Awal Ramadhan 1430H Sabtu 22/8 2009,

RI Tak Larang Umrah Saat Ramadhan

عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْهِلاَلَ قَالَ « اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ رَبِّى وَرَبُّكَ اللَّهُ ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ. قال الشيخ الألباني : صحيح

Riwayat dari Thalhah bin Ubaidillah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dulu jika melihat hilal berkata: “Ya Allah datangkanlah hilalnya kepada kami dengan kebaikan/ keberkahan, iman, selamat, dan Islam. Tuhanku dan Tuhanmu (wahai hilal) adalah Allah.” (HR At-Tirmidzi, ia berkata, ini hadits hasan gharib. Syaikh Al-Albani berkata: –ini hadits—Shahih)

Awal shiyam Ramadhan 1430 Hijriyah jatuh pada Sabtu (22/8), karena hilal tidak terlihat pada Kamis maghrib (20/8 2009). Demikian hasil sidang Itsbat di Departemen Agama RI, Kamis (20/8).

Sementara itu beberapa Negara dikhabarkan mencegah warganya untuk Umrah di Bulan Ramadhan karena khawatir adanya flu babi, namun Indonesia tetap membolehkan ibadah umroh ke Makkah.

Berita tentang awal Ramadhan dan kebolehan umrah di Bulan Ramadhan sebagai berikut:

Hilal tak Terlihat, Awal Ramadhan Sabtu

By Republika Newsroom
Kamis, 20 Agustus 2009 pukul 19:24:00

JAKARTA–Sidang itsbat yang berlangsung di Departemen Agama menyatakan hilal (bulan) tak terlihat pada Kamis (20/8). Dengan demikian, 1 Ramadhan 1430 Hijriyah jatuh pada Sabtu (22/8).

“Hilal tidak dapat dilihat, jadi Jumat (21/8) tidak bisa ditetapkan sebagai awal Ramadhan,” ujar Menteri Agama (Menag), Maftuh Basyuni, pada sidang tersebut. Dengan tak tampaknya hilal (bulan baru) pada Kamis (20/8), maka bulan Sya’ban dalam kalender Hijriyah dibulatkan menjadi 30 hari hingga Jumat (21/8). Artinya, Ramadhan jatuh pada keseokan harinya.

Penetapan pemerintah atas awal Ramadhan tersebut kemudian mendapatkan tanggapan dari ormas-ormas Islam. Kendati hilal tak tampak, Menag tidak langsung menetapkan awal Ramadhan. Ia lebih dahulu meminta tanggapan dari ormas-ormas Islam, didahului oleh wakil Nahdlatul Ulama (NU), dilanjutkan Persis, dan lalu PUI. Ormas-ormas meminta Menag untuk langsung menetapkan 22 Agustus sebagai awal Ramadhan.  rys/rif

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/70726/Hilal_tak_Terlihat_Awal_Ramadhan_Sabtu

Maftuh: RI Tak Larang Umroh ke Arab Saudi Saat Ramadan

Kamis, 20/08/2009 20:50 WIB

Novia Chandra Dewi – detikRamadan

Jakarta -Beberapa negara Timur Tengah melarang warganya melakukan perjalanan ke Arab Saudi selama Ramadan untuk mencegah penularan flu babi A H1N1. Indonesia tidak mengikuti langkah itu dan tetap mengizinkan warganya untuk melakukan ibadah umroh saat Ramadan.

“Kalau Indonesia tidak melakukan itu. Karena kita yakin, masyarakat kita akan terjaga dengan lebih baik. Jadi kalau kita mengadakan ban seperti itu, nanti Anda yang senang, banyak berita,” ujar Menteri Agama Maftuh Basyuni ketika ditanya apakah Indonesia mengikuti negara Timteng melakukan travel ban.

Hal itu disampaikan Maftuh usai melakukan Sidang Itsbat di Departemen Agama (Depag), Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2009).

Apakah sudah dilakukan pencegahan untuk WNI yang melakukan umroh saat Ramadan agar tak tertular virus flu babi?

“Alhamdulillah. Semua sudah kita lakukan,” jawab Maftuh.

Sebelumnya diberitakan beberapa negara Timur Tengah yang melarang warganya melakukan perjalanan ke Arab Saudi selama Ramadan adalah Mesir, Iran, Irak dan Kuwait.

Jangan Pecah

Maftuh pun mengimbau agar dalam puasa umat Islam menghindari pertentangan. “Kita ajak umat untuk beribadah sebaik-baiknya. Nah untuk itu kita berusaha untuk menghindari pertentangan yang ada. Kalau pun nanti ada perbedaan setidaknya perbedaan itu jangan dijadikan perpecahan,” kata dia.

(nwk/nwk)

Sumber: http://ramadan.detik.com/read/2009/08/20/205020/1186748/631/maftuh-ri-tak-larang-umroh-ke-arab-saudi-saat-ramadan