Gara-gara Aliran Sesat LDII Lagi

ada apa dengan ND (penipuan syahwat)

gara-gara-aliran-sesat-ldii-lagi

Kasus berikut ini terjadi di Pacitan Jawa Timur, dimuat di salah satu blog. Kami kutip seutuhnya, tanpa diedit. Walau penulisannya kurang mengikuti kaidah-kaidah penulisan huruf besar dan kecil, namun isinya pantas kita simak.

Inilah kasus gara-gara aliran sesat LDII:

ada apa dengan ND (penipuan syahwat)

Selengkapnya ada akhwat bernama Ima Lestari

domisli di Donorejo Pacitan. berkenalan dengan laki-laki bernama Agus

dlm perkenalan itu, ortu ima, yg awam akan agama disuruh tanda tangan surat bertuliskan pegon (arab gundul melayu) yang intinya : untuk penyerahan wali terhadap pengurus ldii untuk di nikahkan anaknya.dan dari pihak LDII tidak menjelaskan apa isi surat itu.

padahal orang tuanya sama sekali bahkan  tidak tau menahu akan perihal dan maksud dari isi surat itu.
dan perempuan itu diajak ke suatu tempat  pengajian,yang mana si Ima diajak untuk mengaji bersama LDII.

ternyata di dalamnya yang di jumpai bukanlah pengajian yang dimaksudkan,akan tetapi sudah ada pengurus tim perkawinan beserta jajarannya yang siap melaksanakan akad nikah Ala Islam Jamaah yang di sebut ND (nikah dalam).

untuk mengadakan ND, Si Ima perempuan ini awam  memang sejatinya belum begitu mengenal agama,sehingga nunut aja apa yang ditandaskan oleh Agus Susanto. akhirnya Ima  tanpa sepengetahuannya ikut dalam baiat surat dan nikah ND….(nunut aja).

setelah terlaksananya ND barulah Ima diberi tahu bahawasanya dia sudah saat itu menjadi istrinya si Agus Susanto,ancaman pun terhadap Ima di lancarkan: “kalau kamu membocorkan perihal ini kamu akan masuk neraka”. Ima pun ketakutan dengan ancaman tersebut.sehingga dia memilih tutup mulut kejadian yg terjadi yang baru dialaminya. Dan didoktrin bahwa setelah acara ND ini kamu jangan bilang siapa-siapa bahwa di luar jamaah kita adalah orang kafir termasuk ortumu.

selama satu minggu stlh ND, Agus dan Ima melakukan hubungan layaknya  pasutri, padahal KUA belum meresmikan dan ortu nya tidak tahu bahwasanya anaknya sudah dinikahi oleh Agus. acap kali Agus ingin melakukan hubungan intim si Ima di ancam dengan hal serupa.

setelah melakukan hubungan intim ima bercerita terhadap ortunya akhirnya ima pingsan, karena ortunya marah.. .maka KUA pun berlangsung dilaksanakan setelah seminggu ND.

dlm pernikahan berjalan mulai dari januari Ima selalu mendapatkan perlakuan KDRT kekerasan psikis yang akhirnya menimbulkan tanda tanya dalam dirinya apakah ldii ini ajaran yang benar?

lalu ima bertanya kepada kaka iparnya tntg ajaran ldii itu…

dijawabnya bahwa ldii itu adalah sesat!

setelah itu Ima bergejolak stres dengan hal yang menimpa dirinya, dia selalu mendapatkan kekerasan demi kekerasan… diancam dan disekap bahkan tidak di nafkahi dan juga tidak boleh berhubungan dengan keluarganya.

Dua minggu yang lalu akhirnya orang tua menjemput karena tidak ada kabar selama 4 bulan
stlh dijemput, ortu menyadari bahwa ldii itu sesat karena sudah menyia-nyiakan anaknya dan sudah merenggut keperawanan oleh Agus Susanto sebelum diresmikan oleh KUA tanggal 6 juni, akhirnya kita melaporkan ke polisi atas perilaku Agus Susanto yang punya pemahaman mengkafirkan kaum muslimin
sedangkan besok  jam 9 pagi kita dipanggil menghadap polres Pacitan untuk menindak lanjuti laporan pada tanggal 6 juni yang lalu, sekalian di pertemukan dengan agus susanto, sudah dua hari ini keluarga ima didatangi terus dan terus oleh keluarga Agus susanto ,yang intinya ingin berdamai saja ala kekeluargaan dengan tidak melaporkan pada pihak berwajib.

setelah pemanggilan polisi kasus ini sudah diketahui oleh pihak hidayatullah.com, voaislam.com, eramuslim.com, dan tvone.com serta Republika.com untuk meliput setelah di pengadilan tujuannya untuk membongkar kebusukan ldii selama ini yang belum pernah terungkap jadi kami mohon mas untuk bisa ta’awaun terhadap musibah menimpa keluarga ima.

http://airmatakumengalir.blogspot.com/, Senin, 13 Juni 2011

(nahimunkar.com)