CIA membunuh ulama dan tokoh terkemuka Yaman yang sangat ditakuti Barat, Anwar al Awlaki, dengan menggunakan pesawat tanpa awak (Drone). CIA sudah menjadikan Anwar al Awlaki sebagai target pembunuhan. Anwar al Awlaki dengan pandangan-pandangannya serta fatwa telah memberikan inspirasi gerakan jihad di seluruh dunia menghadapi Barat, khususnya Amerika Serikat.

Anwar al Awlaki, seorang ulama Muslim kelahiran Amerika Serikat yang diduga memiliki hubungan dengan al Qaeda, tewas dalam serangan CIA semalam di sebuah kota terpencil Yaman, ungkap dua pejabat AS mengatakan kepada Reuters pada Jumat.

Sebelumnya, sebuah pesawat tak berawak Amerika Serikat yang dikendalikan oleh CIA menargetkan membunuh Anwar al Awlaki, Mei lalu, tetapi gagal. Di mata Amerika Serkat kedudukan Anwar al Awlaki sama dengan Usama bin Laden. Pandangan-pandangan sangat menggema di seluruh dunia. Anwar al Awlaki yang kelahiran Amerika itu, meninggalkan Amerika Serikat dan kemudian kembali ke Yaman, dan berbaur dengan gerakan di Yaman, menghadapi rezim Ali Abdullah Saleh.

Tewasnya Anwar al Awlaki ini tidak terlepas sebuah operasi intelijen antara CIA dengan sejumlah Intelijen Yaman, yang menargetkan Anwar Al Awlaki. CIA mempunyai daftar panjang para tokoh dan ulama, yang dianggap menjadi musuh Amerika Serikat, yang harus dimusnahkan dengan diberi lebel sebagai Al-Qaidah.

Kedutaan Besar Amerika Serikat telah memberikan konfirmasi tentang kematian Anwar al Awlaki kepada Washington, bahwa Anwar al Awlaki telah tewas 8 km (lima mil) dari kota Khashef di provinsi Jawf, sekitar 140 km sebelah timur Sanaa, sekitar pukul 9:55 (0655 GMT).

Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un, semoga Alloh memberikan rezeki syahid kepadamu dan para Mujahidin di Yaman, aamiin ya Rabbal alamiin. (mh/tm)

ERAMUSLIM > DUNIA

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/cia-membunuh-ulama-yaman-anwar-al-awlaki.htm
Publikasi: Sabtu, 01/10/2011 05:47 WIB

***

Anwar Awlaqi: Umar Faruq adalah Murid Saya

Ulama Yaman yang memegang kewarganegaraan AS, Syaikh Anwar Awlaqi menyatakan bahwa Umar Faruq Abdul Muthalib yang mencoba meledakkan sebuah pesawat AS adalah muridnya dan ia mendukung usaha pemuda Nigeria tersebut.

Awlaqi mengatakan dalam sebuah wawancara dengan televisi Al-Jazeera: “Saudara mujahid Umar Faruq adalah salah satu mahasiswa saya, dan saya mendukung apa yang dilakukan oleh Umar Faruq, setelah saya melihat saudara-saudara seiman saya di Palestina telah lebih dari enam puluh tahun dijajah Israel, mereka di bunuh, tewas di Irak, di Afghanistan, dan AS lewat rudalnya telah membom 17 wanita dan 23 anak-anak di Yaman dan meledakkan satu pesawat sipil belum sebanding dengan semua tindakan keji ini, dengan pembunuhan ribuan umat Islam.”

Namun Awlaqi mencatat bahwa memang lebih baik menjadikan target sasaran adalah militer AS, dan Al-Qaidah memiliki pilihan itu, dan bagi rakyat AS yang hidup dalam sistem demokrasi harus bertanggung jawab penuh atas semua kebijakan presiden yang mereka pilih sendiri (mantan presiden AS George W Bush) dan pengganti Bush, Barack Obama kebijakannya tidak berbeda jauh dengan Bush.

Dia juga mengatakan bahwa rakyat AS terlibat atas semua kejahatan yang dilakukan oleh pemerintahnya, meskipun mereka tidak mendukung pemerintah mereka, namun mereka tetap membayar pajak yang pajak tersebut dibelanjakan untuk tentara mereka yang berperang di negeri muslim.

Awlaqi mengatakan: “AS tidak menginginkan yurisprudensi kebanggaan dan keadilan, namun mereka ingin menyebarkan yuriprudensi dan budaya kepatuhan yang menghina. AS ingin memasarkan demokrasi di dunia Islam, yang menuntut adanya ketaatan kepada penguasa yang seorang pengkhianat, bahkan jika pun AS dan anteknya menginginkan Islam, mereka hanya ingin Islam yang tidak berbicara tentang Jihad dan Khilafah Islam!”

Awlaqi menuduh pemerintah Yaman sebagai pemerintah pembohong, berbohong di luar dan di dalam, masyarakat dibohongi, Amerika juga telah membohongi semua orang. Pemerintah mengklaim telah membunuh Fulan dan mengklaim menemukannya terbunuh, pemerintah Yaman ingin memberikan hadiah kepada Amerika. Setiap tingkat kerusakan ini adalah ulah dari Pemerintah Yaman.(fq/imo)

ERAMUSLIM > DUNIA

http://www.eramuslim.com, Publikasi: Jumat, 05/02/2010 10:13 WIB

(nahimunkar.com)