Pelaksanaan operasi pengawasan terhadap orang asing, kamis 13 oktober 2016, berhasil mengamankan 12 WNA dari berbagai negara. Diantaranya terdapat satu keluarga warga negara tiongkok yang terdiri dari 3 orang. Terbukti menggunakan dokumen kependudukan DKI Jakarta palsu. Diantaranya Kartu Tanda Penduduk daerah Jakarta Utara, akte kelahiran, surat ganti nama, dan surat izin mengemudi.

Menurut pengakuan mereka, mereka nekat memalsukan dokumen agar menetap dan bekerja di Indonesia.

Yang sangat dicemaskan, Cina-Cina pendatang haram ini sengaja didatangkan oleh cukong-cukong dan mafia ke Jakarta sebagai salah satu strategi menghadapi Pilgub DKI 2017. Akankah kita diam saja?

Sumber: gemarakyat.id

(nahimunkar.com)