Ada kabar gembira bagi Syaikh Yahya bahwa seruan jihadnya telah disambut dan orang-orang berduyun-duyun datang ke medan perang.

  • Lebih dari 20 orang penghafal Al Qur’an telah dibunuh oleh Rafidhah dengan berbagai senjata. Jenazah mereka sampai ke Daarul Hadits ba’da maghrib semalam setelah perang sengit menghadapi Rafidhah selama 3 hari.
  •  Sungguh, ini merupakan kejahatan besar yang semakin menghitam legamkan sejarah kelam syi’ah Rafidhah.
  •  Agaknya, setelah berhasil membunuh mereka, Rafidhah menggunakan cairan semacam Acid (asam kuat) untuk membakar wajah para syuhada’ tsb, lalu merusak jasad mereka… yang menunjukkan betapa besarnya dendam kesumat mereka selama ini.
  •  Puluhan korban tewas jatuh di pihak Syiah Houtsi yg berlindung di Kitaf, dan menjadikan warganya sebagai perisai mereka. Bahkan, karena tidak percaya dengan pengikutnya, Houtsi merantai mereka agar tidak lari !
  •  Ada sebagian Houtsiyyin (orang-orang Syi’ah) yang berhasil ditawan, maka ketika diperiksa oleh para ikhwah, mereka mendapati banyak rajah dan jimat di pundak maupun tangannya. Setelah semua rajah tadi dibuang, barulah si Houtsi ini akalnya kembali… ia seakan tidak tahu berada di mana !!
  •  Ada sebagian Houtsiyyin yang berhasil ditawan, maka ketika diperiksa oleh para ikhwah, mereka mendapati banyak rajah dan jimat di pundak maupun tangannya. Setelah semua rajah tadi dibuang, barulah si Houtsi ini akalnya kembali… ia seakan tidak tahu berada di mana !!

Inilah beritanya.

***

Akhbar Dammaj (baru-updated)

Posted: 11 Desember 2011 in beritajihadSalafSalafiSyi’ah

18

Sabtu (10/12/2011)

Blokade dan tembakan sniper masih berlangsung. Pasukan Rafidhah berdatangan dari San’a, Dzammar, Hajjah, ‘Amran, dll untuk membantu saudara mereka (rafidhah) dalam memerangi apa yg mereka sebut sebagai ‘wahhabiyah’. Namun dunia hanya menonton…

Kemarin, Houtsiyyin menghancurkan saluran telepon pusat, sehingga yang tersisa hanyalah telepon seluler. Ini merupakan langkah kotor yang menunjukkan kegilaan, dan dendam kesumat mereka untuk memutus komunikasi secara total dengan Dammaj.

Tambahan:

Lebih dari 20 orang penghafal Al Qur’an telah dibunuh oleh Rafidhah dengan berbagai senjata. Jenazah mereka sampai ke Daarul Hadits ba’da maghrib semalam setelah perang sengit menghadapi Rafidhah selama 3 hari.

Sungguh, ini merupakan kejahatan besar yang semakin menghitam legamkan sejarah kelam syi’ah Rafidhah.

Para penghafal Al Qur’an itulah yang selama ini ditanyakan beritanya oleh ikhwan-ikhwan kita. Mereka telah menorehkan kisah patriotisme luar biasa. Dan insya Allah kami akan menyampaikan kisah mereka selengkapnya.

Hasbunallaaha wani’mal wakiel… Ya Allah, berilah kami pahala atas musibah ini, dan gantilah apa yg hilang dengan yang lebih baik.

Ahad (11/12/2011)

Hari ini ada dua orang ikhwan yang tertembak oleh sniper di Barraqah, setelah serangan mortir Hawn dan artileri semalam suntuk.

Pagi ini kami telah menguburkan 19 orang syuhada’ (nahsabuhum kadzalik, wallaahu hasiebuhum). Mereka dikepung oleh Rafidhah di lembah Barraqah selama 3 hari, dan dihujani dengan berbagai macam senjata berat sampai terbunuh. Agaknya, setelah berhasil membunuh mereka, Rafidhah menggunakan cairan semacam Acid (asam kuat) untuk membakar wajah para syuhada’ tsb, lalu merusak jasad mereka… yang menunjukkan betapa besarnya dendam kesumat mereka selama ini.

