Uang Rupiah Baru pecahan 1000


Banda Aceh, Aktual.Com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Asrizal H Asnawi mendesak ke pemerintah agar semua gambar pahlawan perempuan asal Aceh agar dihijabkan saat dipergunakan di semua tempat, termasuk mata uang.

Permintaan Asrizal tersebut disampaikannya dihadapan Direktur Kepahlawanan Nasional, Kemensos, Hotman sehubungan dengan terbitnya pecahan mata uang Rp 1000 emisi 2016 yang menyertakan gambar Cut Mutia tetapi tanpa memakai hijab.

“Iya benar, tadi saya meminta hal tersebut agar foto-foto pahlawan dan pejuang wanita kita dihijabkan. Beliau (Direktur Kepahlawanan Nasional, Hotman) setuju tetapi tentunya akan didiskusikan melalui pihak keluarga terlebih dahulu,” kata Asrizal seperti dilansir Serambi, Jumat (10/3.

Sebelumnya diberitakan Asrizal melalui kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin menggugat Bank Indonesia (BI) ke PN Jakarta Pusat Selasa, 24 Januari 2017 lalu karena mengeluarkan pecahan uang Rp 1000 yang menyertakan gambar pahlawan perempuan Aceh, Cut Mutia, tanpa mengenakan hijab. Dimana saat ini, gugatan tersebut masuk tahapan mediasi.

Alasan dirinya meminta agar foto semua pahlawan perempuan Aceh dihijabkan kata dia agar jika nanti ada lembaga tertentu ingin memasang foto pahlawan perempuan dari Aceh sudah berhijab.

“Semua kita lakukan agar dimasa hadapan ketika BI atau lembaga lainnya ingin mengambil gambar pahlawan kita semuanya sudah berhijab,” ujar Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRA ini./(Dedy Kusnaedi)

Sumber : aktual.com

(nahimunkar.com)