إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ [البقرة/156]

Diyakini, Ulama Dibunuh Pasukan Pemerintah Thailand

لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا [المائدة/82]

82. Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.(QS Al-Maaidah: 82).

Ustadz Daramae Da’kek, 51 tahun, seorang ulama Muslim terkemuka di distrik Banang Sata Yala diyakini telah dibunuh oleh pasukan kematian pemerintah Thailand, Senin lalu.

Menurut isteri almarhum, suaminya ditembak sewaktu dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi anaknya yang sedang belajar di Ma’had Tarbiyatulwatan Melayu Bangkok, Daerah Meang Jala. Almarhum meninggalkan seorang isteri dan 7 orang anak.

Inilah beritanya:

Thailand Siaga Penuh Setelah Bunuh Ulama Terkemuka Yala

Kamis, 10 Jun 2010

Yala – Seorang pejabat senior pemerintah Thailand mengatakan pemerintah dalam keadaan siaga tinggi karena takut akan pembalasan dari para pejuang Muslim setelah pembunuhan hari Senin terhadap Ustadz Daramae Da’kek, 51 tahun, seorang ulama Muslim terkemuka di distrik Banang Sata Yala yang diyakini telah dibunuh oleh pasukan kematian pemerintah.

Ustadz Mae, ditembak mati oleh orang tidak dikenal pada pukul 4 sore ketika almarhum sedang menaiki motor di jalan raya di antara Kg Talingshan dan Kg Lingek, Mukim Bannangsata, Daerah Bannangsata, Yala.

Menurut saksi, terdapat sebuah mobil yang melalui jalan tersebut lalu orang-orang di mobil tersebut menembak almarhum Ustadz Mae. Orang kampung yang turut melalui jalan tersebut telah membawa almarhum ke Rumah Sakit Bannangsata.

Ustadz Mae yang mengalami pendarahan serius akibat tembakan di bahagian leher kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jala. Dia meninggal dunia saat berlangsung operasi pembedahan. Jenazahnya kemudian dibawa pulang untuk dikebumikan.

..pejabat senior pemerintah Thailand mengatakan pemerintah dalam keadaan siaga tinggi karena takut akan pembalasan dari para pejuang Muslim setelah pembunuhan hari Senin terhadap Ustadz Daramae Da’kek, 51 tahun, seorang ulama Muslim terkemuka di distrik Banang Sata Yala yang diyakini telah dibunuh oleh pasukan kematian pemerintah..

Menurut isteri almarhum, suaminya ditembak sewaktu dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi anaknya yang sedang belajar di Ma’had Tarbiyatulwatan Melayu Bangkok, Daerah Meang Jala. Almarhum meninggalkan seorang isteri dan 7 orang anak.

Sementara itu dua puluh dua orang luka-luka pada Selasa malam ketika sebuah granat meledak di jalan utama di Yala di daerah pemukiman mayoritas Muslim Melayu

Pihak berwenang mengatakan dua pria menaiki sepeda motor melemparkan granat ke sebuah kendaraan militer yang bergerak. Namun granat tersebut gagal untuk meledak pada sasaran dan memantul kembali ke jalan dimana granat itu kemudian meledak, melukai oang-orang disekitar tempat kejadian.

Serangan tersebut terjadi pada sekitar jam 19:30, yang merupakan salah satu waktu dimana penduduk lokal ramai keluar untuk berjalan makan di warung, restoran dan kedai teh. (aa/bp,tn)

Sumber: voaislam.com

Orang Yahudi dan musyrikin paling keras permusuhannya terhadap Muslimin

Allah Ta’ala telah mengingatkan bahwa orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik adalah paling keras permusuhannya terhadap orang Mu’min.

لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا [المائدة/82]

82. Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.(QS Al-Maaidah: 82).

