Merajalelanya AIDS Akibat Zina, dan Akan Dilepasnya Artis Porno

1. Astagfirullah..Ribuan Remaja Jakarta Kena AIDS Karena Free Sex

2. Astagfirullah! Usai Nonton Video ‘Ariel’ Siswa SD & SMP Cabuli Anak SD

3. Ariel bisa bebas jika polisi tidak bisa melengkapi berkas penyidikan Ariel sampai sebelum 22 Oktober 2010.

4. Jika Ariel dibebaskan karena berkas tidak juga selesai, ribuan laskar FPI akan turun ke jalan.

Kenyataan yang sangat merusak moral masyarakat dan membahayakan bagi bangsa, tampaknya seakan hanya dianggap bumbu hidup belaka. Makin banyaknya manusia bahkan remaja yang terserang penyakit kotor sakit kelamin akibat zina, bahkan terkena AIDS yang sangat membahayakan bagi kehidupan manusia, sangat memprihatinkan. Itu gara-gara zina. Mereka sampai berzina, di antaranya karena dipacu oleh tontonan porno. Namun yang sudah tersebar kepornoaannya sampai ke seantero dunia, Ariel, justru dijanjikan untuk segera dilepaskan dari tahanan.

Bagi yang akalnya masih waras, apalagi masih ada iman di dada, maka tentu saja tidak rela bila orang yang sudah merusak moral manusia itu dilepaskan begitu saja. Sehingga ada berita seperti berikut ini:

FPI Akan Halangi Kebebasan Ariel pada 22 Oktober 2010

Saturday, 16 October 2010

Forum Pembela Islam (FPI) geram melihat kasus Ariel tidak juga diproses di pengadilan. Jika Ariel dibebaskan karena berkas tidak juga selesai, ribuan laskar FPI akan turun ke jalan. Ancaman tersebut dilontarkan Habib Salim Umar Alatas atau yang akrab dipanggil Habib Selon  selaku Ketua FPI DKI Jakarta. Ia kesal melihat dua kali berkas Ariel dari kepolisian ditolak pihak kejaksaan.

Jika penyelidikan tidak juga selesai, maka Ariel akan dibebaskan karena waktu penahanan sudah habis. Saat ini Ariel masih mendekam di Polda Metro Jaya. Pada 20 Oktober mendatang, kekasih Luna Maya itu genap menjalani hukuman penjara selama 120 hari.

“Cut Tari kan sudah mengakui. Kok masih dibilang kurang bukti lagi. Ini penyidik dan kejaksaan ijazahnya palsu kali ya,” ujar Habib Selon ditemui di kantornya, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis lalu (14/10/2010).

Menurutnya alasan berkas yang kurang komplit tidak cukup untuk melepaskan Ariel dari penjara. FPI akan turun tangan langsung untuk mempertanyakan kasus tersebut kepada kepolisian.

“FPI akan kawal polisi, back-up kejaksaan untuk menahan Ariel selanjutnya. Turunkan ribuan laskar FPI di mabes polri. Susah amat, kita gerakan FPI se-DKI,” ancamnya.

Ariel Bisa Bebas 22 Oktober 2010

Hampir 4 bulan mantan vokalis Peterpan Ariel merasakan dinginnya jeruji besi Tahanan Mabes Polri. Kini, tersangka kasus video porno itu bisa bernafas lega karena kesempatan untuk bebas sudah di depan mata.

Hal tersebut dikatakan Kabid Penum Mabes Polri Kombes Marwoto saat dihubungi wartawan via ponselnya, Jumat (15/10/2010). Menurut Marwoto, Ariel bisa bebas jika polisi tidak bisa melengkapi berkas penyidikan Ariel sampai sebelum 22 Oktober 2010.

“Minimal 22 Oktober 2010 ini (berkas penyidikan harus dilengkapi). Itu kan sesuai dengan undang-undang 120 hari,” jelas Marwoto.

Setelah itu Ariel bisa dibebaskan begitu saja, tanpa ada status sebagai tahanan. “Kalau masa tahanannya habis, ya sudah kita keluarkan saja,” tambah dia.