Ikhwan2 sulit mengenali wajah mereka akibat luka-luka dan bekas penyiksaan tersebut. Mayoritas korban adalah warga asing, seperti Rusia, Perancis, India, dll yang meninggalkan negara kafir mereka dan sanak keluarga mereka untuk menuntut ilmu di Dammaj, hingga akhirnya Dammaj menjadi tempat pembaringan mereka.

Rafidhah telah meneladani saudara mereka kaum musyrikin Quraisy, ketika menyiksa jenazah sebagian sahabat yang syahid, akan tetapi hal itu menjadi kemenangan bagi kaum muslimin…

Alhamdulillah, yang terbunuh di antara kita insya Allah masuk Jannah. Dan mereka tidak terbunuh kecuali setelah berhasil melukai dan membunuh puluhan orang Rafidhah.

Mereka telah dimakamkan kemarin dengan pakaian mereka tanpa disolatkan, dan tiap liang ditempati oleh 3 orang. Insya Allah nama-nama mereka akan kami sampaikan.

Sampai detik ini, blokade dan tembakan sniper terus dilakukan.

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10634

——————————————————————————————————————————————

Tambahan berita hari Ahad kemarin

Kabar gembira bagi Ahlussunnah, bahwa darah para penghafal Al Qur’an yg terbunuh tidak akan lenyap sia-sia !!! Sebab saudara-saudara mereka dari Wailah terus bergerak maju, dan Houtsiyyin lari terbirit-birit meninggalkan senjata mereka menjadi ghanimah para ikhwan.

Mereka yg datang dari Wailah bersama para kafilah mengabarkan, bahwa mereka mendapat banyak kemajuan. Banyak pasukan Houtsi yang lari dengan meninggalkan sangat banyak amunisi dan berbagai persenjataan ringan dan menengah. Bahkan makanan dan minuman pun mereka tinggalkan. Sebagian ikhwan mendapatkan kismis dan celana kolor yg mereka tinggal lari !

Segala puji bagimu Ya Allah atas kemenangan ini…

Barusan kondisi menjadi tenang, dan ikhwan-ikhwan berkonsentrasi di beberapa lokasi baru dengan penuh ketundukan dan rasa syukur kepada Allah atas karunia kemenangan yg besar ini.

Kami wasiatkan agar mereka selalu memperbanyak dzikir.

Ya Allah, rahmatillah syuhada’ kami, dan sembuhkanlah mereka yang terluka. Ya Allah, muliakanlah tentara-Mu yang bertauhid dan hinakanlah tentara syaithan.

Apa yg terjadi hari ini merupakan pertolongan besar dari Allah… Saya (Khalid Al Gharbani, koresponden kita dari Dammaj) tidak bisa menceritakan ungkapan para ikhwah dari medan perang saat bicara di telefon:

-Mereka menceritakan detik-detik kemenangan besar dan kemajuan pasukan kafilah.

-Mereka menceritakan banyaknya korban tewas di kalangan Houtsiyyin.

-Mereka menyaksikan Houtsiyyin lari terbirit-birit.

-Mereka menyaksikan banyaknya ghanimah yg didapat oleh ikhwan kita, yang akan membantu mereka -setelah Allah- dalam memerangi Houtsiyyin rafidhah.

-Pasukan pemenang telah mencapai barak militer di Kitaf, dan mereka (Houtsiyyin) seakan tak percaya terhadap kemenangan tsb. Walhamdulillah.

Lanjutkanlah, dan teruskan, serta percayalah sebesar-besarnya terhadap pertolongan Allah.

Janganlah terbuai, dan waspadailah tipu daya dan pengkhianatan kaum rafidhah.

Salah satu bentuk dendam kesumat rafidhah terhadap kemenangan besar ini ialah, bahwa setiap ikhwan kita mendapat kemajuan dan kemenangan, pihak rafidhah semakin menggencarkan serangan mereka terhadap Dammaj.

Telah jelaslah tanpa ada keraguan sedikitpun, bahwa rafidhah adalah manusia paling pengecut saat berhadapan dengan lawan. Bersabarlah wahai Dammaj, kemenangan akan segera datang insya Allah.

