Mukernas Ahmadiyah Dibubarkan Laskar Islam

Pemimpinnya Abdul Basit kabur paling duluan

Meski sudah ada SKB Jaksa Agung, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri yang melarang kegiatan aliran sesat Ahmadiyah di seluruh Indonesia, namun hal itu sesungguhnya hanya di atas kertas saja. Kenyataannya di lapangan, Pemerintahan SBY selalu bermain mata dengan Ahmadiyah. Terbukti mereka terus diizinkan melaksanakan kegiatan baik dalam skala kecil maupun besar-besaran, sehingga secara terang-terangan menantang umat Islam.

Seperti yang terjadi di Hotel Setia Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jum’at (3/12/2010) lalu, dimana gerombolan aliran sesat Ahmadiyah nekat mengadakan Mukernas yang dihadiri 1.000 peserta dari berbagai pengurus cabang seluruh Indonesia dan dibuka Ketua Umum Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI), Abdul Basit. Namun Mukernas yang sedianya baru akan selesai Senin (6/12/2010) ini, ternyata Sabtu (4/12/2010) pagi berhasil dibubarkan Pasukan Komando Laskar Islam dari Cianjur, Gerakan Reformis Islam (GARIS), yang dipimpin Panglimanya Haji Chep Hernawan.

“Sebanyak 30 anggota GARIS, Sabtu (4/12/2010) kemarin berhasil membubarkan Mukernas Ahmadiyah yang dhadiri 1.000 peserta dari seluruh Indonesia di Hotel Setia, Cipanas, Cianjur. Semula mereka akan mengadakan Mukernas di Masjid Al Hidayah Kebayoran Baru Jakarta, tetapi karena diprotes masyarakat akhirnya dipindahkan ke Cipanas,” ujar H Chep Hernawan.

Menurut Chep Hernawan, sebelumnya pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Cianjur, AKBP Joko. Karena kegiatan Mukernas itu ilegal dan bertentangan dengan SKB Tiga Menteri, akhirnya Kapolres bersedia membicarakannya dengan Ketua Umum JAI Abdul Basit di lokasi Mukernas.

Namun begitu mobil komando laskar GARIS tiba di tempat dengan suara sirine meraung-raung dan teriakan takbir Allah Akbar, langsung peserta Mukernas ketakutan dan membubarkan diri dengan tergesa-gera, termasuk pemimpinnya Abdul Basit yang kabur paling duluan meninggalkan peserta lainnya yang tergopoh-gopoh dengan menaiki mobil masing-masing, meski mereka dikawal 200 anggota Polres Cianjur. (Abdul Halim)

(suara-islam.com/news, Sunday, 05 December 2010 10:33 Written by Jaka).

(Nahimunkar.com)