Hatta Taliwang (IST)


Aparat kepolisian yang mencari aktivis Hatta Taliwang menandakan penegak hukum itu seperti tidak punya pekerjaan dan memunculkan kegaduhan.

“Hatta Taliwang beberapa hari lalu ke MPR menyerahkan hasil kajian untuk kembali ke UUD 45 dan tidak kemana-mana, pernyataan kepolisian ini membuat gaduh,” kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Rabu (7/12).

Kata Muslim, pernyataan kepolisian yang mencari Hatta Taliwang ingin opinikan bahwa mantan politikus PAN ini bersembunyi dan sedang menggerakkan makar. “Padahal selama ini kegiatan Hatta Taliwang terbuka dan kajian secara ilmiah,” ungkap Muslim.

Muslim menduga, munculnya isu makar sebagai bagian skenario kepolisian untuk menaikkan dana dan mencari muka ke kepolisian. “Kalau isu terorisme ada BNPT dan ada dananya, dan makar perlu ada lembaga untuk mengantisipasinya tentunya ada dananya. Pola-pola ini mudah dibaca oleh masyarakat,” pungkas Muslim.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan membenarkan kehadiran Hatta Taliwang dalam pertemuan tersebut. Diduga, Hatta juga terlibat dalam perencanaan dugaan upaya makar tersebut.

“Betul (Hatta Taliwang ikut pertemuan),” ujar Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (6/12/2016).

Iriawan mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah memburu Hatta. Sebab, dalam bukti permulaan yang dimiliki polisi, Hatta ikut terlibat dengan perencanaan makar tersebut.

“Belum (ditangkap), sedang kita cari. Sampai sekarang belum tertangkap. Kalau kalian tahu, kasih tahu saya,” kata Iriawan.*/suaranasional.com – 07/12/2016 in Politik

(nahimunkar.com)