Dari: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10636

——————————————————————————————————————————-

Berita hari Selasa 17/1/1433 (disadur dari postingan akhuna Khalid Al Gharbani):

Syaikh Yahya Al Hajuri saat bercerita ttg kabilah2 Sunni yg berdatangan untuk membela Dammaj, mengatakan:

Ikhwan2 kalian para pembela sunnah dan agama Allah senantiasa berdatangan. Kita berjanji setia dengan mereka (untuk berjuang) sampai titik darah yang penghabisan. Siapa yang Allah kehendaki untuk tetap hidup niscaya akan hidup dengan mulia tanpa pelecehan syi’ah, dan siapa yang Allah wafatkan maka akan wafat dalam kemuliaan dan syahadah.

Saya katakan: Benar, ada puluhan mobil dan ratusan lelaki bersenjata yg berdatangan dari seluruh pelosok Yaman ke Wailah untuk membela Dammaj.

Mereka lah para lelaki yang cinta maut sebagaimana rafidhah cinta hidup.

Masing-masing berlomba secara mengagumkan untuk mencapai front terdepan.

Demi Allah, kami pasti akan masuk ke Sha’dah -insya Allah-, sambil menengadahkan kepala (izzah) kami, dan menundukkan kepala kaum rafidhah. Kami akan menolong kebenaran dan pihak yg benar.

Puluhan korban tewas jatuh di pihak Houtsi yg berlindung di Kitaf, dan menjadikan warganya sebagai perisai mereka. Bahkan, karena tidak percaya dengan pengikutnya, Houtsi merantai mereka agar tidak lari !

Wallahi ya ikhwan, aku tak mampu mengungkapkan betapa besar kemenangan yang terwujud lewat serangan kabilah2 sunni. Mereka maju dengan sangat cepat dan tiap kali kutelepon seseorang dari mereka, kukatakan kepadanya: “Hati-hati jangan sampai kalian terbuai. Tetaplah bertahan dan perbanyak dzikrullah saat berhadapan dengan musuh agar kalian beruntung. Allah berfirman yg artinya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (٤٥)

“Wahai kaum yg beriman, jika kalian berhadapan dengan sekelompok musuh, maka tegarlah dan banyaklah mengingat Allah agar kalian beruntung” (Al Anfal: 45).

Kemarin, saya menghubungi salah seorang dari mereka saat desingan peluru membahana !!

Apa ini?!

Agaknya kaum rafidhah menggiring diri mereka sendiri kepada maut dengan sihir !

Ada sebagian Houtsiyyin yang berhasil ditawan, maka ketika diperiksa oleh para ikhwah, mereka mendapati banyak rajah dan jimat di pundak maupun tangannya. Setelah semua rajah tadi dibuang, barulah si Houtsi ini akalnya kembali… ia seakan tidak tahu berada di mana !!

Ada kabar gembira bagi Syaikh Yahya bahwa seruan jihadnya telah disambut dan orang-orang berduyun-duyun datang ke medan perang. Ada di antara mereka yang telah memenuhi janjinya (syahid -insya Allah-) dan ada lagi yang masih menunggu-nunggu.

Demi Allah, sebagian pemuda ada yg terpaksa tidak bisa ikut sambil mencucurkan air mata karena tidak mendapat angkutan.

Ya Syaikh, darah saudara kami para penuntut ilmu takkan tertumpah sia-sia. Isak tangis anak-anak dan teriakan kaum wanita juga takkan hilang begitu saja… maka bersabarlah dengan kesabaran yang indah, dan pertolongan hanyalah dari Allah.

Salah seorang yg berada di barak militer Kitaf mengatakan dengan tercengang saat menyaksikan ikhwan2 yang lewat di samping barak mereka: “Kalian telah melakukan sesuatu yang belum bisa kami lakukan sejak 6 kali berperang melawan Houtsiyyin”.

Insya Allah angin kemenangan semakin dekat, dan kelak orang-orang yg zhalim itu akan sadar, bagaimana akibat perbuatan mereka.

http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10662

——————————————————————————————–

Bismillaahirrahmaanirrahiem

Alhamdulillahi rabbil alamien walaa ‘udwaana illa ‘aladh dhaalimien…

Berita hari Selasa 18/1/1433, jam 5 sore (tambahan):

Tembakan sniper masih berlangsung pagi tadi walaupun agak jarang, hal itu karena pihak Houtsiyyin mendengar berita kedatangan utusan PBB ke Sha’dah. Kendatipun demikian, ada seorang ikhwan asal Ibb yang tertembak dadanya dan sampai sekarang masih pingsan.

