FOTO/NET


RMOL. Turun dari elevator khusus yang berjalan otomatis, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud langsung disambut dengan pengawalan ketat.

Usai disambut Presiden RI Joko Widodo di tangga pesawat, Raja Salman yang satu mobil dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin langsung bertolak ke Istana Presdien Bogor. Raja Salman bertolak ke Istana Bogor melalui Tol Jagorawi.

Ada sekitar 50 mobil yang ikut dalam iring-iringan tersebut. Mobil yang membawa Raja Salman berada di nomor keempat setelah mobil patwal polisi.

Menurut pantauan Kantor Berita Politik RMOL, jalan di kawasan Bandara Halim Perdanakusuma, baik dari arah Cawang maupun dari arah Cililitan, ditutup sepenjang iring-iringan.

Kendaraan dari arah Cawang ditutup persis di depan pintu masuk Pangkalan TNI Angkatan Udara. Praktis, antrean kendaraan mengular ke belakang.

Penjagaan dari petugas gabungan, baik polisi dan TNI, begitu ketat saat rombongan Presiden Jokowi dan Raja Salman lewat. Jalan Halim Perdanakusuma dijaga ketat agar steril selama beberapa menit.

Sekitar pukul 13.15 WIB, setelah semua rombongan melintas, lalu lintas kembali dibuka. Kendaraan dari dua arah kembali normal.

Iring-iringan panjang Raja Salman menjadi perhatian warga di dalam Bandara Halim maupun di luar bandara. Banyak warga mengabadikan iring-iringan tersebut dengan ponsel pribadi mereka. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang membuat video live ‘langsung’ yang langsung mereka unggah ke akun sosial media.

Teriakan “Ahlan Wa Sahlan” yang berarti selamat datang dalam bahada Arab itu pun bergema. Tak hanya itu, teriakan “Allahu Akbar” juga dipekikkan oleh beberapa warga yang berdesak-desakan menyaksikan iringan mobil Raja Salman saat keluar dari gedung VVIP Sasana Manggala Praja. [ihsan/rus]

Sumber: rmoljakarta.com

(nahimunkar.com)