Korban Merapi Menjadi 25 Orang

(Termasuk Mbah Maridjan)

Korban tewas akibat letusan Gunung Merapi di Jawa Tengah hingga Rabu pagi (27/10) bertambah menjadi 25 orang.

Petugas di Posko Utama Sleman, Nahwan, mengatakan termasuk di antara korban meninggal adalah Mbah Maridjan, yang dikenal sebagai juru kunci Merapi.

“Hingga pagi ini pukul 09.15, ada 25 orang yang meninggal,” kata Nahwan kepada BBC Indonesia.

Beberapa media melaporkan Mbah Maridjan ditemukan Rabu pagi sekitar pukul 05.00. Para petugas menemukan jenazah Mbah Maridjan di rumahnya di Desa Kinahrejo, Sleman.

Puluhan orang yang mengalami luka bakar akibat awan panas masih dirawat di rumah sakit.

Nahwan mengatakan semua warga telah diungsikan dari daerah berbahaya.

“Sudah tidak ada lagi anggota masyarakat di kawasan berbahaya. Semuanya telah diungsikan,” kata Nahwan.

Ia mengungkapkan jumlah pengungsi sekarang mencapai 19.000 orang yang ditempatkan di tujuh barak.

Gunung Merapi adalah gunung paling aktif di Indonesia.

Dua orang tewas ketika gunung ini meletus pada 2006 sedangkan ketika meletus pada 1930 tidak kurang dari 1.300 orang meninggal dunia.

Sumber: Bbcindonesia, 27 Oktober 2010 – 02:50 GMT

(nahimunkar.com)