana Nurfatwa dan mantan pengikut JAI, Nurhasanudin.

Rep: Syaiful Falah

Red: Shodiq Ramadhan

Suara-islam online, Thursday, 24 March 2011 15:56 Written by Shodiq Ramadhan

(nahimunkar.com)