Menurut HRW, jumlah riil rumah penduduk Rohingya yang dibakar dengan sengaja mungkin lebih tinggi

Hidayatullah.com–Kelompok pemerhati hak asasi manusia mengklaim mereka memiliki bukti menunjukkan militer Myanmar atau Tatmadaw membakar desa dihuni penduduk Islam Rohingya di Rakhine.

Sebuah NGO berbasis di New York mengeluarkan gambar satelit dan hasil wawancara dengan saksi yang mengungkapkan 1.500 bangunan milik etnis minoritas Islam itu telah dihancurkan sejak Oktober tahun lalu.

 “Penemuan baru itu, sekaligus menyangkal dakwaan Tatmadaw dan pemerintah Myanmar bahwa militan Rohingya mendalangi insiden itu. Itu memang dilakukan tentara,” kata Direktur Human Right Watch (HRW) wilayah Asia, Brad Adams.

Menurutnya, jumlah riil rumah penduduk Rohingya dibakar dengan sengaja mungkin lebih tinggi.

“Pola perbuatan itu jelas menunjukkan penghancuran sistematis terhadap struktur telah menjadi agenda pemerintah. Sulit untuk percaya militan terlibat mampu membakar lebih dari 300 struktur dalam waktu sebulan dan tentara hanya melihat tanpa mengambil tindakan apapun.

 “Gambar satelit itu juga menampilkan sosok pejabat pemerintah di negeri bergolak itu dan sudah saatnya mereka berhenti membuat penyangkalan tentang hal tersebut,” jelasnya*

Rep: Panji Islam/hidayatullah.com/Sabtu, 17 Desember 2016

(nahimunkar.com)