Dosen Fakultas Sosial dan Ilmu Politik UI, Ade Armando di tetapkan sebagai tersangka, Hal ini di sampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, Jakarta (25/1/17), “Yang bersangkutan dijerat Undang-Undang ITE”,

Penetapan tersangka berkaitan dengan cuitannya yang melecehkan agama islam beberapa waktu lalu, Ade armando  menghina agama islam dengan mengatakan Allah bukan orang arab, di media sosial.

“Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayat-Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, China, Hiphop, Blues”.tulis dosen UI itu pada akun facebook dan twitter 20 Mei 2015. republika

Johan Khan merupakan pelapor kasus penistaan agama yang dilakukan Ade Armando. Johan Khan melaporkan Ade Armando ke polisi pada 23 Mei 2015. Ade Armando dianggap telah menistakan agama melalui tulisan status Facebook tanggal 20 Mei 2015.

“Kabar gembira itu: @adearmando1 sdh ditetapkan sbg Tersangka dlm Gelar Perkara pekan lalu, begitu info dari Penyidik. Alhamdulillaah” tweet Johan Khan dengan akun twitter @cepjohan, selasa(24/1/2017)

Johan mendesak Ade menyampaikan permohonan maaf melalui akun Twitter, tapi tersangka tidak memenuhinya.

Lebih lanjut Johan Khan berharap pihak UI kooperatif dan berharap pihak kepolisian dapat menahan Ade Armando.

“Saya berharap polisi bisa segera menahan @adearmando1 dg pertimbangan subyektif maupun obyektif sesuai KUHAP krn profile ybs memenuhinya” papar Johan di kutip dari islamedia.*/paktiga.com

***

“Ngiri” Ade Armando Dipolisikan, Muhammad Amin Sengaja Bilang “Allah Itu Tidak Ada”, agar Dipolisikan

Posted on 25 Mei 2015 – by Nahimunkar.com

Penulis Buku “Ziarah ke Makam Tuhan” Tantang Facebooker Laporkan Dirinya ke Polisi dan Tentara

PRIBUMINEWS – 20 Mei lalu, dosen komunikasi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Ade Armando dilaporkan ke kepolisian berkenaan dengan status Facebook-nya yang menyatakan; “Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayat-Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop, Blues ….”

Berkenaan dengan pelaporan ke kepolisian akibat pernyataan “Allah bukan orang Arab” yang menjadi kontroversi di masyarakat, Facebooker dengan nama Muhammad Amin yang juga penulis buku “Ziarah ke Makam Tuhan” menulis status di laman Facebooknya; menyatakan bahwa Allah itu tidak ada. Dan menantang Facebooker untuk melaporkannya ke kepolisian, atas pernyataan tersebut.

“Bilang Allah itu bukan orang Arab saja dipolisikan, ini saya bilang Allah itu tidak ada. Silahkan lapor ke polisi, tentara, mertua atau Allah sendiri. Kalau Allah memang marah, biar dia sendiri yang memenjara saya,” tulis Muhammad Amin (status Facebook dikutip pada tanggal 25 Mei 2015 Pukul 17:02 WIB)

Muhammad Amin sempat diingatkan oleh teman Facebooknya dengan akun Ospar Aristo untuk berhati-hati dalam pernyataannya, karena hawatir pernyataannya jadi pemicu atas kejatuhannya.

“awas jatuh om amin…” tulis Ospar.*/pribuminews.com/ Oleh Redaksi – Senin 25 Mei 2015 , 17:37

(nahimunkar.com)