MUI dan KPAI Minta Pemerintah Blokir 4,2 Juta Situs Porno

Selasa, 6 Juli 2010 – 16:34 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) untuk segera memblokir situs porno yang jumlahnya mencapai 4,2 juta.

“Kominfo selama ini beralasan belum diblokirnya semua situs porno karena keterbatasan personil. Karena di China sendiri dibutuhkan 30.000 orang untuk memblokir situs porno,” tutur KPAI Hadi Supeno di Kantor MUI, Jakarta, Selasa, usai mengadakan pertemuan dengan pengurus MUI, KH Ma’ruf Amin dan Ichwan Syam.

Hadi memohon MUI agar bersikap tegas lebih keras dengan mendorong polisi menanagani kasus pornografi. Polisi harus didukung agar tidak ragu menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tindak asusila.

“MUI telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan pornografi adalah produk haram. Kini gema dari fatwa tersebut tidak pernah terdengar kembali. Bahkan, sangat ironis karena setelah fatwa itu dikeluarkan dan UU Pornografi diintrodusir kasus pornografi semakin marak di tengah masyarakat,” tutur Hadi.

Sedangkan Ma’ruf Amin meminta agar warnet-warnet yang tidak memiliki perangkat lunak untuk memblokir situs-situs porno agar ditutup saja. “Karena warnet ini akan menyebarkan bahaya pornografi,” tutur dia.

Selain itu, kata Ma’ruf yang juga anggota dewan pertimbangan presiden ini, pemerintah harus serius menangani setiap kasus pornografi karena dampaknya sudah sangat berbahaya kepada masyarakat.

Ia mengatakan MUI akan terus menganalisa keadaan, mendengarkan dampak-dampak yang terjadi, dan memberikan arahan yang baik kepada pemerintah. (johara/dms)

Sumber; poskota.co.id