Ilustrasi: Istimewa


BANTUL, suaramerdeka.com – Salah seorang pemuda yang belakangan diketahui berinisial R (22), warga Sapen, Kota Yogyakarta, terpaksa diamankan petugas Polsek Banguntapan, Kabupaten Bantul, karena mengenakan T-Shirt bergambar palu arit atau lambang PKI. Meski tidak ditahan, namun orang tua yang bersangkutan dimintai keterangan di Polres Bantul.

Menurut Kapolsek Banguntapan, Kompol Suharno, penangkapan terhadap yang bersangkutan terjadi pada Sabtu (24/12) malam sekitar pukul 21.00 saat R menyaksikan konser musik dan pameran Indie Clothing Festival di Jogja Expo Cente (JEC), Jalan Janti, Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Saat menyaksikan konser musik dan pameran Indie Clothing Festival, R mengenakan T-Shirt bergambar palu arit atau lambang PKI. Saat itu, petugas keamanan JEC tahu kalau yang bersangkutan memakai kaos berlambang organisasi terlarang. Kemudian dilaporkan ke petugas yang sedang bertugas di daerah itu.

”Melihat ada pengunjung menggunakan T-Shirt bergambar palu arit, petugas keamanan gedung JEC berkoordinasi dengan aparat kepolisin. Kemudian yang bersangkutan diamankan di Posko Keamanan JEC yang selanjutnya dibawa ke Polsek Banguntapan,” ujar Kapolsek Banguntapan, Senin (26/12).

Lebih lanjut Suharno mengatakan, dari pemeriksaan awal, R mengaku mendapatkan T-Shirt bergambar palu arit dari toko Origin Merch di kawasan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan harga Rp 125.000. Kaos tersebut diproduksi dari produksi rumahan yang ada di Bandung, Kota Kembang.

Dihadapan petugas bersangkutan mengaku T-Shirt tersebut, dibeli sudah satu tahun lalu. ”Dia belinya satu tahun lalu,” katanya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, pihak petugas juga sudah memanggil orang tua R. Karena kasus ini, menyangkut soal politis maka kasusnya dilimpahkan ke Polres Bantul.

Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, berkas acara pemeriksaan awal yang dilakukan Polsek Banguntapan, langsung diserahkan ke Intelkam Polres Bantul. ”Berkas acara pemeriksaan awal sudah kita limpah ke Intelkam Polres Bantul. Sedangkan pelaku sementara belum ditahan,” jelasnya.

(Sugiarto/CN19/SMNetwork)

Sumber: berita.suaramerdeka.com/ 26 Desember 2016

(nahimunkar.com)