Sungguh Sangat Memalukan… Bupati Katingan Kalimantan Tengah Kepergok Selingkuh Dengan Istri Polisi…

Kalau Hukum Islam Sudah Pasti Dirajam!!!

Sang suami yang polisi mendobrak pasangan zina ini di kamar kos-kosan jam satu malam.

http://www.updatepos.com/ a day ago

***

Malu, Kader Terbaik PDIP Sri Hartini Bupati Klaten Ditangkap KPK

DEWAN Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Klaten, Jawa Tengah, menyatakan prihatin dan malu atas kejadian penangkapan kader terbaik partai, Bupati Sri Hartini, oleh tim Satgas KPK pada Jumat (30/12) lalu.

Penangkapan Sri Hartini dalam kasus dugaan suap promosi jabatan, juga membuat malu masyarakat Klaten. Karena itu, DPC PDIP memohon maaf. Kini, Sri Hartini dan Suramlan, Kasi SMP Dinas Pendidikan, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC PDIP Klaten Sunarno dalam jumpa pers di kantor DPC PDIP, Kamis (5/1). Turut mendampingi fungsionaris DPC, PAC, dan anggota Fraksi PDIP DPRD Klaten. Andi Purnomo, anak Sri Hartini, selaku Wakil Ketua DPC dan anggota F-PDIP tidak hadir.

Menurut Sunarno, Bupati Sri Hartini dan Wakil Bupati Sri Mulyani adalah kader terbaik PDIP Klaten. Kemenangan dalam pilkada itu fakta dalam proses demokrasi dan konstitusional. Jelas, kemenangan itu membanggakan masyarakat, khususnya PDIP Klaten.

“Akan tetapi, dengan kejadian di rumah dinas bupati pada 30 Desember 2016, yaitu penangkapan Sri Hartini oleh tim Satgas KPK, tentu kami dan jajaran PDIP Klaten sangat terkejut,” ujar Bupati Klaten 2005-2015 tersebut.

Namun, DPP PDIP dengan cepat mengambil langkah tegas, yaitu melalui Keputusan No 211/kpts/12/2016 memecat Sri Hartini dari keanggotaan partai.

Kamis, 5 January 2017 14:20 WIB Penulis: Djoko Sardjono/ http://mediaindonesia.com

***

Kasus Suap Bupati Klaten, KPK Sita Uang Rp 3,2 Miliar

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – KPK menyita Rp3,2 miliar dari rumah dinas Bupati Klaten Sri Hartini dalam kaitannya dengan kasus dugaan korupsi penerimaan suap untuk mutasi jabatan pada Pemerintahan Kabupaten Klaten.

“Dari penggeledahan pada Minggu, 1 Januari 2017 di rumah dinas bupati, dari lemari di kamar yang diduga adalah kamar anak bupati ditemukan Rp3 miliar, kedua di lemari di kamar bupati sebanyak Rp200 juta,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (4/1/2017)./ http://www.teropongsenayan.com/Ferdiansyah

(nahimunkar.com)