Awas, Rambak Krupuk Kulit Bisa Haram!

Umumnya rambak dibuat dari bahan kulit. Sedangkan kulit impor ditengarai tidak disembelih

Hidayatullah.com–Anda termasuk salah satu penggemar makanan rambak? Berhati-hatilah. Pasalnya, di balik rasa kriuk-kriuk kulit hewan  itu ternyata ada unsur haramnya.

Ketua Bidang Fatwa MUI Jatim, KH. Abdurrahman Navis, mengatakan, rambak bisa haram jika dibuat dari kulit yang haram.

“Rambak haram dikonsumsi jika terbuat dari kulit yang tidak jelas kehalalannya,” ujarnya kepada hidayatullah.com.

Kulit yang tidak jelas itu, ujar Kyai Navis adalah kulit yang dari bangkai (disembelih tidak dengan syar’i), kulit impor, dan kulit limbah. Kulit-kulit tersebut, ujarnya selain haram juga bisa mengakibatkan penyakit. Sedangkan, menurutnya, selama ini banyak rambak yang terbuat dari kulit tersebut.

Sementara, rambak yang terbuat dari kulit yang jelas kehalalannya maka tidak haram, atau halal untuk dikonsumsi. “Rambak dari kulit yang halal, maka halal dimakan,” tegasnya.

Fatwa haram rambak adalah salah satu dari 13 masalah yang dibahas dalam komisi fatwa di Musyawarah Daerah MUI Jatim VIII di Islamic Center, Surabaya (28/12), Selasa ini. [ans/hidayatullah.com]

Hidayatullah.com, Tuesday, 28 December 2010 09:37 HUKUM

(nahimunkar.com)