Mahasiswa Indonesia Tewas Ditikam di Masjid Narathiwat Thailand

Narathiwat (Voa-Islam.com) – Seorang mahasiswa Muslim asal Indonesia berusia 18 tahun tewas ditikam di sebuah masjid di provinsi bergolak Thailand selatan pada Kamis (01/07) dini hari, kata polisi.

Polisi mengatakan mahasiswa Indonesia tersebut tengah tidur bersama enam orang mahasiswa lokal lain ketika diserang pada pukul 2 dinihari di sebuah masjid di distrik Sungai kolok, sebuah kota perbatasan di provinsi Narathiwat, salah satu provinsi bergolak akibat perjuangan pemisahan diri umat Islam dari mayoritas Budha Thailand

korban ditikam dengan pisau sebanyak 7 kali hingga tewas, dan penyerangnya kemudian melarikan diri.

Belum diketahui siapa pelaku penyerangan tersebut namun dugaan awal polisi  serangan terjadi akibat perselisihan pribadi dengan remaja lokal, dan tidak berhubungan dengan perjuangan pemisahan diri umat Islam yang melanda wilayah provinsi perbatasan selatan yang dihuni mayoritas Muslim Melayu.

Perjuangan bersenjata di Thailand Selatan meletus kmbali pada Januari 2004 setelah satu dekade ketegangan yang terus meningkat akibat kesewenang-wenangan pemerintah pusat terhadap Muslim di daerah tersebut. Thailand Selatan sebelumnya merupakan daerah otonomi Kesultaanan Muslim Melayu sampai akhirnya di rebut oleh Kerajaan Budha Thailand pada tahun 1902.

Hingga kini lebih dari 4,100 orang telah tewas akibat kekerasan yang terus berbalas diwilayah tersebut. (aa/TN,AFP)

Sumber: voaislam, Kamis, 01 Jul 2010