-Yasonna Laoly


JawaPos.com – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly berjanji bakal terus melakukan razia terhadap para pekerja asing ilegal yang menyalahgunakan izin tinggal.

Hal ini menyusul ditangkapnya 76 pekerja seks komersial (PKS) asal Tiongkok oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM beberapa waktu lalu.

“Jadi operasi tetap dijalankan, kan dulu ada PSK Maroko, Tiongkok,” ujar Yasonna di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (3/1).

Menurut Yasonna, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan hukuman tegas kepada pekerja ilegal, seperti melakukan pencekalan datang ke Indonesia terhadap orang yang terkait.

“Kalau tidak akan ada deportasi dan enggak bisa masuk lagi ke Indonesia,” katanya.

Karenanya para pekerja ilegal itu jangan main-main menyalahgunakan wewenang di Indonesia. Karena pihak Kemenkumham akan terus melakukan sidak bersama dengan aparat kepolisian.

“Jadi sesuai data kita kalau ada yang over stay harus kita tindak. Kita pantau terus,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 76 PSK berkewarganegaraan Tiongkok diciduk dalam operasi pengawasan orang asing yang digelar Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Para PSK dengan umur 18-30 tahun itu ditahan karena dugaan pelanggaran keimigrasian.

Para PSK itu diciduk di sejumlah lokasi hiburan malam di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, seperti diskotek Sun City, NewTown, dan Sense City. Saat terjaring razia mereka tidak dapat menunjukkan paspor saat diperiksa petugas. (cr2/JPG)

 Sumber: jawapos.com/ Rabu, 04 Januari 2017

(nahimunkar.com)