(Sumber foto: nu.or.id/Akun Facebook Teuku Sy Raja)


Sebuah buku kecil atau buku saku berjudul “7 Dalil Umat Islam DKI Dalam Memilih Gubernur” dikabarkan tengah diedarkan ke kalangan netizen. Namun demikian, para netizen kala mengetahui isi buku tersebut, justru menganggap perlu untuk berhati-hati dan waspada.

Pasalnya, selain buku itu disebut untuk mendukung ‘pemenangan Ahok’, isi bukunya juga dinilai dapat menyesatkan, dan bertentangan dengan ‘dalil dari kaidah fiqh dan fatwa ulama’ berdasar Al-quran. Informasi mengenai edaran buku itu disampaikan seorang netizen, menyebut jika dirinya telah menerima kiriman buku via jasa pengiriman JNE oleh orang tak dikenal.

“Hati-Hati..Mulai Disebar Buku Saku Pemenangan Ahok Yg Berisi Pemutar Balikan Dalil Dalil Dari Kaidah Fiqh & Fatwa Ulama Kita. Naudzu Billahi Min Zalik Yaaa Ikhwanul Muslimiin..Rapatkan Barisan, Kuatkan Lagi Persatuan, Bersatu Kita Robohkan Setan..Mohon Share..(bukunya ana pegang 1 bh, dikirim via jne tanpa pengirim yg jelas)”, tulis seorang netizen melalui akun Facebooknya dengan nama Teuku Sy Raja.

Sementara itu, mengetahui namanya dicatut ke dalam buku saku itu, Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomudin (Gus Ishom) melalui pernyataan tertulisnya, Senin (31/10), mengklarifikasi pernyataannya yang dijadikan pengantar Buku 7 Dalil Umat Islam DKI dalam Memilih Gubernur yang diterbitkan Relawan Nusantara (RelaNU).

Gus Ishom itu menegaskan, pernyataan dalam buku yang dimaksud merupakan ceramahnya pada Hari Santri yang kemudian ditranskrip dan dijadikan pengantar buku saku itu tanpa seizinnya.

“Dan bukan saya yang menyusunnya. Saya bukan pendukung Ahok, tapi pendukung bersatunya Muslim dan non-Muslim menuju kemaslahatan bersama sebagai bangsa. Fitnah sudah bertebaran. Lakukanlah tabayyun agar terhindar dari fitnah dan menzalimi siapa pun. Mohon bantu doa, negara dalam kondisi gawat,” kata Gus Ishom. Seperti dikutip dari laman nu.or.id.

Sebagaimana diketahui, pengantar buku saku itu merupakan ringkasan taushiyah yang disampaikan oleh Gus Ishom dalam acara Peringatan Hari Santri, Jumat 21 Oktober 2016 oleh RelaNU di Wisma Antara, Jakarta. Taushiyah ini kemudian ditranskrip, lalu dijadikan pengantar Buku 7 Dalil Umat Islam DKI dalam Memilih Gubernur, tepatnya halaman 1-5 buku saku tersebut.

Pantauan redaksi eveline, mendapati netizen berkomentar terkait beredarnya buku saku ‘pemenangan Ahok’. Beberapa netizen terlihat menyampaikan komentar bernada mengingatkan, “ini telah telah terjadi dimesir,saat ulama sukeler mesir bekerja sama dengan ingris( brithind)dan memutar balikkan ayat-ayat tentang jihad,sehingga ingris dapat menjajah mesir dengan leluasa.”, dan “Hati2 Hadis palsu dan pengKafiran umat muslim… WASPADA!!!”, masing-masing ditulis netizen bernama Tgk Imran Husen, dan Hikmat Darmawan, sampaikan pesan peringatan.

Selanjutnya, masih mencoba mengingatkan, dua netizen berikut sampaikan permintaan agar umat muslim memilih pemimpin muslim sesuai perintah Alquran. “Innalillahi… Waspada untuk muslim Jakarta jangan sampai Aqidah tergadaikan ….”, ditulis netizen bernama Teguh Sis-one.

Hal senada dituliskan akun Achmad Fauzi, “Yg penting yakinkan seluruh anggota keluarga untuk memilih gub muslim sesuai Alquran, dan saat ini calon gub muslim DKI secara kualitas memang bagus bagus kok, jauh lebih bagus dibandingkan A**k… “.

Sumber: eveline.co.id/ NoviadiJanuary 23, 2017

(nahimunkar.com)