Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendapat cecaran pernyataan “ancaman” dan “berani” dari Gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus penistaan agama, Kamis (31/1) di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta.

1. “Saya berterima kasih, saudara saksi ngotot di depan hakim bahwa saksi tidak berbohong, kami akan proses secara hukum saksi untuk membuktikan bahwa kami memiliki data yang sangat lengkap,” ujar Ahok.

2. “Percayalah, sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Mahakuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih,” ujar Ahok seperti dilansir Kompas.com

Kita tak tahu bagaimana respon KH. Ma’ruf Amin saat mendengar pernyataan tersebut. Namun jika menyimak kalimat di atas, khususnya nomor 2, tak cukup pantas diucapkan oleh seorang penista agama kepada ulama kharismatis yang memimpin lembaga agama terhormat dan menjadi panutan umat Islam.

Sumber : wajada.net

(nahimunkar.com)