ACEHTREND.CO,Takengon- BH, SH, Rabu (21/12/2016) diringkus oleh aparat dari Satuan Intel Polres Aceh Tengah, karena menyimpan topi berbintang merah dan satu lembar bendera meja palu arit. Kepada polisi BH mengaku barang terlarang yang mirip logo dan atribut partai PKI –partai terlarang di Indonesia– diperoleh saat berlibur ke Vietnam.

Penemuan ini diketahui saat polisi menggeledah ruang kerja BH yang berprofesi sebagai PPAT/Notaris di Tanoh Gayo.

“Itu souvenir dari Vietnam. Kenapa palu arit dan bintang merah? Karena Vietnam adalah negara komunis,” terang BH di depan polisi.

Pun demikian, BH mengaku tidak memajang souvenir itu di ruang publik. Hanya ia taruh sebagai koleksi di ruang kerja pribadi.

Informasi yang diperoleh aceHTrend, pihak kepolisian sedang berkoordinasi terkait langkah hukum yang akan ditempuh.

Sumber: acehtrend.co

(nahimunkar.com)