Gempuran kembali terjadi selepas asar menggunakan mortir Hawn dan artileri berat terhadap Jabal Barraqah dan lainnya, namun kami belum mendapat berita tentang jatuhnya korban akibat serangan gencar tsb. Boleh jadi serangan tsb menghebat karena keterlambatan tibanya utusan PBB ke Dammaj, wallahu a’lam. Kami tidak tahu apakah dia akan mampir ke Dammaj atau tidak, sebab sedari pagi dia berada di Sha’dah dan belum masuk ke Dammaj sampai sekarang.

Hari ini (Selasa) utusan PBB Jamal bin Umar sampai ke Sha’dah untuk mengecek keadaan setempat dan mengunjungi Dammaj. Menjelang kedatangannya, pihak Houtsiyyin langsung menghapus atribut2 mereka dari tempat-tempat umum dan jalan-jalan, lalu memasang spanduk selamat datang bagi utusan PBB. Semua pasukan Houtsi yang berada di pos-pos pemeriksaan pun mereka alihkan dan segera diganti oleh pasukan keamanan pusat. Demikianlah kebiasaan Rafidhah yg bertaqiyyah dan berusaha menunjukkan bahwa mereka adalah kaum yang modern dan taat aturan di hadapan utusan PBB tsb.

Di sisi lain, ikhwan2 kita di front Kitaf mengalami kemajuan pesat. Kemarin malam dan pagi tadi terjadi perang sengit yang menewaskan 15 orang Houtsi dan puluhan luka-luka. Sedangkan yang syahid (insya Allah) dari pihak kabilah2 sunni ada 3 orang dan 2 luka-luka.

Pasukan kabilah-kabilah Sunnah masih terus berdatangan dari seluruh pelosok Yaman ke Wailah, lalu bergerak dari sana ke Kitaf untuk membantu saudara-saudara mereka. Semoga Allah memberi taufik kepada mereka dan menolong mereka dalam mengalahkan musuh-musuhnya.

Berita hari Rabu 19/1/1433 Jam 10 malam:

Gempuran dan tembakan sniper masih terjadi seperti biasanya. Gempuran dan tembakan tsb tidak hanya mengenai manusia dan bangunan, bahkan sapi dan kambing pun tak selamat. Ada seekor sapi dan 15 ekor kambing yang mati akibat serangan Houtsiyyin atas rumah-rumah penduduk di Dammaj.

Ada seorang gadis kecil yang terluka pagi kemarin, yaitu Maryam Abdul Hakiem. Ia terkena pecahan mortir di punggungnya setelah rumah mereka tertimpa mortir Hawn.

Adapun di front Kitaf, maka terjadi baku tembak sesekali (antara kabilah2 Sunni pro Dammaj vs Houtsiyyin). Hari ini, kabilah2 sunni mengalami kemajuan yg lumayan. Kami kabarkan pula bahwa Syaikh Yahya bin Latslah Al Waili (salah seorang komandan pasukan Wailah) beserta tiga orang pendampingnya (satu dari Wadi Ubeidah, satu lagi dari Hasyid) terbunuh. Hal itu terjadi ketika Syaikh Yahya sedang memeriksa front lalu duduk di suatu tempat bersama ketiganya, kemudian jatuhlah sepucuk mortir Hawn di tempat mereka berada. Semoga Allah merahmati mereka semua dan menerimanya sebagai syuhada’.

Koalisi Houtsiyyin mulai menampakkan perpecahan. Hari ini (Rabu) kami mendapat kabar bahwa ada dua unit mobil yang berisi pasukan dari Al Salim mengundurkan diri dari front Kitaf dan kembali ke kampung mereka. Mereka menolak untuk bertempur di barisan Houtsi.

Ditulis oleh: Abu Abdillah Al Kahlani (http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=125198)

http://basweidan.wordpress.com/2011/12/11/akhbar-dammaj-baru/

(nahimunkar.com)