Lomba “Menghina Nabi” di Facebook, Menkominfo Hanya Berkuasa Menyurati

Ada lomba menggambar Nabi Muhammad di Facebook. MUI (Majelis Ulama Indonesia) hanya bisa minta Menkominfo untuk mencekal grup facebook itu, karena dinilai mengarah kepada penghinaan agama. Sedang Menkominfo hanya kuasa untuk menyuratinya.

Beginilah cara (tidak) melindungi agama di Indonesia ini.

Inilah berita-beritanya:

Lomba Gambar Nabi Muhammad

MUI Minta Pemerintah ‘Cekal’ Grup Facebook Kartun Nabi

Muhammad Taufiqqurahman – detikinet

Rabu, 19/05/2010 11:15 WIB


Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk dapat ‘mencekal’ alamat grup di Facebook berjudul ‘Everybody Draw Mohammed Day!’

“Harusnya Kementerian Komunikasi dan Informasi dapat mencekal adanya peredaran seperti ini. Karena menggambar Nabi Muhammad mengarah kepada penghinaan agama,” ujar Ketua MUI Amidhan kepada detikINET, Rabu (19/5/2010).

Selain itu, Amidhan juga berpesan kepada seluruh masyarakat Muslim agar tidak terpancing dan mengikuti lomba tersebut yang akan digelar pada 20 Mei 2010. “Ini cyberwar. Pemerintah harus segera bertindak,” tegasnya.

Amidhan mengingatkan, penghinaan akan dapat memperkeruh suasana dengan dengan para penganut dan kelompok-kelompok yang berbeda dengan Islam.

“Saya harap ini segera dapat diselesaikan sehingga tidak menimbulkan kekacauan,” pintanya. Sementara itu, Kemenkominfo belum bisa dimintai konfirmasi terkait isu ini. ( fw / fw )

http://www.detikinet.com/read/2010/05/19/100209/1359773/398/mui-minta-pemerintah-cekal-grup-facebook-kartun-nabi

Menkoinfo hanya berkuasa menyurati. Inilah beritanya:

Rabu, 19/05/2010 12:45 WIB

Ada Kontes Sketsa Nabi, Menkominfo Surati Facebook

Achmad Rouzni Noor II detikinet

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, mengaku telah menghubungi pihak Facebook terkait kontes menggambar wajah Nabi Muhammad.

Ditemui wartawan di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu (19/5/2010), Tifatul mengatakan kontes menggambar Nabi Muhammad di Facebook merupakan sebuah provokasi. Meski demikian, ia juga telah mengirimkan surat pada pengelola jejaring sosial tersebut.

Apakah surat itu untuk pemblokiran Facebook di Indonesia? “Memangnya kamu mau Facebook diblokir? Tidak kan?” ujar Tifatul membalas pertanyaan wartawan.

Menurut Tifatul, kontes itu hanyalah sebagian kecil dari konten yang ada di Facebook. Tifatul pun mengakui tidak semua konten Facebook menampilkan hal seperti itu.

Lalu, apa isi surat tersebut? “Saya sudah kirim surat ke pengelola Facebook untuk mencabut kontennya,” ujar Tifatul.

Sebelumnya, muncul seruan memblokir Facebook dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) wilayah Tangerang Selatan. KAMMI mendesak pemerintah memblokir Facebook sampai kontes itu dicabut dan ada permintaan maaf. ( wsh / wsh )

http://www.detikinet.com/read/2010/05/19/124503/1359928/398/ada-kontes-sketsa-nabi-menkominfo-surati-facebook