Sampai saat ini berkas penyidikan Ariel sudah bolak-balik dari Mabes Polri ke kejaksaan sebanyak 3 kali. Sekarang berkas tersebut ada di kejaksaan.

“Masih di kejaksaan. Begitu juga dengan berkasnya Luna dan Tari masih di kejaksaan,” kata Marwoto.

Hal senada juga dikatakan pengacara Ariel, Agha Khan. Dikatakan, masa penahanan Ariel memang akan habis 22 Oktober 2010.

Namun, Marwoto mengingatkan, polisi bisa menahan Ariel kembali bila diperlukan. “Maksimalnya November 2010 penyidik bisa tambah lagi (penahanan) jika dibutuhkan,” jelasnya. (detik)/ lbrt

Di antara pengaruh buruk video porno Ariel, sebagai berikut:

Astagfirullah! Usai Nonton Video ‘Ariel’ Siswa SD & SMP Cabuli Anak SD

SURABAYA (voa-islam.com) – Kerusakan moral bangsa akibat peredaran video porno yang dilakukan oleh orang yang diduga Ariel, Luna Maya dan Cut Tari sudah terbukti. Usai menonton video adegan mesum ketiga orang tersebut, dua orang siswa SD dan SMP ramai-ramai mencabuli siswi SD.

Usia boleh kekanak-kanakan, tapi nafsu binatang kedua bocah ingusan ini sudah terlalu dewasa setelah menonton video zina ‘Ariel-Luna-Cut Tari.’ Dua bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan SMP tega mencabuli siswi SD. Keduanya pun ditangkap petugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polwiltabes Surabaya.

Kedua tersangka bocah itu bernama Robbi (14) dan Roni (10) warga Benowo, Surabaya. Sementara korbannya kita panggil saja Sari (9) siswi kelas 3 SD yang juga tinggal di Benowo.

“Tersangka Roni ini masih duduk di bangku kelas 5 SD, sedangkan Robbi sudah duduk di bangku kelas 1 SMP. Kedua tersangka ini melakukan pencabulan usai melihat video porno di internet,” ujar Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya AKBP Anom Wibowo, Sabtu (19/6/2010).

…Usia boleh kekanak-kanakan, tapi nafsu binatang kedua bocah ingusan ini sudah terlalu dewasa setelah menonton video zina ‘Ariel-Luna-Cut Tari’…

Anom mengungkapkan pencabulan tersebut berawal ketika Robbi melihat video porno di sebuah warnet di Malang.

“Setelah itu, Robbi ini main ke Surabaya dan mengajak Roni serta korban bermain di sebuah kosong,” terang Anom.

Nah di rumah kosong itulah, tersangka Robbi mengajak korban bermain anak-anakan. Sementara Roni disuruh berjaga di depan pintu.

Selanjutnya di dalam rumah kosong itu, tersangka Robbi membuka baju dan celana dalam korban. Begitu juga dengan tersangka yang juga dalam keadaan telanjang.

Setelah itu tersangka Robbi merangkul dan menciumi tubuh korban. Tak puas, tersangka Robbi memasukkan alat kemaluannya ke alat kemaluan korban. “Perbuatan cabul yang dilakukan tersangka Robbi ini sudah dilakukan sebanyak 5 kali,” kata mantan Kasat Pidum Polda Jatim ini.

Rupanya perbuatan cabul yang dilakukan Robbi membuat tersangka Roni tergiur untuk ikut mencabuli korban. “Tersangka Roni mengancam kepada korban bila tak menuruti keinginannya akan melaporkan ke orangtuanya. Karena ketakutan korban akhirnya dicabuli oleh tersangka Roni,” jelas Anom.

Tersangka Roni mencabuli korban di sebuah pos kamling. Hanya saja tersangka Roni ini tak memasukkan alat kemaluannya ke kemaluan korban. “Tersangka Roni ini melakukan oral seks. Dia menyuruh korban untuk mengulum alat kemaluannya,” tutur Anom.

