Megawati dan Tjahjo Kumolo. Merdeka.com / Dwi Narwoko – merdeka.com


Menteri Dalam Negeri sedang mengarahkan warganya untuk mengkultuskan Presiden maupun pemimpin negara ala komunis dengan meniru Korea Utara (Korut).

“Kalau warga Indonesia diminta menghormati pemimpin ala Korut itu sudah kesalahan dan mengarah pada doktrin kultus komunis,” kata aktivis politik Ahmad Lubis kepada suaranasional, Jumat (13/1).

Kata Lubis, permintaan Mendagri itu sangat berbahaya dalam demokrasi. “Ujung-ujungnya kultus individu dan itu sedang terjadi di PDIP yang mengkultuskan Megawati Soekarnoputri,” jelas Lubis.

Lubis mengatakan, saat ini pemerintah sangat ingin dipuji dan tak suka dikritik. “Kalaupun dikritik maka muncul buzzer maupun media yang mendukungnya,” papar Lubis.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, meminta semua elemen masyarakat Indonesia menghormati pemimpin. Dia lantas memberi contoh bagaimana masyarakat Korea Utara begitu menghormati pemimpinnya. Kita ikutlah negara kecil, misal Korut (Korea Utara). Orang dari (anak) kecil sampai orang tua, begitu hormat dengan pendiri negara, terhadap ideologi negara. Nah, negara kita kan negara yang berideologi pancasila,” ujar Tjahjo Kumolo di gedung Kementerian Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Kamis (12/1).*/suaranasional.com/ . 14/01/2017 in Politik

***

20 Alasan Mengapa Korea Utara Disebut Negara Diktator Paling Gila di Dunia

OLEH SOSIAL POWER

(Dikutip bagian akhir, nomor 14-20 sebagai berikut).

14. Hampir seperempat juta orang tinggal di kamp penjara dikelilingi pagar listrik seumur hidupnya bersama keluarga (walaupun yang bersalah salah satu anggota keluarga) yang sebagian besar karena kesalahan yang sengaja atau tidak sengaja mengindahkan peraturan negara.

15. Di Korea Utara hanya ada satu channel televisi itupun harus hidup non stop tidak boleh dimatikan, kecuali di kecilkan suaranya tapi tidak sampai benar-benar tidak ada suara, begitu juga dengan radio. semua acara televisi hanya menyiarkan tentang Pemimpin tertinggi dan propaganda-propaganda bahkan di acara kartoon untuk anak-anak yang telah diputar robuan kali pasti selalu diselipi propaganda kebijakan dan tentang pemimpin tertinggi.

16. Di Korea utara jika ada warganya yang ketahuan menonton siaran tv dari negara lain (sering terjadi di wilayah perbatasan Korea Utara dan Selatan maka ia terancam eksekusi mati. Pihak pemerintah mendapatkan laporan bahkan dari tetangga, saudara kandung, orang tua, anaknya sendiri. Info : Korut Eksekusi Mati 80 Orang karena Nonton Drama TV Korsel

17. Sebagian pemasukan korea utara adalah dari penjualan senjata kepada kelompok militan dan pemberontak ke seluruh dunia, narkotika, dan pemalsuan surat berharga yang sebagian besar menggunakan mata uang dollar Amerika.

18. Di Korea Utara jika anda membaca koran tidak boleh melewatkan membaca artikel yang berisi foto pemimpin tertinggi, dan koran tersedia disetiap sudut tempat umum dan di setiap halaman koran di Korea Utara selalu ada foto pemimpin tertinggi.

19. Tidak ada akses internet di Korea Utara, bahkan web dari korea utara hanya bisa dihitung dengan jari itupun hanya untuk keperluan informasi bagi wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Korea Utara.

20. Wisatawan yang berkunjung ke Korea Utara harus beserta rombongan, akses kunjungan wisatawan asing ke Korea Utara dibatasi hanya maksimal 1000 orang per tahun. adapun peraturan selama di Korea Utara bagi wisatawan asing adalah: tidak boleh mengabadikan gambar dalam bentuk foto atau video warga Korea Utara, tidak boleh mengabadikan gambar tentara korea utara, tidak boleh berinteraksi dengan warga Korea Utara tanpa izin, tidak boleh bepergian keluar dari hotel tanpa izin pemandu, jika berfoto dimana ada lukisan, patung, foto pemimpin tertinggi tidak boleh menghalangi dan tidak boleh bergaya (harus tegap), tidak boleh membawa ponsel atau semua gadget yang memiliki akses internet, pelacak signal (seperti gps), jika ingin memotret atau merekam video harus seizin pemandu, wartawan asing sangat dilarang masuk ke Korea Utara, jika salah satu dari mereka menyamar menjadi wisatawan dan ketahuan maka ia akan dieksekusi mati! tempat-tempat yang dikunjungi biasanya selain pemandangan alam adalah propaganda bagaimana “kerennya” Korea Utara “yang lain.. lewaaaat!”.

Sumber : www.sosialpower.com

(nahimunkar.com)