Hari Jum’at hari mulia, malah jadi Hari Selingkuh Para PNS

Priyayi pegawe negri Jowo Tengah okeh sing podo mbajing! Bajingang ning kuplukang. Kuplukang ning bajingang!

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ ، فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ كِتَابَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Apabila zina dan riba telah nampak di suatu kampong maka sungguh mereka telah menghalalkan diri mereka ketetapan (adzab) Allah ‘Azza wa Jalla. (HR At-Thabrani, Al-Hakim dia berkata shahih sanadnya, dan Al-baihaqi, menuru Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib 1859 adalah hasan lighairihi).

Ilustrasi. Foto erms

  • Tak sedikit diantara mereka secara terang-terangan berselingkuh di hotel dengan masih mengenakan seragam PNS (pegawai negeri sipil).
  • Mereka sering menginap di hotel dengan orang yang bukan pasangan resminya dan masih mengenakan seragam PNS.
  • Ulah PNS-PNS nakal tersebut terjadi hampir di seluruh daerah Jateng. Namun berdasarkan laporan, terbanyak terjadi di Surakarta, Semarang dan Kedu serta kota-kota besar lainnya di Jateng.

Inilah beritanya. Dan di bagian bawah diuraikan tentang hari Jum’at justru jadi hari selingkuh.  Makanya hotel-hotel penuh, penerbangan ke tempat-tempat tertentu penuh, di hari Jum’at sampai Senin pagi.

***

Dewan: Perselingkuhan PNS Jateng Makin Berani

Senin, 19 Desember 2011 17:33 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Perselingkuhan di kalangan Pegawai Negeri Sipiln (PNS) Jawa Tengah cukup meresahkan. Pasalnya, kini sebagian oknum PNS melakukan tindakan asusila tersebut pada jam-jam kerja. Bahkan, tak sedikit diantara mereka secara terang-terangan berselingkuh di hotel dengan masih mengenakan seragam PNS.

Adanya penemuan fakta menyengangkan ini didapat dari laporan saat DPRD Jateng melakukan reses. Laporan tersebut didapatkan oleh Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Jateng. Juru bicara FPAN, Sri Marnyuningsih, mengatakan ulah PNS-PNS nakal tersebut terjadi hampir di seluruh daerah Jateng. Namun berdasarkan laporan, terbanyak terjadi di Surakarta, Semarang dan Kedu serta kota-kota besar lainnya di Jateng.

“Mereka sering menginap di hotel dengan orang yang bukan pasangan resminya dan masih mengenakan seragam PNS,” ucapnya usai sidang paripurna penyampaian hasil reses di Gedung Berlian, DPRD Jateng, Senin (19/12).

Kader kami, kata Sri, bahkan sampai mengetahui bagaimana gelagat PNS yang mau selingkuh di hotel. Keluhan dan laporan masyarakat tersebut juga dimasukkan dalam laporan tertulis yang dibacakan di hadapan Sekda Jateng dan pimpinan SKPD yang hadir dalam sidang paripurna.

Dirinya mendesak pemerintah provinsi segera mengambil tindakan untuk melakukan penertiban terhadap PNS-PNS tersebut. Dikhawatirkan hal ini akan berdampak pada menurunnya kinerja pelayanan pada masyarakat. Pihaknya akan melakukan kajian dengan forum-forum masyarakat untuk mengetahui kondisi riil di lapangan secara pasti.

Redaktur: Didi Purwadi

Reporter: Qommarria Rostanti

***

Hari Jumat, Hari Selingkuh Para PNS

Posted by jasadh pada Juni 21, 2010

Di kalangan pegawai negeri sipil (PNS) di Bali, istilah “Jumat selingkuh” sempat populer bahkan sudah bukan rahasia umum lagi.

Maklumlah, oknum abdi negara yang nakal ini biasanya memanfaatkan jam olahraga pada hari Jumat, untuk berkencan dengan teman kerja hingga atasannya sebelum pulang ke rumah.

Meskipun citra miring itu perlahan mereda setelah kegiatan olahraga senam pagi bersama pada hari Jumat, tidak lagi diadakan sejak tahun 2008, tetap saja ada celah bagi mereka yang ingin memanfatkan jam kantor untuk berkencan. Kini, senam pagi dikembalikan ke unit kerja masing-masing, mengantisipasi dimanfaatkannya olahraga pada hari Jumat sebagai ajang selingkuh.

Sebelumnya, setiap seminggu sekali tepatnya hari Jumat para PNS di Bali, melaksanakan senam bersama di lapangan terbuka sebut saja di Lapangan Renon, Denpasar atau di lapangan Debes Kabupaten Tabanan. Senam yang dimulai sekira pukul 06.00 Wita hingga 07.00 Wita dengan kostum olahraga, para pegawai jajaran dan lingkungan pemda dapat berkumpul bersama.

Namun kesempatan itu justru dijadikan alasan sementara pegawai yang terlibat affair dengan rekan sekerja hingga atasannya, baik sekadar janjian makan hingga berkencan. “Paling olahraganya cuma satu jam lah, selebihnya banyak waktu luang bisa dimanfaatin untuk ketemuan,” ujar seorang PNS di Tabanan dalam sebuah kesempatan kepada okezone belum lama ini.

