Eramuslim – Dai kenamaan Arab Saudi, Dr. Muhammad al-‘Arifi, mengajak umat Islam untuk tidak menghadiri dan merayakan pesta pergantian tahun 2016 menuju 2017. Ajakan ini disampaikan Dr. Muhammad al-‘Arifi melalui jejaring sosial Twitter miliknya pada hari Rabu (22/12) kemarin.

“Saya mengajak kepada anak-anak saya untuk tidak menghadiri perayaan tahun baru. Agama kita melarang untuk datang dalam perkumpulan suka cita dan penuh ikhtilat antara kaum laki-laki dan perempuan, yang mungkin mengandung ritual syirik yang dilarang,” tweet Dr. Muhammad al-‘Arifi.

Dalam tweet terpisah Dr. Muhammad al-‘Arifi melanjutkan, “Akan lupa para peminum khamar kelezatannya di dunia, yaitu ketika Allah Subhanahu Wata’ala memberinya minum cairan penduduk neraka. Berkata Rasulullah : cairan penduduk neraka adalah keringat penduduk neraka atau ampas mereka.”

Menjadi kewajiban bagi umat Islam untuk tidak melakukan apa-apa yang tidak dicontohkan Rasul dan mencotoh warga kafir hanya karena untuk mengikuti perkembangan zaman.

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho‘ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269). (Cnnarabic/Ram)

Sumber: eramuslim.com/ zahid /Jumat, 23 Desember 2016

(nahimunkar.com)