Kedua bocah ini tertangkap setelah korban melapor ke orangtuanya. Tentu saja kedua orangtua korban tak terima dan melapor ke Polwiltabes Surabaya.

Tanpa kesulitan, petugas menangkap kedua bocah ini di rumahnya masing-masing. Karena masih di bawah umur, kedua tersangka ini tak dijebloskan ke tahanan.

…Majelis Ulama Indonesia (MUI) Aceh dan Bogor menuntut ketiga artis pelaku video zina itu dihukum rajam…

Maraknya kejahatan moral dan seksual yang dilakukan anak bangsa akibat pengaruh video zina yang diduga dilakukan oleh artis Ariel, Luna Maya dan Cut Tari, membuat geram ulama. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Aceh dan Bogor menuntut ketiga artis pelaku video zina itu dihukum rajam. Tak hanya hukuman rajam, para ulama dari berbagai daerah di tanah air juga menuntut agar pelaku video zina tersebut diboikot dan dicekal. [taz/beritajatim]

Sumber: voa-islam.com, Sabtu, 19 Jun 2010

Para pengidap penyakit kelamin pun korbannya ribuan. Di Jakarta saja ribuan, bahkan sebagian banyak adalah remaja. Inilah beritanya:

Astagfirullah..Ribuan Remaja Jakarta Kena AIDS Karena Free Sex

Jakarta (voa-islam.com) -Astagfirullah, Pergaulan bebas dan maraknya pelacuran, secara tidak langsung berdampak pada meningkatnya penderita penyakit kelamin di Jakarta. Sedikitnya ada 9.060 warga Jakarta mengidap penyakit yang ditularkan dari hubungan seks bebas.

Jumlah penderita diprediksi jauh lebih banyak lantaran tidak sedikit warga yang masih malu menjalani pengobatan penyakit ini di rumah sakit maupun puskesmas yang tersedia.

Menurut Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinkes DKI Jakarta, Ida Bagus Nyoman Banjar, maraknya praktik pristitusi serta berubahnya pola pergaulan secara tidak langsung telah mempengaruhi peningkatan jumlah penderita penyakit kelamin ini.

Beberapa jenis penyakit kelamin itu seperti herpes, infeksi jamur, syphilis, vaginitis, bisul pada alat kelamin atau HPV, kutu kelamin, kutu di bawah kulit, dan AIDS.

Indikasi tersebut terlihat dari kelompok usia penderita penyakit ini. Dari total jumlah 9.060 penderita, 3.007 orang diantaranya berusia 14 sampai dengan 24 tahun. Sedangkan sisanya 5.863 penderita berusia di atas 24 tahun.

…”Kebanyakan penyakit kelamin ini ditimbulkan dari pola seksual yang salah, sehingga jika tidak diwaspadai maka akan berpotensi pada HIV/AIDS,” ujar Banjar…

Lebih lanjut dikatakan Banjar, dari data penderita, penyakit kelamin lebih banyak dialami kaum perempuan yang sebanyak 5.051 orang dan laki-laki sebanyak 4.009 orang.

“Kebanyakan penyakit kelamin ini ditimbulkan dari pola seksual yang salah, sehingga jika tidak diwaspadai maka akan berpotensi pada HIV/AIDS,” ujar Banjar, Jumat 15 Oktober 2010.

Dari hasil konseling Dinkes DKI, terhadap 3.680 penderita penyakit kelamin, sekitar 10 persen atau 360 orang di antaranya dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS.

Sementara itu berdasarkan data Dinkes DKI, jumlah kasus HIV/AIDS di Jakarta pada 2009 mencapai 5.827 kasus. Itu terdiri dari 2.849 kasus HIV dan 3.008 kasus AIDS.

Sebanyak 2002 orang penderita AIDS dari pengguna jarum suntik, sisanya 426 menderita AIDS dari non jarum suntik. Tercatat ada 426 orang meninggal dunia.(LieM/vvo)

Voaislam, Jum’at, 15 Oct 2010

Tidak ada manusia yang melindungi pelaku kebusukan kecuali manusia busuk pula. (nahimunkar.com)