.

 

Shoutussalam.com – Setelah malam tadi berunjuk rasa dan sempat terjadi kericuhan di Mapolsek Bekasi Selatan, siang ini (18/02/2014) aktivis Islam yang melakukan pembelaan terhadap ustadz Adam Amrullah di Mapolers Bekasi. Buntutnya, karena semangat dalam pembelaan, para aktivis ini ditangkapi oleh Polres Bekasi.

“Rusuh, hampir semua Ikhwan ditahan,” kata aktifis Islam Bekasi, Hardiansyah, seperti dikutip dari kiblat.net di depan kantor Polres Bekasi, Jl.Pramuka no.79 (Depan alun-alun Kota Bekasi), hari Selasa.

Senin malam (17/02/13) meski dalam guyuran hujan,  KUIB (Kongres Ummat Islam Bekasi) melakukan aksi penutupan jalan di Pulo Ribung Raya.  Tepatnya sepanjang jalan depan Polsek sebagai bukti protes atas ketidak adilan mereka menahan aktivis yang memperjuangkan sunnah dan melawan kesesatan.

Pembelaan terhadap aktivitas Ustadz Adam yang seringkali membuat kuping aliran sesat LDII ini juga tak luput dari perhatian aliran sesat lainnya. Dalam situsnya, organisasi Ahlu Bait Indonesia (ABI) turut memojokkan para aktivis yang sempat hadir dalam KUIB (Kongres Umat Islam Bekasi).

Gara-gara dalam KUIB ini ummat mendeklarasikan dukungan terhadap komponen perjuangan Suriah, Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS), situs ABI menyebut aktivis KUIB dengan nama ISIS Indonesia.

Selasa, 15 Rabi`ul Akhir 1435H / February 18, 2014

[sksd/dbs]

(nahimunkar.com)