Lain lagi cerita Ketut S seorang pria yang memiliki selingkuhan PNS di Denpasar.

Dia menuturkan, tak jarang PNS terlibat cinta lokasi dengan rekan kerja di kantornya. Hal ini agaknya diakibatkan intensitas pertemuan di kantor, yang membuat mereka bisa jatuh hati satu sama lainnya.

Bahkan dia punya tips untuk mengenali wanita wanita yang kerap bermain “api” ini biasanya mereka memakai kain pantai panjang untuk menutupi bawahan seragam dinasnya, serta jaket saat keluar kantor.

“Jadi tidak kelihatan mencolok, identitasnya tertutupi. Sebagian besar pegawai yang kencan itu memanfaatkan jam kerja, sebab saat sudah di rumah relatif sulit keluar, tentu akan terpantau oleh istri atau suaminya,” kata dia.

Tindakan menyimpang ini juga dilakukan tidak hanya dengan sesama rekan kantor, bahkan dengan atasan pun pernah terjadi di Denpasar dan Tabanan. “Sudah bukan rahasia lagi di kantor itu, ada pegawai staf wanita mau selingkuh dengan pimpinanya agar mendapat promosi jabatan,” ujar sebuah sumber yang dekat dengan pejabat di Denpasar. Motif perselingkungan itu memang beragam, ada yang diiming-imingi jabatan hingga diberikan harta benda berharga oleh atasannya.

Agaknya berbicara perselingkuhan di antara rekan kerja, seolah tak ada habisnya dan selalu tumbuh berkembang seiring perjalanan manusia. Terlebih longgarnya pengawasan pihak lembaga kantor tempat PNS, semakin menyuburkan praktek tak sehat di kalangan abdi negara itu.

“Ya kami tidak mungkin mengurusi dan mengawasi 24 jam pribadi masing-masing, sepanjang tidak ada laporan keberatan dari pihak keluarga ya kita hanya bisa mengimbau dan mengingatkan mereka agar tidak melakukan tindakan tidak terpuji semisal selingkuh,” kata Kabag Humas dan Protokol Provinsi Bali I Ketut Teneng. Okezone, diringkas.

***

Dahsyatnya siksa di akherat bagi orang yang berzina

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « ثَلاَثَةٌ لاَ يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يُزَكِّيهِمْ – قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ وَلاَ يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ – وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ شَيْخٌ زَانٍ وَمَلِكٌ كَذَّابٌ وَعَائِلٌ مُسْتَكْبِرٌ ». صحيح مسلم

Diriwayatkan dari Abu Hurairah rahimahullah berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tiga jenis orang yang Allah tidak mengajak berbicara pada hari kiamat, tidak mensucikan mereka, tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka adzab yang pedih: Orang berumur tua yang berzina, penguasa yang pendusta, dan orang miskin yang sombong,” (HR Muslim).

Pezina Termasuk orang-orang berdosa yang dahsyat siksanya di neraka

Dalam hadits yang panjang mengenai orang-orang yang dahsyat siksanya di neraka, pezina dijelaskan siksanya dalam hadits ini (dikutip sebagiannya, tentang siksaan bagi pezina):

قَالَ فَانْطَلَقْنَا فَأَتَيْنَا عَلَى رَجُلٍ كَرِيهِ الْمَرْآةِ كَأَكْرَهِ مَا أَنْتَ رَاءٍ رَجُلًا مَرْآةً وَإِذَا عِنْدَهُ نَارٌ يَحُشُّهَا وَيَسْعَى حَوْلَهَا قَالَ قُلْتُ لَهُمَا مَا هَذَا قَالَ قَالَا لِي انْطَلِقْ انْطَلِقْ….

وَأَمَّا الرِّجَالُ وَالنِّسَاءُ الْعُرَاةُ الَّذِينَ فِي مِثْلِ بِنَاءِ التَّنُّورِ فَإِنَّهُمْ الزُّنَاةُ وَالزَّوَانِي…

‘ Maka kami berangkat, hingga kami mendatangi suatu tempat seperti tungku.” Kata Abu Raja, seingatku Samurah mengatakan; “Tungku tersebut mengeluarkan suara gemuruh.- Lantas kami melihat isinya, tak tahunya di sana ada laki-laki dan wanita telanjang, mereka didatangi oleh sulut api dari bawah mereka, jika sulutan api mengenai mereka, mereka mengerang-ngerang. Maka saya bertanya kepada dua orang yang membawaku; ‘apa sebenarnya dengan orang-orang ini? Namun kedua orang yang membawaku hanya berujar; ‘Ayo kita berpindah ke tempat lain! ‘…

Adapun laki-laki dan wanita yang telanjang dalam bangunan seperti tungku, mereka adalah laki-laki dan wanita pezina. (HR Al-Bukhari – 6525).

Ketika korupsi merajalela, sedang moral pun sudah bejat, apa lagi yang masih tersisa? Tidak takut neraka kah mereka?

(nahimunkar.com)