Pada saat yang bersamaan sekarang ini sedang ramai dibicarakan kekejaman orang-orang Zionis Yahudi terhadap Muslimin di Gaza Palestina, sampai anak-anak dan wanita-wanita pun dibantai. Masih pula diblokade sudah 3 tahun lebih. Masih pula rombongan kemanusiaan yang mau membatu ke Gaza pun dibantai di tengah laut di kapal Mavi Marmara di perairan internasional hingga 10-an orang tewas dan 50-an luka-luka. Bahkan 4 orang yang luka-luka dilemparkan ke laut oleh Zionis Israel biadab.

Itu semua yang jadi sasaran adalah Muslimin. Buktinya, selama dipenjara di Israel, relawan Muslim dari Kispa Indonesia mau shalat atau beribadah saja tidak dibolehkan oleh Israel. Sedang ketika diinterogasi lalu relawan Muslim menjawab dari Indonesia langsung diludahi, sedang yang dari Inggeris (bukan negeri Islam) diperlakukan dengan baik oleh Israel. Itu tak lain karena permusuhannya terhadap Islam yang sangat keras.

Hampir sama dengan itu adalah permusuhan orang musyrikin terhadap Muslimin seperti yang membunuh ulama itu. Bahkan di negeri yang mayoritas Muslim pun seperti orang-orang musyrik Bali juga berani mentang-mentang. Sampai-sampai sangat mendhalimi Muslimin pun berani. Hingga Muslimin di Denpasar tidak dibolehkan punya kuburan Muslim di sana, maka bila ada Muslimin meninggal terpaksa dimakamkan di Negara, sejauh 2,5 jam perjalanan mobil. Begitu juga, mau membuat musholla saja tidak diberi izin, apalagi masjid. Padahal tidak minta-minta dana kepada pemerintah setempat yang dikuasai orang musyrik itu. Sementara itu kalau untuk kepentingan musyrikin, misalnya nyepi, maka Muslimin pun terkena dampaknya. Itu apa tidak mentang-mentang? Bahkan untuk kepentingan agama kemusyrikan mereka, mereka membuat proyek miliaran rupiah.

Itulah salah satu bentuk permusuhannya yang amat sangat seperti ditegaskan dalam Al-Qur’an itu.

Masih pula mereka nglunjak ke tingkat nasional. Masih segar dalam ingatan kita, tanpa malu-malu mereka sangat menentang rancangan undang-undang anti pornografi. Bahkan ada suara-suara kalau sampai RUU Anti Pornografi disahkan maka Bali akan memisahkan diri. Suara semacam itu adalah kaduk wani kurang dugo (tidak mengaca diri). Dari segi energi seperti listrik saja Bali masih dipasok dari Jawa, tetapi sudah berani sesumbar hanya karena membela misi telanjangnya syetan. Sebagaimana syetan sejak semula menipu manusia sehingga dalam sejarah permusuhan antara syetan dengan manusia sampai Adam dan Hawa terbuka auratnya karena ditipu syetan itu, maka rekanannya sekarang pun meneruskan perjuangan syetan itu untuk menentang yang anti telanjang.

Bersabarlah wahai saudara-saudaraku Muslimin. Orang-orang Yahudi dan Musyrikin memang telah difirmankan Allah Ta’ala, mereka itu sangat dahsyat permusuhannya terhadap Muslimin. Di tengah-tengah antara mereka itu banyak pula munafiqin. Makanya di negeri yang mayoritas Muslim pun mereka berani mentang-mentang. Dan kalau mereka mayoritas, maka membunuhi Ulama sebagaimana berita tersebut di atas. Ketika belum mayoritas pun sudah berani mendhalimi Muslimin, dan bahkan kini berencana mau menjadi ajang kontes ratu-ratuan sejagad untuk mengobarkan wanita telanjang tingkat dunia tahun 2014.

Kalau permusuhannya terhadap Muslimin dengan aneka cara itu dibiarkan, maka akan semakin nglunjak. Oleh karena itu sudah saatnya untuk dipikir ulang. Bagaimanapun, ini soal keyakinan agama! Kita meneruskan misi Allah Ta’ala, mereka meneruskan misi syetan, baik secara sejarah permusuhan antara manusia dengan syetan maupun secara kehidupan nyata.

Sadarilah wahai saudara-saudaraku Muslimin walmuslimat. (nahimunkar.com).