E-KTP ganda milik seorang warga DKI Jakarta yang beredar di medsos. Foto/Dok/SINDOnews


JAKARTA – Anggota Bawaslu, Nasrullah meminta kepada jajarannya disemua daerah untuk mengecek kembali pendataan pemilih yang ada di wilayahnya masing-masing. Menurut dia, meski belum bisa dipastikan kebenerannya, namun kecurigaan adanya penduduk dengan identitas ganda tidak bisa dibiarkan.

“KPU pengawas harus bergerak bersama disemua daerah, kalau ada tentu harus disikapi,” kata Nasrullah saat dihubungi, Senin (2/6/2017) malam.

Khusus DKI Jakarta, Nasrullah mengatakan bahwa Bawaslu telah meminta kepada Bawaslu provinsi untuk mengusut, menginvestigasi KTP ganda yang menjadi viral di media sosial. Menurut dia, Bawaslu juga berkordinasi dengan KPU dan Kemendagri untuk memastikannya.

“Karena yang ada dimedsos itu KTP domisili DKI semua, makanya kami sudah instruksikan kepada Bawaslu DKI untuk mengusut dulu, investigasi jangan sampai itu benar dilacak dulu,” kata Nasrullah.

Nasrullah khawatir apa yang marak dimedia sosial tersebut adalah perbuatan tidak bertanggungjawab dari sekelompok orang yang ingin membuat gaduh suasana pilkada. Apalagi, yang menjadi target adalah pilkada DKI yang banyak mendapat perhatian luas masyarakat dan media massa.

“Ini harus selektif segera duduk bersama, untuk menyikapi persoalan demikian. Sehingga publik nyaman menjalankan demokrasi yang fair,” tambah Nasrullah.

(pur)/ metro.sindonews.com

***

Nahhhh..lhoooo..keren kan?*/Jon Hendri

(nahimunkar.com)