Wakil Ketua Muhammadiyah Medan Rafdinal mengecam keras Ahok dan pengacaranya, Rabu (2/1). (Foto: Islahuddin Panggabean/Amanah)


Harianamanah.com, Medan — Wakil Ketua Muhammadiyah Medan, Sumatera Utara (Sumut) Buya Rafdinal mengecam sikap arogansi dan tidak beradabnya Ahok dan pengacaranya, atas perlakuan terhadap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Almukaram, KH. Ma’ruf Amin di Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) saat menjadi saksi untuk kasus penistaan Alquran yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Ahok jangan lagi mencari dan membangkitkan kemarahan ummat Islam. Perbuatan menista Alquran yang sudahh jelas tidak dibenarkan oleh Islam, kini ditambah lagi dengan menghina dan mengancam ketum MUI KH. Ma’ruf Amin, yang sangat dihormati dan dihargai oleh seluruh umat islam,” ujarnya kepada Harianamanah.com di Medan, Rabu (1/2).

Ia menilai bahwa, prilaku arogan dan sombongnya Ahok serta pengacaranya jelas menunjukkan bahwa Ahok bak orang kuat di negara ini yang tak boleh disalahkan.

“Ahoklah biang segala ini,  Ahoklah biang kerusuhan dan kerusakan di negara ini sekarang. Kita juga menyesalkan sikap hakim dan jaksa yang tidak menegur Ahok dan pengacaranya yang berlaku tidak sopan dan arogan terhadap KH. Ma’ruf Amin, yang merupakan saksi ahli yg diajukan oleh jaksa,” ujarnya.

Dengan kejadian ini, Muhammadiyah juga meminta aparat mengusut darimana Ahok dan pengacaranya mendapatkan info adanya percakapan telepon antara mantan Presiden SBY dengan KH. Ma’ruf Amin.

Reporter: Islahuddin Panggabean

Editor: Saifullah

Sumber : harianamanah.id

(nahimunkar.com)