ilustrasi


Gelombang pengunduran diri kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DKI Jakarta terus terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 11 kader PDI-P Jakarta Barat hengkang. Surat pengunduran diri pun telah diterima pengurus partai banteng setempat, 18 Februari lalu.

Artinya, resign dilakukan setelah pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 digelar, 15 Februari. Bahkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah rampung melakukan hitung riil perolehan suara.

Hasil real count tersebut menyatakan, petahana yang diusung PDI-P, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, keluar sebagai peraih suara terbanyak.

Adapun 11 orang yang mundur, sebagaimana salinan dokumen tanda terima DPP PDI-P, adalah:
1. Wakil Ketua DPC PDI-P Jakbar Madsuni.
2. Pengurus PAC PDI-P Taman Sari atas nama Suwandi, Ahmad Tauhid, dan Khoe Hoen Gjoe.
3. Pengurus Ranting PDI-P Wijaya Kusuma atas nama Wahyudi S, Maryanto, dan Aan.
4. Pengurus Ranting PDI-P Keagungan atas nama Agung DK, Oeng Jan Nie, Ahim bin Samsuri, Djoni Lia, Abdul Hoir Tahja, dan Upai Supardi.

sumber: teropongsenayan/suaranews.co

(nahimunkar.com)