Bermuka Dua

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ –صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « إِنَّ شَرَّ النَّاسِ ذُو الْوَجْهَيْنِ الَّذِى يَأْتِى هَؤُلاَءِ بِوَجْهٍ وَهَؤُلاَءِ بِوَجْهٍ ».أَخرجه البخاري، ومسلم ، والموطأ .

Hadits dari Abu Hurairah bahwasanya ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya seburuk-buruk manusia adalah orang yang bermuka dua, yang datang ke suatu kaum dengan satu wajah dan (datang ke) kaum yang lain dengan wajah (yang lain lagi). (Ia menampakkan pada satu kaum sesuatu yang disembunyikan pada kaum yang lain. Itu untuk berdusta, menipu, merusak, dan berbuat kemunafikan). (HR Al-Bukhari, Muslim, dan Malik).

Angket Century, PKS dan Lainnya Disebut Terapkan Standar Ganda

Bau kompromi di antara partai koalisi tercium tajam oleh masyarakat yang memperhatikan pembentukan Pansus Century sejak awal.

Tentu partai koalisi punya andil besar dalam menggolkan Idrus Marham, dan partai koalisi ini ikut andil dalam penggembosan. Terutama PKS, keras bicara di luar tetapi secara kebijakan dia mendukung Idrus kok. PKS dan lainnya menerapkan standar ganda

Inilah beritanya:

ANGKET CENTURY
Idrus Terpilih, PKS Cs Terapkan Standar Ganda
Sabtu, 05 Desember 2009, 11:52:47 WIB

Laporan: Aldi Gultom

Jakarta, RMOL. Kadar kepercayaan rakyat terhadap Pansus Century sempat dibikin naik turun. Tetapi, pada ujungnya malah turun drastis.
Pada awal angket digulirkan di DPR, keyakinan masyarakat belum ada sama sekali mengingat untuk menggunakan hak istimewa ini diperlukan dukungan besar dari kalangan anggota Dewan yang mayoritas dikuasai partai koalisi pemerintah. Sementara kasus Century diduga kuat memiliki kaitan dengan penyalahgunaan wewenang pejabat negara dan tercium bau korupsi dari partai penguasa.
“Tetapi di tengah kepesimisan masih ada setitik harapan ketika pansus berhasil dibentuk. Pansus itu juga diisi dengan orang-orang yang memiliki integritas komitmen untuk mengungkap kasus  Century, juga melihat tim 9 sebagai inisiator. Walaupun masih lebih besar pesimisnya,” kata salah satu pendiri ICC (Indonesia Crisis Center) Mashinton Pasaribu pada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Sabtu, 12/5).
Kini, Idrus Marham terpilih sebagai ketua Pansus. Dengan sejarah karirnya yang tidak luput dari dugaan korupsi dan kedekatannya dengan SBY, membuat publik tak menaruh harapan sama sekali kepada Pansus. Bau kompromi di antara partai koalisi tercium tajam oleh masyarakat yang memperhatikan pembentukan Pansus ini sejak awal.
“Tentu partai koalisi punya andil besar dalam menggolkan Idrus Marham dan partai koalisi ini ikut andil dalam penggembosan. Terutama PKS, keras bicara di luar tetapi secara kebijakan dia mendukung Idrus kok. PKS dan lainnya menerapkan standar ganda,” jelas mantan aktivis reformasi 98 ini. [ald] (rakyatmerdeka.co.id)