Bupati Kuningan:Dua Kali Disegel Ahmadiyah Tidak Kapok Juga

Kamis, 29 Juli 2010, 21:10 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,KUNINGAN–Pemerintah Kabupaten Kuningan telah dua kali melakukan penyegelan tempat kegiatan kelompok jamaah Ahmadiyah namum mereka tidak kapok dan berani membuka untuk melakukan aktivitasnya kembali.

Aang Suganda, Bupati Kuningan, kepada wartawan, Kamis, mengatakan pihaknya telah mencoba menutup kegiatan kelompok jamaa Ahmadiyah, namun mereka berani membuka kembali, dalam menyelesaikan masalah seperti ini sebaiknya melalui upaya hukum, bentrokan sering terjadi ketika Ormas Islam berusaha akan menutupnya.

“Kami berjanji sebelum bulan puasa akan meminta surat keputusan dari Menteri Agama, untuk menutup tempat kegiatan kelompok jamaah Ahmadiyah supaya semua berjalan lancar. Jika telah ada keputusan pasti akan dilakukan kembali penutupan,” katanya.

Sementara itu Ketua Ormas Islam Andi Mulya sudah berang melihat keadaan saat ini,adikatakannya jamaah Ahmadiyah berani melakukan pelanggaran padahal pemerintah setempat telah menunjuk Sat Pol PP selaku penegak Perda untuk menutup semua kegiatan mereka.

“Bangunan jamaah Ahmadiyah yang berdiri di Desa Manis Lor Kecamatan Jalaksana, Kuningan merupakan basis kelompok mereka dalam menyampaikan ajaran sesatnya, jika masih berdiri jumlah pemurtadan akan semakin tinggi,” katanya.

“Kami dengan ribuan umat Islam akan tetap bertahan hingga semua masalah selesai, jika pemerintah tidak sanggup menutup, kami bisa dengan cara apapun untuk menghancurkan kelompok yang telah menodai agama Islam,” katanya.

Peristiwa keributan antara Ormas Islam dengan kelompok jamaah Ahmadiyah terjadi, ketika ribuan Ormas Islam mencoba memasuki tempat kegiatan Ahmadiyah namun barisan Brimob kuat menghadang, jumlah yang tak seimbang akhirnya mereka merangsek ke pemukiman, kata Yanto anggota Ormas Islam asal Indramayu.

Red: taufik rachman

Sumber: antara

Republika.co.id